
"E-enggak..! " Ucap rima malu dengan menutup wajahnya menggunakan tangan.
"sini.. mendekatlah.. " perintah malik dengan membawa rima dalam dekapannya.
Hangat!, pelukan si suami tampannya sangat hangat membuat rima nyaman.
"Tak apa kan jika aku memeluk mu seperti ini..? "
"e-enggak k-kok mas.. "
"Sayang..!, boleh kan suamimu ini memanggil mu dengan sebutan sayang. "
nyessss... terdengar enak ditelinga dan sejuk dihati mendengar si suami memanggilnya seperti itu.
"B-boleh."
Malik tersenyum samar ia mengeratkan pelukannya pada rima.
"Sayang apa kamu mengajak berkencan karena disuruh nenek tolong jawab dengan jujur? "
"Enggak mas, ini murni dari keinginan ku sendiri. " ucap rima yakin dengan menatap wajah sang suami.
"Syukurlah, tapi maaf sepertinya kita belum bisa pergi berkencan karena besok aku harus keluar negeri untuk urusan bisnis selama 2 minggu. "
__ADS_1
"Loh kok mendadak? " tanya rima agak terkejut ketika mendengar perkataan si suami.
"tidak mendadak, hanya saja aku lupa memberitahumu 2 hari lalu. " jawab malik santai.
"kenapa?, tak rela jika suami mu yang tampan dan rupawan ini pergi.."
"Ck, n-nggak kok! " bantah rima dengan melepaskan diri dari pelukan sang suami, lalu merebahkan tubuhnya dan tidur membelakangi suaminya.
Malik memeluk tubuh isterinya dari belakang ia meletakan tangan nya pada perut rima, lalu mengusap lembut perut itu.
"Nak, tolong bilang ke mamah mu agar tidak marah dengan papah, papah bekerja untuk kalian nak, nak jika kamu berhasil papah akan membelikan mu ice cream yang banyak. "ucap malik seolah -olah sedang berbicara pada anaknya.
Rima menepis tangan malik yang mengusap perutnya.
" ya maka dari itu, ayok buat dia hadir didunia ini sayang. "ucap malik dengan berbisik ditelinga rima.
Tak ada respon dari rima, membuat malik membalikan tubuh sang isteri untuk menghadap ke arahnya, dan bisa ia lihat wajah sang isteri memerah dengan mata yang memaksa untuk terpejam.
cup cup
Malik mencium kedua mata rima yang terpejam, ia kembali membawa tubuh sang isteri ke dalam dekapan hangat nya.
" katanya nenek minta cicit, ayo kita buatkan sekarang sayang! "ajak malik ,ia menahan tawanya saat melihat ketegangan diwajah sang isteri yang sedang berpura-pura tertidur.
__ADS_1
" Sayang...."bisik malik di telinga rima dengan suara serak sexy nya.
Malik mencium dahi isterinya lama, membuat rima merasakan kehangatan dan kasih sayang dari sang suami.
Rima membuka matanya saat malik melepaskan kecupan di keningnya, mereka memandang satu sama lain, lagi dan lagi rima seperti terbius oleh wajah tampan dan pesona suaminya sendiri.
Malik mendekatkan bibirnya untuk mengecup bibir isterinya yang terlihat menggoda dimatanya.
Cup.
Rima terbelak kaget saat merasakan benda kenyal nan hangat yang menempel dengan bibirnya.
"kenapa sayang..? " tanya malik dengan tersenyum begitu ia melepaskan ciuman nya, ia merapihkan helaian rambut kecil di dahi sang isteri dengan tangan nya.
"I-itu... " gumam rima tak jelas karena otak nya yang mendadak jadi lemot.
"Mau lagi..? " tawar malik dengan tersenyum jahil, namun rima malah menganggukan kepalanya.
Akhirnya malik kembali mencium bibir rima, namun kali ini malik mulai melu**t nya pelan-pelan seperti permen.
Kegiatan itu berlanjut karena malik juga tak bisa menahan nya untuk tidak menyentuh sang isteri.
akhirnya terjadilah MP mereka.
__ADS_1
sorry banget nggak bisa nyeritain detail tentang MP nya, jujur aku masih polos sepolos kertas,ngebayangin nya aja udah bikin aku mumet sendiri. 😓🙏🤭