Story Of Yulianika

Story Of Yulianika
BAB 95 Ending


__ADS_3

setelah kejadian itu, ika menjadi sangat terpukul. ia selalu menyalahkan dirinya swndiri atas masalah ini. karena .memang, Ika belum terima sepenuhnya bahwa dirinya hamil lagi.


"ya Allah, apa. begini caraMu menghukumku,?" tanya Ika sembari terus terisak. " hiks aku hanya belum siap, jika harus membagi kasih sayang di antara mereka, tapi aku juga tidak akan menolak jika engkau menitipkannya lagi padaku, ampuni aku ya Allah," racau Ika seraya tubuhnya bergetar hebat.


Fadly yang berada di sampingnya, hanya bisa mengelus jemari istrinya untuk menguatkan wanita itu.


tak lama, Doni dan Riko datang menghampiri sepasang suami istri itu.


" kita bisa bicara,?" tanya Doni tiba tiba. setelah berada di samping sahabatnya.


"disini saja," ucap Ika menatap Fadly dan kedua sahabatnya, secara bergantian.


Doni, menghela nafas panjang sebelum bercerita." Mila ternyata bukan anak Diana," ucap Doni berkata dengan hati hati.


membuat Fadly yang mendengarnya, langsunng membulatkan matanya karena merasa terkejut.


"hah, benarkah,?" tanya Fadly memastikan. Doni hanya menganggukan kepala.


"iya, dia membeli anak itu, setelah menjebak loe," ucap Doni.


Ika menganga lebar saat mendapati cerita dari sahabat suaminya itu. bagaimana bisa seorang ibu, menjual anaknya sendiri pada wanita lain. benar benar gila.


tak lama, pintu ruang rawat terbuka dan masuklah seorang anak kecil dengan menggunakan kursi roda datang menghampiri Ika.


"ante udah cembuh,?" tanya anak itu dengan suara lirihnya.


"sayang, kenapa kamu di sini jamu kan baru sadar, kembali ke kamar yuk," ucap Ika lembut.


Mila menggelengkan kepala seraya tersenyum manis. " ndak au Mila au inta aaf atas kesalahan ama," ucap Mila menundukan kepala.


seakan gadis cilik itu tau jika apa yang di lakukan Diana adalah suatu kesalahan.


membuat Ika dan Fadly saling berpandangan karena tqk mengerti apa yang di bicarakan oleh gadis imut itu.


"dia itu anak yang di beli Diana," ucap Doni yang menyadari sikap Fadly dan Ika yang kebingungan.


sontak saja, ucapan Doni itu, membuat Fadly dan Ika terperanjat kaget.


"astaghfirullah," ucap Ika dan Fadly secara bersamaan. merekatak menyagka jika anak yang sudah menolong merak adalah anak yang di maksud Doni.

__ADS_1


tiba tiba, ada rencana yang terbersit di otak Ika dan dengan mantap, mengutarakan keinginanya itu.


"Yah, bagaimana kalau kita adopsi saja Mila, umurnya juga baru mau dua tahun," ucap Ika menatap sang suami.


"loe yakin mau mengadopsi Mila,?" pertanyaan itu, spontan keluar dari mulut Doni.


membuat Ika menatap tajam kearahnya dan membuat Doni salah tingkah.


karena di sana, ada Mila yang tentu saja, mendengar ucapan Doni.


"gue yakin!" ucap Ika memantapkan diri dan nenatap sang suami Ika berjanji, akan mengurus mereka dengan baik.


" kalau begitu, kita bicarakan ini sama keluarga besar kita," ucap Fadly oada sang istri dan Ika hanya menganggukan kepala.


"dan satu lagi, Diana sudah tertangkap dan sekarang sedabg berada di jantor polisi," ucap Doni.


membuat Fadly langsung menatap tajam kwdepan. bukan ke arah Doni, melainkan ke arah lain.


"kalian temani gue menemui wanita licik itu," ucap Fadly seraya melangkah pasti. bahkan suara Ika, tak di hiraukanya.


amarahnya membuncah saat mengetahui, kebenaran ini. dengan langkah pasti, Fadly menemui Diana yang sudah berada di penjara.


bukanya takut, Dian justru tertawa terbahak bahak membuat Fadly semakin geram di buatnya kalau saja bukan wanita, sudah lama ia memukulnya.


"hahaha sukurin itu akibatnya kalau melawan gue," tawa Diana pecah membuat Fadly mengepalkan tanganya kuat.


"gue pastikan, loe akan mendekam di sini cukup lama," ucap Fadly beranjak pergi.


"gak masalah, yang penting kalian menderita," ucap Diana tersenyum menakutkan.


Fadly membalikan badanya dan tersenyum miring menatap wanita yang berada di depanya.


"loe salah, anak gue selamat dan semua baik baik saja," ucap Fadly.


membuat Diana seketika memucat karena mendengar ucapan Fadly.


"gak gak mungkin" ucap Diana histeris dan hal itu membuat Fadly, semakin senang.


mungkin ini adalah cara dirinya membalas kekejaman Diana pada keluarganya.

__ADS_1


"terserah kalau kamu tidak percaya yang jelas, semua baik baik saja," ucap Fadly. kemudian, berlalu pergi. meninggalkan Diana yang terus saja histeris.


sesampainya Fdly di rumah sakit, laki laki itu, langsung mengutarakan keinginanya pada istri dan keluarganya.


yap. rencananya, Fadly akan mengganti semua identitas Mila. agar Diana tak mengenali Mila.dia akan memudakan umur Mila menjadi satu tahun.


toh sekarang, baru berusia tujuh belas bulan. tapi memang, Mila sudah pandai berbicara.


"bagaimana sayang,l?" tanya Fadly pada sang istri.


"aku ikut saja apa maunya Ayah," ucap Ika tersenyum. dan untungnya semua keluarga besar Ika dan Fadly mendukung.


mereka berpendapat, kalau Mila sudah menolong Ika.


beberapa hari kemudian...


Ika dan Fadly mendatangi kantor untuk mengurus semua surat kepemilikan Mila dan mengganti namanya dengan Sintia.


"sayang, sekarang nama kamu Sintia ya, dan mulai sekarang, kamu memanggil kami Ayah dan Bunda," ucap Ika lembut.


Sintia yang mendengarkan langsung memeluk Ika dengan erat.


"hole au unya yah nda," ucap Sintia seraya memeluk Ika.


sebelumnya, mereka sudah memastikan jika Sintia tak memiliki siapa pun. memudahkan Ika dan Fadly mengurus semuanya.


beberapa tahun kemudian...


Kini di taman kota P, terlihat sekumpulan ibu ibu yang berada di sana, sedang bermain seraya mengobrol.


"duh, gue nggak nyangka ya, sekarang kita udah punya keluarga sendiri sendiri ya," ucap Indah. mereka menganggukan kepala.


"iya dan sekarang, anaknya Ika sudah dua lagi," ucap Dyah seraya tersenyum manis.


mereka kembali mengobrol dan membahas hal yang menurutnya indah. tak lama, Fadly, Aris Ilham,dan Adit, menghampiri para istri mereka. dan krmehangatan, terlihat jelas di sana.


Ika dan Fadly, sudah tak memiliki momongan kembali, sejak kejadian itu tapi mereka tak pernah bersedih. karena sudah mendapatkan gantinya. yaitu Sintia.


mereka semua, kini berbahagia dengan keluarga kecil masing masing.

__ADS_1


Ending๐Ÿ’•๐Ÿ’•๐Ÿ’•


__ADS_2