Suami Idaman

Suami Idaman
30


__ADS_3

Ketika masuk rumah nenek berpesan pada rima jika nanti siang rima harus menemani nenek pergi ke acara arisan di rumahTeman nya.


Rima mengiyakan saja ajakan nenek, lalu bergegas masuk ke kamarnya ia ingin mandi lagi untuk menyegarkan tubuhnya selepas jogging pagi bersama nenek.


ketika rima membuka pintu kamar, ia mengintip terlebih dahulu dan tak ada tanda-tanda keberadaan suaminya dari dalam kamar.


"kemana dia?, masa ke kantor ini kan hari libur.. rajin amat." gumam rima dengan berjalan mengambil baju ganti dilemari.


selesai mandi dan berpakaian rapi, rima memoles tipis wajahnya dengan make up.


saat rima masih bercermin ia melihat dari pantulan cermin jika sang suami baru saja memasuki kamar.


Malik mendekati rima dari belakang dengan memandang wajah gemes rima dari pantulan cermin itu, lalu ia memeluk rima dari belakang, tangan kekarnya memeluk perut sedangkan kepalanya ia letakan dipundak sang isteri.


deg deg deg


𝘩𝘒π˜₯𝘢𝘩 𝘫𝘒𝘯𝘡𝘢𝘯𝘨 𝘡𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨 𝘺𝘒𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘒𝘡 π˜₯𝘰𝘯𝘨!.


Rima mencoba bernafas dengan teratur agar debaran jantung nya berhenti.


sedangkan si suami masih asik menghirup dalam aroma wangi dari tubuh sang isteri, ia melihat lagi ke arah cermin dan menelisik penampilan isterinya yang terlihat rapi.

__ADS_1


"tumben sekali kamu berpakaian rapi..? " tanya malik dengan posisi masih memeluk rima dari belakang.


"e-em soalnya aku mau pergi sama nenek mas.. " jawab rima apa adanya.


malik mengeratkan pelukannya, ia juga mulai menciumi harum rambut rima membuat rima yang baru pertama kali merasa kan itu langsung gemetaran.


menyadari tubuh sang isteri gemetar malik menghentikan keusilanya.


"santai saja, bukankah kamu bilang nenek menginginkan cicit..ini adalah salah satu langkah supaya kamu dan aku terbiasa. "ucap malik dengan suara seraknya.


Rima memberanikan diri untuk melepaskan belitan tangan malik di perutnya, ia gugup sekali dan langsung mengambil tas nya yang diletakkan di meja.


" m-mas a-aku takut nenek nungguin aku,soalnya nenek bilang jangan lama-lama takut telat, ya udah aku pamit berangkat ya... asalamualaikum. "ucap rima beralasan lalu cepat-cepat mengambil tangan suaminya lalu menciumnya dan langsung ngibrit keluar dari kamar.


🍁


Nenek dan rima telah sampai ditempat acara arisan tersebut, tempatnya di sebuah resto Chinese food, seorang pelayan mengantarkan nenek dan rima ke tempat yang sudah dipesan.


begitu nenek hani terlihat, teman-teman nya bergantian menyambut kedatangan nenek hani dan rima.


" apa kabar jeng hani. "

__ADS_1


"baik-baik." sahut nenek dengan tersenyum.


mereka mempersilahkan nenek hani dan rima untuk duduk, mereka mengobrol ringan sembari menunggu beberapa orang yang belum datang, nenek hani juga memperkenalkan rima kepada teman-teman nya.


teman-teman nenek menyambut rima dengan hangat, membuat rima tersenyum bahagia.


"cantik sekali cucu menantu mu jeng hani... " puji salah satu teman nenek dan dibenarkan oleh teman -teman yang lain.


"nenek juga cantik. " puji rima balik membuat mereka disana tersenyum termasuk nenek hani ketika melihat keramahan dari rima.


....


"ayok ah dimulai acaranya. " ajak nenek hani.


"bentar jeng, jeng meta belum dateng.. bisa ngamuk dia kalo kita mulai tanpa nunggu in dia. " ucap salah satu teman nenek dan yang lainnya ikut membenarkan.


"ck lama banget sih tuh nenek lampir dateng nya!. " gerutu nenek hani.


"oh iya, jeng meta pasti kaget banget kalo tau jeng hani udah punya cucu menantu, dia kan yang paling gencar ngeledekin jeng hani, karena cucu jeng nggak nikah-nikah. "


"males saya ngeladenin makhluk kayak...

__ADS_1


" MAKHLUK APA....? "


__ADS_2