Suamiku, Tidak Tahu Aku.

Suamiku, Tidak Tahu Aku.
CHAPTER 26


__ADS_3

Keesokan harinya.



Istana Kerajaan Lapastatoe. Tepatnya istana khusus Putra mahkota.



Putra mahkota Isis, dia tengah berbicara dengan ajudannya. Sepertinya, Isis tengah membicarakan Johannes.



" Kakak ku tidak datang kemarin, apa dia lupa mengenai kunjungan kerajaan Quarter? " Isis berbicara dengan menatap Ajudannya.


Ajudan perempuan itu menjawab pertanyaan atasannya dengan sopan dan wajah serius.


" Saya tidak tahu. Mungkin beliau ada masalah atau urusan mendesak. " Jawab ajudan tersebut dingin.


Isis memegang pelipisnya seolah sakit kepala, dia terlihat kelelahan dengan persiapan kunjungan kerajaan Quarter.


" Pihak Quarter mempercepat kunjungan, mereka akan berkunjung besok. Lebih tepatnya, mereka akan tiba besok. " Gumam Isis..


| Kenapa kakak ku itu tidak datang? seharusnya kemarin dia datang dan ikut berdiskusi bersama mengenai hidangan yang pas untuk Quarter. | Pikir Isis.


" Anda sudah menyiapkannya." Ucap ajudan tersebut sinis.


" Ya, aku sudah mengatur semuanya. Tapi, aku tidak tahu apa ini akan berhasil atau tidak. "


" Untuk itu aku butuh bantuanmu , tolong kau pastikan bahwa ini benar-benar tidak gagal. " Isis memperingati.


Isis telah memerintahkan, agar semuanya di siapkan dengan baik, sesuai dengan apa yang Elenoa katakan. Tidak ada daging sapi dalam hidangan, pastikan untuk memanggil penari dan pesulap untuk menghibur mereka.


" Saya mengerti yang mulia. " Ucap ajudannya seraya menunduk.


" Ahhhhh.....Grace? Satu lagi. Bisakah kau singkirkan peti emas yang di berikan oleh kakakku?? Itu sangat menggangguku. " Sekali lagi Isis memberi perintah, mengenai peti emas yang Johannes kirim waktu itu.


Ajudan yang di panggil Grace, dia mengangguk mengerti.


" Saya mengerti. " Angguknya.


Grace Ratore, dia adalah ajudan putra mahkota Isis Lapastatoe sekaligus sahabat Isis sejak kecil. Grace Ratore adalah seorang Dame (sebutan kesatria wanita).



******Note******!!!!.....


- (Knight) adalah gelar kehormatan bagi kesatria laki-laki dalam monarki.


- (Dame) Gelar dame digunakan sebagai penamaan resmi dari knight untuk seorang wanita.


Dia merupakan wanita cantik kedua setelah permaisuri, yang menerima gelar Dame. Kemampuan berpikir, strategi, dan berpedang. Dia memiliki kemampuan tersebut. Tapi sayangnya, Grace di katakan sebagai perempuan yang dingin. Sehingga laki-laki tidak berani mendekatinya.


" Grace? kau, berapa usiamu? " Tanya Isis.


" Sembilan belas tahun. " Jawab Grace cepat.


Isis menaikkan alisnya, dia merasa jika Grace sangat muda di banding dirinya.


" Kau masih muda, tapi sudah menerima gelar Dame. " Ungkap Isis.


Grace hanya diam dengan wajah datarnya. Lalu isis bertanya lagi.


" Apa kau sudah berencana menikah? " Tanya Isis.


Grace menjawab dengan wajah datar dan tidak peduli.


" Saya belum tertarik dengan laki-laki. " Jawabnya acuh.


" Ha...hahah. Kau? tidak tertarik? wah.....sepertinya kau sama dengan manusia itu.... " Ucap Isis.


" Grand Duke? " Tanya Grace.


" Tepat! kau sama dengannya.....dia tidak tertarik dengan perempuan. Dan kau tidak tertarik dengan laki-laki. " Ucap Isis.


" Saya hanya belum tertarik, bukan tidak tertarik dengan laki-laki. " Ungkap Grace seolah menjelaskan.


" Ya....itu sama saja menurutku. Keluarlah, aku akan memanggilmu lagi nanti." Perintah Isis.


Grace menunduk dan memberi salam.

__ADS_1


" Kalau begitu, saya undur diri. Semoga jaya di masa depan. " Hormatnya, seraya meninggalkan ruangan.


...----------------...


Rumah kaca kediaman pribadi Johannes.



Johannes tengah duduk di kursi dengan beberapa hidangan, dan camilan. Dia terdengar sedang bergumam dan menatap lengannya yang waktu itu di tepis oleh Elenoa.


" Ada apa denganku? " Johannes menatap lengannya lekat.


" Kenapa rasanya tidak enak? "


" Aku sudah memanggil semua tabib agung yang ada di kerajaan. Mereka bilang selain luka-luka ku, semuanya baik-baik saja. "


" Selain itu, para tabib itu seperti sedang sakit. " Ucap Johannes.


