
"Mas...? kok kesini? ".
" Memangnya tidak boleh ? "
"Bukan gitu.. "
"Aku nyariin kamu dikamar nggak ada, dan kata pelayan kamu ada disini . "
"Memangnya ada apa mas? "
"Ikut aku yuk. " Malik menggandeng isterinya dan membawanya kembali ke kamar, sampai dikamar malik meminta rima duduk di tepi ranjang sedangkan dirinya mengambil sebuah paperbag berwarna hitam dengan corak cantik yang sengaja ia letakan dibawah tempat tidur.
Rima mengerutkan keningnya ketika melihat sang suami menyerahkan paperbag itu kepada dirinya.
"Buat aku mas? "
Malik duduk disamping rima, ia tersenyum sambil mengangguk untuk menjawab pertanyaan isterinya, dengan perlahan rima membuka paperbag tersebut dan ia mengeluarkan isinya yaitu satu kotak kecil cantik yang berwarna merah muda, rima melihat ke arah suaminya lagi dan malik menyuruh rima untuk membuka nya.
"Bukalah sayang. "
Rima membuka kotak kecil itu dan berapa terkejutnya ia saat melihat sebuah kalung cantik yang ada didepan matanya.
__ADS_1
Simple dan elegan adalah tipe kalung yang sangat ia suka.
by;pinterest
"Apakah kamu suka sayang..? "
"S-suka banget mas.. makasih banyak ya. " ucap rima dengan tersenyum kearah sang suami.
Melihat senyuman sang isteri perasaan malik menjadi lega karena isterinya menyukai hadiah yang ia berikan, malik membantu rima untuk memakaikan kalung itu.
Senyuman yang tak luntur dari wajah isterinya membuat malik gemas, ia memeluk tubuh sang isteri dari belakang dan mulai me nge cu p tengkuk isterinya itu, dan tentu saja membuat rima menahan perasaan geli atas apa yang dilakukan suaminya.
Rima berbalik menghadap kearah sang suami ia menatap wajah tampan suaminya itu, lalu dengan perlahan tangannya terulur untuk mengelus rahang tegas suaminya.
"Sekali lagi terimakasih mas aku suka dengan hadiah darimu ini. " ucap rima lembut dengan tersenyum sambil matanya yang lekat terus berpandangan dengan mata sang suami.
"Syukurlah jika kamu menyukainya sayang, " ucap malik dengan semakin mengerstkan pelukan nya dipinggang sang isteri.
posisi mereka yang menempel membuat keduanya terhanyut dalam kemesraan seolah olah dunia ini deke dewek!, sing sejen ngontrak!.
__ADS_1
Cup
Malik mengecup bibir manis isterinya sebentar karena ingin melihat apakah ada penolakan dari isterinya, namun rima yang terhipnotis dengan pesona tampan sang suami hanya diam, dan itu membuat malik kembali men cium bibir manis itu.
Saat ciuman yang malik lakukan semakin intens dan itu membuat rima hampir kehabisan nafas, ia menepuk dada sang suami untuk melepaskan ciuman mereka saat berhasil terlepas rima menghirup pasokan oksigen sebanyak banyaknya.
"Maaf sayang aku membuatmu kewalahan. " ucap malik sambil menyeka bibir sang isteri menggunakan ibu jarinya, menyadari apa yang baru saja mereka lakukan membuat wajah rima seketika memerah dan sangat merah,membuat ia akhirnya langsung menutup wajahnya menggunakan kedua tanganya, perasaan malu dengan apa yang baru saja ia dan suami lakukan membuatnya memilih untuk menyembunyikan wajahnya.
Malik menahan tawa nya karena melihat tingkah isterinya yang malu -malu tapi gemesin, akhirnya malik kembali membawa tubuh rima untuk masuk ke dalam pelukannya.
"Sayang sebaiknya kita berkemas sekarang. " ucap malik dengan masih memeluk rima.
"Berkemas? " tanya rima karena nggak ngerti.
◡̈⋆ʜᴇʟʟᴏ(●’◡’●)ノ guys...
terimakasih banyak buat yang udah mampir di karyaku ini, sekali lagi aku ngucapin banyak-banyak terimakasih.
Mohon dukungan 👍+komen+❤LoPe
٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ bye👋👋👋👋😘
__ADS_1