
saat keduanya, tengah menatap sekeliling, untuk mencari gaun yang pas, tiba tiba seseorang menghampiri mereka. dan menyapa Fadly.
nembuat Ika dan Fadly kompak menoleh, kesumber suara.
"Fadly, ini loe,? " tanya orang itu. membuat Fadly menatapnya heran. lalu, tiba tiba nenubruk orang di depannya itu.
"Ridwan! "ucap Fadly seraya memeluk tubuh orang itu. membuat Ika nenatap heran dan bingung.
"loe apa kabar,?" tanya Ridwan saat mereka sudah melepaskan pelukanya.
"alhamdulillah baik, loe sendiri gimana,? " tanya Fadly balik.
"alhamdulillah baik juga, " ucap Ridwan tersenyum tipis.
kemudian, pandangan matanya, terhenti saat melihat sosok perempuan yang berdiri tak jauh dari samping sahabatnya itu.
"ehem, Dia siapa,?" tanya Ridwan seraya berbisik dan menyenggol lengan Fadly.
membuat Fadly menepuk keningnya, karena hampir saja melupakan sang istri.
"ya Allah, lupa gue, " ucapnya seraya menghampiri istrinya. "kenalin, ini Ika istri gue, dan ini, Nisa anak gue, " ucap Fadly memperkenalkan istri dan juga anaknya.
membuat Ridwan menatapnya dengan ekspresi yang tidak percaya.
"hah, serius loe,? " tanya Ridwan untuk menastikan kebenaranya.
"serius lah, masak gue bohong sama loe, " ucap Fadly membuat Ridwan tercengang.
"wuah, daebak, " ucap Ridwan girang. seraya memberikan selamat pada teman masa SMAnya dulu.
Yap. Fadly dan Ridwan adalah teman sejak SMA dulu dan Ridwan pula yang sering memenuhi kebutuhan pokok Fadly.
"wah nggak nyangka ya, sekarang, kamu sudah punya istri dan anak yang cantik, " ucap Ridwan seraya menatap sekilas wajah Ika dan baby Nisa yang berada di gendongan Fadly.
membuat Ija tersenyum tipis, saat mendengar namanya di puji oleh sahabat suaminya.
"oh iya sampai lupa, loe kesini mau nyari gaun kan,? " tanya Ridwan pada temannya itu.
membuat Fadly mendegus kesal mendengarnya. "iyalah mau cari gaun, masak kesini mau cari cilok, " ucap Fadly ketis membuat Ridwan tergelak dan Ika yang tersenyum tipis, seraya menggelengkan kepala melihat tingkah sang suami bersama sahabatnya itu.
"sini sini, mau cari yang mana,? ' tanya Ridwan saat mereja sampai di lantai atas tempat stok baju gamie dan koko berderet
"wih bagus baget, " gumam Ika dalam hati dan melihat berapa harga satu gamisnya.
dan saat Ika tau harganya, mendadak nyalinya ciut di buatnya.
__ADS_1
Ika segera menghampiri sang suami dan membisikan sesuatu pada laki-laki itu.
"Yah, kita cari baju ditempat lain aja yuk, " ucap Ika berbisik.
"emang kenapa,? " tanya Fadly yang merasa heran dengan tingkah laku istrinya. karena mendadak ingin pulang.
padahal, baru saja Fadly melihat binar bahagia di wajah istrinya. tapi kenapa sekarang meminta mencari di tempat lain,? Why?
"kenapa,? " tanya Fadly mendekat pada sang istri.
"Yah, semuanya mahal, sayanglah, kalau uangnya di pakai buat beli baku, " ucap Ika membalas bisikan istrinya.
membuat Fadly tersenyum tipis kearah sang istri. seraya menggelengkan kepalanya.
"enggak papa Bun, semuanya di sini bahanya katun, jadi wajar kalau mahal, " ucap Fadly masih dengan kekehan pelanya.
membuat Ika mendegus kesal kearah sang suami. ingin sekali, rasanya wanita berumur dua puluh empat tahun itu protes, prihal harga bajunya.
tapi saat melihat Ridwan teman suaminya itu, berkata bahwa baru swdikit yang membeli bajunya, membuat jiwa penolongnya tumbuh.
