Suamiku, Tidak Tahu Aku.

Suamiku, Tidak Tahu Aku.
CHAPTER 10


__ADS_3


" Aku akan menahanmu di mansionku. Itu untuk berjaga-jaga, supaya kau tidak melarikan diri, saat ucapanmu tentang kerajaan Quarter salah." Ucap Johannes.


" A-apa?!! " Elenoa terkejut dengan ucapan Johannes.


" Tu- tunggu-tunggu. Apa maksud anda? " Tanya Elenoa gugup.


| Apa maksudnya? | Pikir Elenoa.


" Aku akan menahanmu di mansionku. Lebih tepatnya, kau akan bekerja sementara sebagai pelayanku. " Ucap Johannes.


| Dia cocok menempati posisi itu. Karena dia memiliki pengetahuan dan penilaian yang baik. | Pikir Johannes.


| Karena Eden sudah tua, dia harus lebih banyak istirahat. Maka dari itu aku harus mencari pelayan lagi. Untuk mengurangi pekerjaan Eden. | Pikir Johannes sekali lagi.


Johannes mengambil kesempatan ini untuk kepentingannya. Dia tidak mau melakukan seleksi lagi untuk mencari pelayan baru. Karena itu sangat membuang waktu.


Kebetulan, dia bertemu dengan Teo lebih tepatnya Elenoa, yang memiliki pengetahuan luas. Maka dari itu Johannes mengambil Teo sebagai pelayannya sementara.


Johannes mengira bahwa Teo adalah laki-laki. Tapi, sebenarnya Teo adalah perempuan, sekaligus istrinya yaitu Elenoa.


" Ha-anda bercanda?! " Ucap Elenoa.


" Kakakku tidak pernah bercanda. " Ucap Isis.


" Jika kau tidak mau menjadi pelayanku. Sebagai gantinya, aku akan mengurungmu di penjara bawah tanah. " Ucap Johannes, yang memberikan tawaran.


" Ku telah mendengar rahasia kerajaan. Tentang penerimaan tamu yang penting. Bisa saja kau adalah seorang mata-mata luar yang ingin merusak perdamaian kerajaan dengan memberikan ide itu. " Ucap Isis.


" Jadi, mau tidak mau. Kau harus di tahan. " Isis menegaskan.


Elenoa tidak menyangka bahwa dirinya akan terjebak dengan mulutnya sendiri. Bukannya menjauh dari Johannes dan hidup bebas. Dia malah semakin dekat dengan Johannes.


Selain itu, Elenoa juga takut. Jika suatu saat, Johannes mengetahui bahwa dirinya adalah perempuan sekaligus istri kontraknya.


Elenoa akan terkena masalah, dia takut jika dirinya akan dihukum dan tidak di berikan kebebasan.


Selain itu, Johannes terkenal dengan kekejamannya.


| Jika Grand duke tahu bahwa aku perempuan, dia akan menggila. Selain itu, sudah jelas terlihat bahwa dia memang penyuka sesama jenis. | Pikir Elenoa.


" Tapi, saya bersumpah. Bahwa itu sungguhan. Saya membacanya di dalam buku kuno. " Ucap Elenoa.


" Tidak ada jaminan bahwa itu benar. " Ucap Johannes sinis.


" Tapi—


Sebelum Elenoa berbicara, Johannes memotongnya.


" Kau tenang saja, kau akan menerima uang sebagai gaji atas pekerjaanmu. Gaji yang ku berikan sangat tinggi. " Ucap Johannes.


Mata Elenoa langsung berbinar, setelah mendengar kata uang. Seketika dia menerima tawaran itu. Apalagi Gaji yang di berikan oleh Johannes sangat tinggi.


" Baiklah yang mulia, saya akan mengikuti anda ke mansion dan bekerja. " Ucap Elenoa semangat.


| Memang benar, kata uang dapat mengubah segalanya. Ketika mendengar kata uang aku langsung menyetujuinya tanpa tahu resiko dari itu semua. | Pikir Elenoa.


" Baiklah. Kau harus selalu siap jika di butuhkan. " Ucap Johannes serius.


" Anda tenang saja yang mulia, saya akan selalu siap siaga. " Ucap Elenoa.


" Kita sudahi ini semua dan aku harus kembali ke mansion untuk menyelesaikan sesuatu. " Ucap Johannes seraya pergi.

__ADS_1


" Baiklah kakak, semoga kita berhasil. " Ucap Isis.


| Lalu, aku harus mengikuti Johannes dan pulang ke rumah?| Pikit Elenoa.


" A-apa saya, harus ikut dengan anda sekarang? " Tanya Elenoa.


" Aku tidak suka mengulang perkataanku. " Ucap Johannes sinis.


" Baiklah, saya akan ikut bersama anda. " Ucap Elenoa.


Johannes dan Elenoa pergi meninggalkan Isis.


Saat Johannes akan pergi, tiba-tiba seorang perempuan menghampiri dirinya. Perempuan itu bersikap anggun dan manis. Dia memiliki rambut merah, dan mata merah. Selain itu, dia juga terlihat cantik.


" Yang mulia Grand duke!! " Panggil perempuan tersebut.



Johannes tidak menghiraukannya. Dia terus berjalan ke arah luar.


" Yang mulia, Lady itu memanggil anda. " Ucap Elenoa.


| Apa dia tuli? | Pikir Elenoa.


| Lady itu sangat cantik, apa dia akan mengabaikannya. | Pikir Elenoa.


