Story Of Yulianika

Story Of Yulianika
BAB 66


__ADS_3

membuat Doni dan Rikopun, segera menghampiri Fadly dan memnaca hasil tes DNA itu, sama sama.


mereka, menghembuskan nafas lega melihat, jika masalah ini sudah selesai.


"jadi, apa rencana loe,? " tanya Doni seraya mereka berjalan menyusuri loby perusahaan dan memusuki ruang kerja masing masing. dan mulai mengerjakan tugas masing masing.


tak lama, jam istirahat datang, membuat Fadly segera bergegas ke kantin. karena sepertinya, laki laki itu, sangat lapar. hingga tak menghiraukan sapaan dari kedua sahabatnya itu.


"kenapa tuh Fadly,? " tanya Doni seraya melihat kearah Fadly berjalan. ternyata, ia tidak berjalan ke arah kantin melainkan ke parkiran kantor.


"bro, mau kemana,? " tanya Doni. saat dirinya dan Riko berhasil mengikuti lqngkah Fadly.


Fadly rqk menjawab pertanyaan kedua sahabatnya itu, melainkan, langsung tancap gas, menunggalkan area kantor.


membuat Doni berdecak kesal di buatnya. " mulai lagi mode menyebalkanya. Ck. " gerutunya.


"sudahlah, kita ke kantin saja, hari ini, gue yang traktir,$ ucap Riko. yang membuat, Doni yang awalnya menggerutu, menjadi tersenyum lebar.


"wah, tau aja loe kwlau gue lagi bokek, " ucapnya nyengir kuda.


membuat Riko mendegus kesal. " giliran yang gratis aja cepet, dasar" ucap nya menggerutu.


"ya maklumlah, kan anak kost, an ini, kalau tanggal tua, suka kere, " ucap Doni seraya tergelak sendiri.


mereka akhirnya, berjalan ke arah kantin, dan segera mengisi perutnya di jam istirahat itu.


🌸🌸🌸

__ADS_1


sementara itu, di depan reataurant, Fadly yang baru datang, langsung memasuki restaurant tersebut dqn langsung menuju ruangan kerjanya.


"Syifa, dimana isteri saya,? " tanya Fadly saat berpapasan dengan, salah satu karyawan.


membuat karyawan itu, segera menoleh dan menunduk hormat saat mengetahui, siapa yang memanggilnya.


"eh, pak Fadly Bu Ika ada di ruangnya, " jawab karyawan itu sopan.


Fadly hanya menganggukkan kepala dan langsung berjalan menuju ruangannya.


Restaurant ini memiliki akses khisus untuk masuk keruangan pribadi Fadly. semua telah di seting oleh Fadly selamq waktu dua bulan renovasi.


bahkan, bangunan yang awalnya hanya satu lantai itu, kini di buat menjadi dua lantai. khusus untuk lantai atas, ia khususkan untuk ruangan kerja dan ada ruangan pribadinya.


setelah sampai di depan ruangan kerjanya, Fadlysegerq nasuk ke dwlam sana.


di mana, sang isteri tidur membelakangi pintu, dan memeluk baby Nisa yang sepertinya sedang menyusu.


begitu besar cinta ibu dengan anaknya, hingga rela melindungi anaknya, walaupun sang ibu tau dirinya akan jatuh ke lantai jika bergerak sedikit saja.


membuat Fadly meneteskan air mata kesedihan. karena jujur, dirinya tak mendapatkan itu semua. karena ibunya sudah meninggalkan dirinya di saat dirinya masihberupa bayi merah. dan malah menitipkanya pqda bibi Nirmala.


untung saja, bibi Nirmala adalah orang baik, dirinya di sekolahkan sampai bsngku SMA. walaupun jarang di beri uang saku. karena pada saat itu, keluarga bibinya itu, masih kesulitan dalam hal ekonomi.


Fadly mendekati anak dan isterinya, yang tampak tertidur pulas diatas sofa.


dengan perlahan, Fadly berjongkok seraya mengelus kepala istrinya dengan sayang. dan sesekali, mengecup kerudung pashmina yang di kenakan istertinya.

__ADS_1


dengan perlahan, Fadly mengangkat baby Nisa terlebih dahulu, setelah itu meletakkannya di kasur yang berada di dalam ruangan.


setelah memindahkan baby Nisa, kini giliran Fadly yang menggendong Ika menuju kamar di ruangan itu.


dengan perlahan, Fadly meletakan isteri tercintanya dengan sangat hati hati. agar wanita cantik itu, tak terbangun.


setelah meletakkan sang isteri di ranjang, Fadly memandangi sejenak wajah kekasih halalnya itu.


Fadly tersenyum manis mengingat dirinya yang dulu adalah anak bandel dan nakal. tak sengaja bertemu dengan seorang pria, yang berbaik hati. memberikan pekerjaan padanya. dan menawari untuk mendekati putrinya.


dan inilah yang di namakan jodoh. hanya berawal dari keisengan Fadly yang ingin mengenal gadis itu, bisa berlanjut melamarnya dan menikahinya.


dan sekarang, bahkan dirinya sudah di berikan momongan. gadis mungil yang memiliki bulu mata lentik, dan wajah cantik itu, kini berada di tengah tengah kebahagiaan mereka berdua.


membuat Fadly berjanji, apapun yang terjadi, ia akan menjaga dan membahagiakan wanitanya itu.


BERSAMBUNG........


NOTE: jangan lupa mampir ya ke karya temen aku MinNami



Binar tak menyangka ujian cintanya bersama sang suami hadir setelah menikah, masalah bertubi-tubi silih berganti menghampiri rumah tangga mereka.


Mertua dan ipar yang selalu mengganggu kenyamanannya, masalah orang ketiga pun juga ikut mendekati biduk rumah tangganya. Mereka selalu mencari celah, agar bisa merusak hubungan yang selama ini ia bangun bersama sang suami.


Saat batas kesabaran mulai di ambang batas dan tidak satupun orang percaya padanya, pantaskah Binar bertahan dengan semua?

__ADS_1


__ADS_2