"jadi ini berapa satu stelnya,? " tanya Fadly saat melihat sebuah gamis motif bunga, dengan kerudung pasmina dan satu baju koko, beserta gamis bayi, kepada Ridwan.
"oh, itu hanya enam ratus ribu kok, " ucap Ridwan tersenyum tipis.
membuat Ika menganggukkan kepala kemudian tersenyum tipis.
"kalau begitu, Ayah beli tiga stel aja gimana,? " tanya Ika yang kini malah bersemangat unik berbelanja. membuat Fadly tersenyum tipis seraya menggelengkan kepala.
tadi saja nggak mau katanya mahal. tapi sekarang, malah dirinya yang bersemangat. dasar wanita. mereka memang tak bisa di tebak.
"oh kalo gitu, gue kenalin ya, sama istri gue, " ucap Ridwan. yang membuat Ika dan Fadly menoleh kearah sumber suara.
tak lama, muncullah seorang wanita cantik dengwn memakai pakaian putih khaas Dokter.
"sayang, sini ada siapa di sini,? " tanya Ridwan seraya melambaikan tangan pada wanita itu.
wanita yang di panggil pun, menganggukkan kepala dan berjalan menuju kearah Ridwan.
'masih ingat gak sama Ayu,? " tanya Ridwan pada Fadly.
membuat laki-laki itu, mengingat ingat siapa wanita itu. dan sesaat kemudian, ia mengingatnya.
"Ayu Aditra, " ucap Fadly saat berhasil meningatnya.
mereka berdua mengangguk dan kemudian, tersenyum manis pada sang sahabat itu.
__ADS_1
"loe masih ingat aja, " ucap Ayu seraya tersenyum manis.
membuat Ika sedikit gusar di buatnya. dan pemandangan itu, tak sengaja membuat Fadly tersenyum tipis.
"ini istri gue Yu Wan, " ucap Fadly seraya menatap sang istri dengan perasaan bahagia.
"oh, ini budadari yang berhasil memikat hati seorang berandal seperti Fadly, " ucap Ayu yang membuat Fadly mendegus kesal.
"ish masih aja itu di bahas, " ucap Fadly ketus. dan kenapa loe berdua bisa nikah, bukanya kalian musuh bebuyutan,? " tanya Fadly yang merasa heran.
karena mereka, dulunya adalah musuh bebuyutan yang abadu.
"ya bisa lah, makanya jangan terlalu membenci seseorang, jadinya seperti ini, " ucspnya merangkul pundak sang istri dengan mesra.
"dasar bucin, " ucap Fadly mencibir. membuat mereka terkekeh pelan.
tak lama, muncullah seorang wanita cantik lainya dari ambang pintu, membuat semua orang, menoleh kearah pintu.
"siapa yang mau di make over,?" tanya Wanita itu tiba tiba.
membuat mereka, terutama Ika dan Fadly menjadi bingung.
"tuh, wanita sebelah Fadly, " ucap Ridwan tiba tiba. membuat Ika semakin kebingungan.
"emang siapa yang mau di make over,? " tanyanya masih mode bingung.
"kamu lah Ka, " ucap Ayu. membuat Ika bingung. " kita tau kalian akan pergi, makannya, kita mau make over kalian, " ucap Ayu tersenyum tipis.
BERSAMBUNG.....
hay kak mampir di karya temwn aku ya, judulnya Pesona Sang Diva by : Nezha Ageha
Seorang bayi perempuan dibuang dan beruntung di adopsi oleh keluarga yang baik hati.
Nama gadis itu Kasih, dia tumbuh dengan baik dan menjadi gadis tercantik di desanya, namun naas saat berusia 17 tahun ada insiden penyiraman air keras yang mengakibatkan wajahnya rusak.
Entah ini berkat atau kesialan, tetapi secara tak terduga dia malah menemukan fakta yang membuatnya mengubah tujuan hidupnya.
Kasih bukanlah bayi yang sengaja di buang. insiden tragis di masa lalu menjadi penyebab meninggalnya orangtuanya juga terpisahnya dia dari saudara kandungnya.
Mampukah Kasih melawan para serigala dan rubah licik yang siap menerkam hidup dia juga saudaranya? Bagaimana caranya pulang? Apakah keluarganya masih mengenali dia dengan wajah baru?
Salam Cinta,
__ADS_1
Nezha Ageha