" Abaikan saja!! " Ucap Johannes kasar, seraya terus berjalan.


Perempuan itu mengejar Johannes dan menghadang jalannya.


" Tunggu yang mulia!! " Ucap perempuan itu seraya menghadang jalan Johannes.


Johannes menghentikan langkahnya dan menatap wanita itu rendah. Seraya berbicara.


" Minggir. " Ucap Johannes dingin.


| Siapa perempuan ini? kenapa dia menghadang grand duke. | Batin Elenoa bertanya -tanya.


Perempuan itu tidak mau minggir, dia malah memainkan kipasnya di hadapan Johannes.


" Saya ingin berbicara dengan anda. " Ucap Perempuan itu anggun.


Johannes hanya menatap dengan ekspresi datar.



" Apa anda mau meluangkan waktu anda untuk saya? " Tanya perempuan itu.


Perempuan itu, berusaha menggoda Johannes dengan bersikap anggun dan cantik. Akan tetapi, Johannes merespon dengan kata-kata yang kasar dan tidak baik.


" Kau menjijikan. Aku muak mencium bau parfum dari tubuhmu. Dan bibir itu, bibir yang seperti tersengat lebah. Kau menghalangi jalanku!! " Ucap Johannes sinis.


" Bibir yang tersengat lebah? Apa maksud anda? " Ucapnya.


" Dan anda bilang bahwa saya bau? " Sekali lagi perempuan itu bertanya.


| Anda memang wangi Lady. Hidung Grand duke saja yang bermasalah. Tapi untuk bibir, itu terlalu seksi. Apanya yang di sengat lebah. | Pikir Elenoa.


" Saya memakai parfum yang sangat mahal dan berkualitas. Mungkin itu bukan aroma dari tubuh saya yang mulia. Selain itu, bibir saya bukan di sengat lebah. Akan tetapi memang seperti ini. " Ucap Perempuan itu.


" Meskipun itu bukan bau mu, tetap saja aku tidak suka. " Ucap Johannes.


" Minggir!! " Johannes berteriak.

__ADS_1


" Tidak!! " Teriak perempuan itu.


" Saya sangat mengagumi anda yang mulia Grand duke, tolong jadikan saya sebagai istri anda. Bukankah anda tidak mencintai istri anda? " Ucap Perempuan itu.


| Ya, kau benar. Grand duke tidak mencintaiku. Karena kita hanya menikah karena kontrak. | Pikir Elenoa yang menjadi pendengar.


| Aku tidak tahan, dengan parfumnya dan wajahnya. Itu memualkan untuk dilihat. | Pikir Johannes.


Wajah Johannes seketika pucat kembali. Di saat itu juga perempuan itu malah memeluk Johannes dari depan. Seraya menggesekkan kepalanya di dada Johannes.


" Saya sangat mengagumi anda. Saya rela, jika harus menjadi istri anda yang ke dua. " Ucap Perempuan itu dengan tubuh yang menempel di dada Johannes.


Seketika Johannes mendorong perempuan itu dengan kasar hingga perempuan itu terjatuh dan menabrak sebuah makanan.


" Menyingkir!! " Johannes mendorong gadis itu.


' Brukkk ' Perempuan itu terjatuh.


" Yang mulia, kenapa anda mendorong saya? " Tanya perempuan itu.


" Haaahh......haaaaahh......haaaahh..Ughhhhh....


" Grand Duke?!! " Elenoa panik.


Johannes tiba-tiba sesak nafas, dan wajahnya pucat pasih. Tubuhnya gemetar dan dingin.


| Ada apa dengannya? | Elenoa bertanya-tanya dalan benaknya.


" Ayo kita pergi!! " Johannes segera meninggalkan tempat itu dan pergi.


Elenoa segera mengikuti Johannes dan masuk ke dalam kereta.



" Anda, apa anda tidak apa-apa? " Tanya Elenoa.


Johannes mengatur nafasnya dan dia segera berbicara.


" Kenapa kau menaiki kereta kuda ini?!! " Tanya Johannes jutek.


| Lahh....aku juga tidak tahu. Kenapa aku malah menaiki kereta kudu khusus untuk dirinya. | Pikir Elenoa.


Elenoa akan turun dari kereta tersebut, akan tetapi. Keretanya sudah jalan.



" Uwaaa....bagaimana ini. Saya hanya repleks menaiki kuda yang sama. " Ucap Elenoa.


Elenoa terus mencari cara bagaimana dirinya bisa keluar dan beralih kereta.


| Apa aku lompat saja? | Batin Elenoa. Seraya melihat ke arah jendela.


Johannes memperhatikan Elenoa dan dia pun segera berbicara.


" Jangan melakukan hal yang tidak-tidak. Aku tahu apa isi pikiranmu. " Ucap Johannes.


" Tapi, anda merasa tidak nyaman. " Ucap Elenoa.


" Tidak. Jika kau tidak mau diam aku merasa tidak nyaman. Makanya diam dan duduk saja dengan benar. " Ucap Johannes seraya memejamkan mata.


| Baiklah jika kau tidak masalh aku menumpang di keretamu. | Pikir Elenoa.


" Ba-baik yang mulia. " Ucap Elenoa.

__ADS_1


...----------------...


BERSAMBUNG.............


__ADS_2