
"M-mas.. " panggil rima ketika menengok ke arah sumber suara, ia terpaku saat melihat suaminya yang selalu terlihat tampan setiap saat.
MasyaAllah(puji rima dalam hati)
abaikan muka ya kalo nggak sesuai ekspetasi kalian!.
"ayo masuk. " ajak malik dengan menyodorkan lengan nya untuk digandeng oleh rima.
Rima memegang lengan malik dengan perasaan tak karuan, gugup, takut, cemas menjadi satu karena ia baru pertama kali ini menghadiri sebuah pesta.
Malik dan rima melangkah masuk ke tempat acara akan berlangsung,saat didalam banyak pengusaha menyapa malik dan hanya dibalas senyum kecil saja, malik terus berjalan membawa rima ke tempat duduk VIP .
acara tersebut adalah acara lelang untuk amal, jadi mereka akan melelang Barang-barang limited karya ternama, lalu hasil dari lelang tersebut akan disalurkan untuk panti asuhan, SLB, panti jompo serta dll lah.
Ketika Rima dan Malik duduk seorang lelaki menyapa malik dan langsung duduk di samping malik.
"Tumben kau membawa pasangan? " tanya lelaki tersebut
"kenapa?, apa yang salah jika aku mengajak isteriku sendiri. " ucap malik santai.
"wow are you seriously? " tanya nya terkejut.
"hemm" sahut malik.
"hello cantik, perkenalkan namaku Alby aku adalah sahabat dari suamimu. " ucap lelaki yang bernama Alby tersebut memperkenalkan diri dengan tersenyum manis.
__ADS_1
Rima menerima uluran tangan alby dengan tersenyum canggung dan menyebutkan namanya.
"Rima"
"sudah, jangan lama-lama. " malik melepaskan tangan Alby dari tangan rima.
"dasar posesif. " cibir Alby pelan dengan membenarkan kembali posisi duduknya.
tak jauh dari posisi duduk mereka bertiga beberapa perempuan terlihat bisik-bisik ketika melihat pria tampan idaman wanita yaitu malik sedang duduk bersebelahan dengan seorang wanita.
"lihatlah para fans mu ,mereka tengah membicarakan isterimu"
"biarkan saja. "
Rima yang menyadari ada beberapa tatapan aneh dari para perempuan yang mengarah ke dirinya membuat rima agak tak nyaman.
"m-mas aku mau ke toilet. " ucap rima dengan berbisik.
namun rima menggeleng sebagai jawabannya, rima berdiri dari duduknya lalu berjalan ke sudut ruangan disana ia bertanya pada pelayan perempuan, dan pelayan perempuan itu dengan baik menunjukan rima dimana letak toilet agar tidak tersesat.
ketika rima sudah selesai dengan urusannya dan sedang mencuci tangan Tiba-tiba ada seorang wanita berpakaian sexy datang dan bercermin, ia melirik rima dengan sinis lalu berkata.
" ku kira gadis seperti apa yang dibawa oleh tuan malik,cih ternyata masih lebih cantik an aku "ucap nya angkuh.
"maaf?, anda bicara tentang saya? " tunjuk rima pada dirinya sendiri.
"tentu saja kamu" tunjuk nya dengan jari lalu mendorong bahu rima dan melangkah keluar.
__ADS_1
𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘪𝘩 𝘱𝘦𝘳𝘦𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶?, 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 !
Rima kembali ke tempat malik namun saat akan dekat dengan tempat duduk suaminya rima menyengitkan alisnya saat melihat perempuan tadi menempati tempat duduknya dan berusaha menggoda malik dengan genitnya.
"lihat isterimu kembali" bisik Alby pada malik yang memasang wajah dingin karena kesal dengan uler keket yang sedang berusaha mendekatinya.
Rima menarik nafas,ia kembali mengingat kata-kata dari nenek yang pernah memperingatkan nya.
𝘳𝘪𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘸𝘢𝘴𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘯𝘢𝘬, 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘯𝘦𝘯𝘦𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵𝘪.
𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘯𝘦𝘯𝘦𝘬?
𝘚𝘶𝘢𝘮𝘪 𝘮𝘶 𝘪𝘵𝘶 𝘵𝘢𝘮𝘱𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘯𝘢𝘬 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘦𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵𝘪, 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘪𝘴𝘵𝘦𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘬𝘦𝘬𝘦𝘵 𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘴𝘪𝘭 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵.
𝘶𝘯𝘵𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘴𝘶𝘢𝘮𝘪𝘮𝘶 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘫𝘪𝘸𝘢 𝘯𝘢𝘳𝘴𝘪𝘴 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪 𝘺𝘢𝘪𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘨𝘶𝘮𝘪 𝘬𝘦𝘵𝘢𝘮𝘱𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪, 𝘴𝘦𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴-𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘨𝘶𝘮𝘪 𝘴𝘢𝘫𝘢.
𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘯𝘦𝘯𝘦𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘦𝘴𝘢𝘯, 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘬𝘦𝘵-𝘬𝘦𝘬𝘦𝘵 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵𝘪 𝘴𝘶𝘢𝘮𝘪𝘮𝘶!, 𝘣𝘢𝘴𝘮𝘪 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢!.
Rima melangkah dengan mantap ke arah malik suaminya ia menatap tajam pada perempuan gatel yang menempati tempat duduknya.
"MAS! " panggil rima dengan tegas begitu sampai di hadapan malik, namun malik diam dengan menatap rima dengan tatapan sulit diartikan.
𝘸𝘰𝘸 𝘢𝘶𝘳𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘯𝘶𝘩, 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘈𝘭𝘣𝘺 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘨𝘪𝘥𝘪𝘬 𝘯𝘨𝘦𝘳𝘪 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘸𝘢 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘳𝘪𝘮𝘢.
tatapan rima semakin tajam saat perempuan itu dengan sengaja memegang lengan malik untuk memanasi rima,sedangkan malik hanya diam dengan wajah datarnya, malik sengaja dan ingin tahu apa yang akan dilakukan rima jika ada seorang wanita yang mendekati nya.
rima melangkah ke arah perempuan itu lalu menundukan badan nya dan berkata.
__ADS_1
"maaf nona anda menduduki tas saya!. " ucap rima sopan dengan menarik tas nya lalu pergi begitu saja membuat malik mengerutkan alisnya dan alby menahan tawanya.
"bro isterimu sepertinya tidak perduli padamu ck ck ck sungguh kasihan.... " ledek alby dengan tertawa renyah yang membuat malik semakin mengepalkan tangan nya.