Story Of Yulianika

Story Of Yulianika
BAB 67


__ADS_3

setelah puas memandangi wajah sang istri dengan perasan bahagia, Fadly ikut berbaring di samping anaknya, seraya memeluk gadis kecil itu.


sementara itu, Ika yang merasa kelelahan, tak terusik sedikitpun. membuat Fadly tersenyum kecil seraya memandangi wajah istrinya yang baginya sangat lucu dan menggemaskan. itu.


lama ia memandanngi wanitanya itu, akhirnya Fadly ikut terlelap juga di tempat tidur.


jam menunjukan jam satu kurang, saat Fadly menggeliat dan membuka mata. seketika itu juga, dirinya tersadar jika harus kembali kekantor. karena sepertinya, waktu istirahat sudah habis.


Fadly mengerjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya masuk ke matanya.


ia menatap tempat tidur di sampingnya, dan mendapati sang Istri yang terlihat sedang mengeejapkan matwnya untuk mengumpulkan nyawanya.


Fadly tersenyum tipis, saat melihat sang istri tampak kebingungan sendiri.


"kok aku bisa di sini,? " tanya Ika pada dirinya sendiri.


lalu ia menoleh kearah kiri dan mendapati sang suami yang sudah membuka matanya, seraya memandangi wajah cantiknya dengan senyuman manis terukir di wajahnya.


"Ayah, kok bisa ada di sini,? " tanya Ika yang heran dan melihat sekeliling. " ini dimana,? " tanya Ika lagi semakin membuat Fadly gemas.


"inidi kamar kita sayang, " ucapnya seraya terkekeh pelan.


"hah kok bisa bukanya tadi, Bunda ada di ruangan Ayah ya,? " tanya Ika semakin bingung di buatnya.


"iya sayang, ini memang masih di dalam Cafe, tapi ini diruangan khusus," ucap Fadly. membuat Ika menganggukkan kepala. mengerti.


Ikapun beranjak dari kasur, dan segara menegangkan otot untuk menyegarkan badanya.


"Ayah nggak balik ke kantor,? " tanya Ika yang masih sibuk memperbaiki kerudung pashmina yang terlihat berantakan itu.


Fadly mendekat dan melingkarkan tangan kekarnya pada Pinggang ramping Ika.


"ini Ayah mau balik Bun, " ucap Fadly seraya mengecup pipi sang istri dari belakang.


"ayah modus ih, " ucap Ika seraya mengelus wajah suaminya yang masih bersandar di punggung istrinya.


"nggak papa kalau mau modus, yang penting modus sama istri sendiri, " ucap Fadly seraya tanganya sudah bergrilya kemana mana.


membuat Ika menghela nafas panjang, swlalu saja jika dirinya hanya memancing sedikit maka suaminya itu akan langsung minta lebih. membuat Ika berfikir apa semua laki laki seperti ini.


"kenapa, kok sepertinya kesal begitu,? " tanya Fadly.

__ADS_1


"enggak papa, aku cuma heran aja, sama Ayah, " ucap Ika seraya menggelengkan kepala.


membuat Fadly bingung. " heran kenapa,? ' tanya Fadly tak mengerti.


"Ya heran aja sama Ayah, baru juga di pancing, udah merembet kemana mana, " ucap Ika menggerutu.


membuat Fadly terkekeh pelan, mendengar ucapan sang istri.


"itu namanya naluri alami Bunda sayang, semua laki laki akan seperti itu jila di pancing, " ucap Fadly. seraya membalikan badan isterinya. menjadi menghadap Fadly.


"berarti, Ayah akan seperti itu, jika bersama wanita lain,? " pertanyaan Ika membuat Fadly dengan cepat menggelengkan kepala.


"nggak akan sayang, ksmu satu satunya wanuta yang qda di dalam sini, selamanya, " ucap Fadly seraya mengecup bibir tipis istrinya.


membuat Ika tersipu malu dan langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang suami.


"kenapa,? malu ya,? " tanya Fadly menggoda istrinya. membuat Ika semakin mengeratkan pelukanya.


membuat Fadly tersenyum bahagia. karena akhirnya, dirinya bisa merasakan apa itu keluarga bahagia.


