Suami Idaman

Suami Idaman
54


__ADS_3

Bahan - bahan makanan sudah ia keluarkan dari kantung kresek, malik menggulung lengan bajunya sampai siku sejujurnya ia tak bisa memasak namun sekali saja ia sangat ingin membuatkan makanan untuk isterinya.


Dilain sisi nenek keluar dari kamarnya saat mendengar suara gaduh dari dapur, ia terkejut saat melihat kondisi dapur yang berantakan udah gitu yang lebih mengejutkan lagi ketika ia mendapati sangat cucu yang berada disana.


Apakah ini mimpi... cucuku yang arogan ,tampan paripurna dan lebih mementingkan penampilan nya sendiri kini tengah berada di....dapur? (batin nenek tak habis pikir)


Ekhem.


Nenek mendekati dapur lalu berdehem dan membuat malik yang tengah kesusahan membalikan badanya.


puftt, nenek hampir meledakan tawanya ketika melihat wajah sang cucu yang belepotan dengan tepung.


"Nenek jangan tertawa! " ucap malik ketus.


"bwahaahahaahaaa.. " nenek malah tertawa ngakak yang membuat malik semakin kesal dengan neneknya itu.


"huhh... baiklah nenek berhenti tertawa. " ucapnya ketika mendapatkan pelototan tajam dari sang cucu.


"Lagian kamu mau buat apa anak nakal apakah nenek bisa membantu"


"Tak usah paling-paling nenek hanya akan menertawai ku saja. "ucap malik ketus.

__ADS_1


"Hadeh nenek janji deh nggak akan ngetawain kamu, jadi kamu sebenarnya ingin membuat apa? "


Malik diam sebentar karena ia sendiri bingung ingin membuat apa,sejujurnya tadi pas ia meminta mamang villa belanja bahan makanan si mamang sempat bertanya bahan apa saja yang akan dibeli namun ia sendiri mengatakan apapun beli saja yang penting bahan masakan.


Jadilah si mamang villa belanja nya campur-campur udah gitu 2 keresek gede lagi.


Melihat cucu tampannya diam kebingungan nenek melihat belanjaan yang ada diatas meja tersebut disana ada telur, tepung-tepungan, beras, minyak, bawang, cabe, perkecapan,ayam, daging, peroti-rotian, sayur beda-beda jenis dan masih akeh lagi.


"Ck ck ck, kamu mau bikin makanan untuk makan malam kan? "


Malik mengangguk saja memang benar ia ingin membuat kan makanan untuk makan malam nanti, terlebih lagi ia ingin membuatkan nya untuk sang isteri.


Lagi -lagi malik mengangguk saja, lalu nenek mengambil celmek untuk ia pakai ia menyingkirkan dulu kekacauan yang diperbuat oleh cucunya.


"Gini kamu mau nenek yang masak atau kau sendiri yang masak? "


"Sebenarnya aku ingin memasak tapi aku tak tahu caranya. "


"Baiklah nenek akan mengajarimu, untuk mu lebih baik masak hal yang mudah saja. " nenek memberikan mangkuk bersih dan telur kepada malik.


"Ceplok ini telurnya 4 butir saja! "

__ADS_1


Malik dengan sigap melakukan apa yang neneknya perintahkan, ternyata menceplok telur adalah hal yang mudah untuk dilakukan dan malik merasa bangga karena ia berhasil menceplok telur.


Lihatlah wajahnya itu dia merasa bangga padahal telur itu baru tahap an awal saja.


Nenek mengambil beberpa tangkai daun bawang lalu mencucinya dan setelah itu di iris tipis-tipis, semua yang nenek lakukan diamati baik-baik oleh malik, nenek mencampurkan daun bawang yang telah ia potong kecil-kecil ke dalam mangkuk telur.


Tak lupa nenek juga menambahkan satu sendok teh garam serta kaldu jamur, lalu ia mengocok telur tersebut menggunakan sendok, setelah wajan panas nenek mulai menuangkan telur itu sedikit lalu meratakannya tak sampai matang sempurna nenek menggulung telur itu menggunakan sepatula sedikit demi sedikit.



Malik terus memperhatikan bagaimana cara membuatnya, ia manggut-manggut setelah memperhatikan dengan seksama bagaimana neneknya memasak.


Kini giliran malik yang diminta nenek untuk membuat apa yang sudah ia contohkan, sekali gagal dan dua kali hasilnya lumayan malik sudah bisa membuat egg roll dengan baik.


Selamat malam epribadeh.... 😘🤗


Ingat-ingat tinggalkan jejak kalian👣...


👍👍❤❤❤😘


٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ.

__ADS_1


__ADS_2