Suami Idaman

Suami Idaman
55


__ADS_3


Sepiring Egg roll atau Tamagoyaki sudah malik tertata rapi di atas meja tak hanya itu ia juga membantu sang nenek unuk membawa lauk pauk yang sudah matang lainnya.


Rima yang telah selesai mandi dan berpakaian turun ke lantai satu, saat menuruni tangga disana ia melihat nenek dan suaminya tengah menata makanan di atas meja.


"Nenek?, Mas?" rima segera menghampiri keduanya dan melihat hidangan yang sudah tersusun rapi disana.


"Kalian masak? "


"Iya nak nenek yang memasak semua ini. " ucapan nenek membuat malik protes bagaimana tidak meski hanya satu hidangan tetap saja ia juga ikut memasak.


"Nenek aku juga kan juga memasak! " protes malik sedangkan nenek masa bodo mendengar protes an dari sang cucu dan memilih kembali ke dapur untuk mengambil piring.


"Ck ck ck. " malik berdecak sebal, ia melihat ke arah sang isteri yang tengah memperhatikan masakan yang sangat menggoda dirinya.

__ADS_1


"Sayang aku juga masak loh! " ucap malik memberitahu kepada isterinya dengan bangga.


"Beneran? " tanya rima terkejut.


"Iya bener tapi cuman masak telor doang,ayok nak rima kita makan keburu makanannya jadi dingin. " ajak sang nenek begitu kembali kemeja makan, mereka bertiga menarik kursi masing-masing untuk duduk dan segera makan.


"Sini mas aku ambilin nasinya. " ucap rima yang tetap melayani sang suami terlebih dahulu meski perutnya pun sudah berdemo minta makan .


"Sudah cukup " ucap malik karena ia tak ingin terlalu banyak nasi, "terimakasih sayang. " ucapnya dengan tersenyum kepada sang isteri.


"Tak usah nak, nenek ingin mengambil sendiri lebih baik kamu juga segera makan nak. " tolak nenek dengan tersenyum.


Rima yang sudah mengambil nasi dipiringnya kini tengah melihat setiap lauk ia bingung lauk mana yang ia pilih terlebih dahulu karena jujur semuanya kelihatan enak,emang masakan nenek bener-bener juara banget.


Tak sengaja rima melirik sang suami yang terlihat diam, di piring suaminya juga belum ada apa-apa membuat rima menatap bingung.

__ADS_1


Nenek mencolek lengan rima lalu tangannya menunjuk ke arah makanan yang telah dibuat oleh malik, rima mulai mengerti ia memegang garpu lalu mengambil satu potong telur yang sudah dibuat oleh suaminya dan mulai memakannya.


"Hemm enak banget loh nek, ini yang bikin nenek atau mas malik. " ucap rima memuji begitu merasakan egg roll yang terasa pas sekali di lidahnya.


"Benarkah enak.? " tanya nenek dengan pura-pura meragukan, lalu mengambil sepotong egg roll itu dan mencicipi nya.


"Hemm boleh juga rasanya. "


Malik yang tadi diam mulai melirik ke arah sang isteri dan juga neneknya disana ia melihat sang isteri yang tengah memakai masakannya dengan lahap.


Syukurlah dia suka, batin malik.


Rima juga meletakan sepotong egg roll di piring suaminya ,dengan tersenyum manis ia memuji masakan sang suami, dan itu cukup membuat malik senang mendengar pujian dari isterinya,lalu rima juga mengambilkan lauk yang lain untuk suaminya dan ia sendiri juga mulai makan dengan sangat lahap.


Sedangkan nenek tersenyum melihat pemandangan suami isteri harmonis didepan matanya ini, dalam hati nya nenek selalu mengucap banyak syukur kepada yang maha kuasa karena telah menghadirkan rima untuk cucu kesayangan nya.

__ADS_1


Nenek juga berdoa semoga hubungan keduanya langgeng sampai tua nanti.


__ADS_2