"terimakasih, terimakasih karena Bunda udah mau menerima Ayah yang bukan siapa siapa ini, " ucap Fadly menunfukan kepala.


membuat Ika menggelengkan kepala seraya tersenyum tipis.


Fadly hanya tersenyum dan menangkup wajah isterinya itu.


"Ayah janji, sama bunda, apapun yang terjadi kita akan tetap bersama, " ucap Fadly seraya mengecup bibir mungil itu dsn sedikit me**tnya.


setelah lama, mereka sama sama melepaskan ciu**n itu.


"lalu, bagaimana dengan Diana,? ' tanya Ika yang teringat dengan mantan kekasih suaminya itu.


Fadly tersenyum dan mengeluarkan sesuatu, dari saku crlananya. " ini, kamu baca sendiri, " ucapnya, seraya menyerahkan sebuah surat pada Istrinya.


Ika menerimanya dan langsung membacanya dari awal sampai akhir matanya berbinar saat membaca negatif.


lega rasanya jika Suaminya tak pernah memiliki hubungan apapun dengan wanita lain. itu berarti dirinya adalah orang pertama, yang mendapatkan first love suaminya.


tiba yiba, senyuman itu, mengembang saat mengetahui dirinya adalah orang pertama yang mendapatkan tubuh suaminya itu.


Fadly menepuk pipi Ika saat mengetahui, istrinya melamun seraya tersenyum sendiri.

__ADS_1


"kenapa senyum senyum sendiri,? " tanya Fadly. membuat Ika langsung menggelengkan kepala.


"enggak papa, " ucap Ika seraya menyembunyikan wajahnya yang memerah akibat malu.


busa bisanya, Ika membayangkan hal yang tidak tidak.


"kalau begitu, Ayah ke kantor dulu ya, kamu nggak papa kan kalau Ayah tinggal,? " tanya Fadly merasa tidak enak dengan sang istri.


Ika menggelengkan kepala seraya tersenyum tipis kepada sang suami.


"aku nggak papa Yah, lagipula, hari masih panas di luar, kasihan baby Nisa kalau aku pulang sekarang, "bucap Ika.


"ya sudah kalau begitu, nanti sore Ayah balik lagi kesini, jemput Bunda dan Nisa, sekalian kita ke kota P, " ucap Fadly seraya mengecup kening istrinya.


Ika hanya mengangguk dan tersenyum manis pada sang suami.


"iya Yah, " ucap Ika seraya meraih tangan suaminya dan mengecup punggung tanganya.


Fadly tersenyum dan melangkah, menghampiri putrinya, yang masih tampak menggeliat kecil. membuat Ika dan Fadly sama sama tersenyum. karena merasa lucu.


Fadly berjongkok dan mengecup pipi gembul putri csntiknya itu.


"Ayah berangkat dulu ya sayang, kamu baik baik di sini sama Bunda," ucap Fadly tersenyum senang.


membuat Ika tersenyum bangga, melihat kedekatan anatara suami dan anaknya itu.


"semoga, kebahagiaan akan selalu, menghampiri keluarga kecil kita, " ucap Ika yang membuat Fafly yang awalnya terfokus, oada Putrinya, kini menoleh pada istri.


"pasti , dan akan selalu, ada kebahagiaan, untuk jeluarga kira, " ucap Fadly memeluk istri tercintanya itu.


Ika tersenyum dan membalas oelukan Suaminya itu. "sudah sana berangkat, nanti telat lagi, aku nggak mau ya, sampai kamudi pecat, " ucap Ika yang berpura pura marah


BERSAMBUNG......


NOTE :MAMPIR YUK KE KARYA kak Bhebz judulnya Ex-Mafia Hot Daddy



Aku adalah Alexander Smith, seorang bos mafia terbesar di Rusia. Dunia mengenalku sebagai pria kejam, dingin, dan tak punya perasaan. Hingga suatu peristiwa besar yang menghilangkan nyawa seseorang yang aku cintai membuatku memutuskan untuk meninggalkan dunia hitam. Dunia yang banyak memberiku kemewahan dan kenikmatan dunia.


Aku memutuskan untuk menjadi hot Daddy bagi putriku seorang.

__ADS_1


Ternyata bayangan hitam masa laluku kembali membayangiku. Akankah aku bertahan untuk tidak terjun kembali ke Dunia gelap itu???


__ADS_2