Kilas Balik Para tabib agung yang datang ke kediaman Johannes.


" Apa yang mulia tidak salah? " Eden bertanya-tanya mengenai pemanggilan semua tabib agung.


Tabib agung semua sudah berkumpul di kediaman Johannes. Kira-kira ada 200 tabib agung bersama dengan tabib menengah. Mereka terus bergumam dan bertanya-tanya, kenapa mereka di panggil semua.


" Kenapa harus semuanya di panggil? "


" Apakah ini adalah akhir bagi diriku? "


" Ya maha kuasa, tolong selamatkan aku dari kematian yang tragis. "


" Jika aku hidup setelah keluar dari sini, aku berjanji, aku akan berhenti menjadi tabib dan menikmati hidup. "


Mereka terus bergumam, hingga Eden memanggil mereka satu persatu untuk memeriksa kondisi tubuh Johannes.


Eden merasa frustasi dengan banyaknya tabib agung yang datang.


" Ughh.....ini yang keberapa? 99 atau 199? " Ucap Eden pusing.


Bukan hanya Eden, bahkan tabib agung yang datang ke sana, tidak ada yang tidak gemetar. Saat mereka tahu jika mereka di panggil untuk memeriksa kondisi Johannes, mereka bahkan pingsan. Karena saking takutnya dengan Johannes.


Sekarang pun tubuh mereka bergetar hebat setiap kali memeriksa kondisi tubuh Johannes.


" Masuk!! " Johannes yang berada di dalam, dia berteriak.


Tabib itu masuk dengan langkah kaki yang tidak seimbang dan tubuh yang gemetar.


" Kenapa kau berjalan seperti itu?!!! " Tanya Johannes dengan mengerutkan dahinya.


Tabib itu ketakutan, dia pun menjawab dengan bibir gemetar.


" Sa-sa-saya...ti-tidak apa-apa. " Ucapnya gugup.


" Sepertinya yang sakit bukan aku di sini, melainkan para tabib. " Ucap Johannes sinis.


| Tentu saja, mereka sangat ketakutan mendengar nama anda. | Pikir Tabib tersebut.


" Dari tadi yang masuk hanya tabib yang sakit. Setiap masuk, tidak ada yang tidak gemetar. " Ucap Johannes acuh.


" Eden!!! " Panggil Johannes.


Eden masuk, dan dia bertanya apa yang Johannes butuhkan.


" Ada apa yang mulia? " Tanya Eden.


" Suruh mereka pulang. " Perintah Johannes.


Eden pun membuang nafas lega, setelah Johannes memerintah, Eden segera membubarkan para tabib.


" Kalian boleh pergi, yang mulia sudah tidak membutuhkan kalian. " Eden mengumumkan.


Mereka pun pergi dengan helaan nafas lega dan bebas.


Kilas balik selesai.


" Aku menceritakan semuanya kepada Eden. "


" Eden bilang, jika ini adalah serangan Cinta. " Gumam Johannes.


Ya, Eden yang mendengar keluhan Johannes yang mengakibatkan pemanggilan semua tabib terjadi. Johannes mengatakan bahwa jantungnya terus merasa tidak enak dan hatinya terasa berdenyut-denyut tidak karuan.

__ADS_1


" Dia bilang ini adalah hal yang wajar bagi seseorang jatuh cinta. Tapi, aku tidak bertemu dengan perempuan mana pun. " Gumam Johannes.


Johannes terus memikirkan kenapa dia bisa begitu.


" Beberapa hari kemarin, aku hanya dekat dengan Teo. Tidak mungkin aku jatuh cinta dengan Teo, tidak mungkin. " Johannes bergumam seraya mengelak.


Johannes memegang pelipisnya, dan berbicara dengan nada meyakinkan.


" John, ada apa denganmu? Sadarlah!! dia pria bukan wanita!! Itu pasti bukan apa-apa."


| Mana mungkin aku memiliki perasaan kepada laki-laki. Teo? tidak!! itu tidak mungkin. | Pikir Johannes kacau.


" Eden si tua bangka itu sudah berbicara hal yang tidak-tidak!!! " Gumamnya.


Saat tengah bergumam, orang yang dia sebut beberapa kali masuk dan menghadap Johannes.


" Permisi yang mulia? " Teo, yang merupakan Elenoa menghadap dan berbicara dengan kepala tertunduk.


Johannes kaget dengan kedatangan Elenoa yang tiba-tiba.


" Kenapa kau ada di sini??!! dan kau tidak mengetuk pintu sama sekali!!! " Tanya Johannes kasar.


" Saya sudah mengetuk pintu, tapi anda tidak menjawab. Jadi saya memutuskan masuk. " Ucap Elenoa dingin.


" Aku tidak percaya itu!! " Johannes tidak percaya jika Elenoa mengetuk pintu.


" Saya tidak ingin berdebat....saya hanya ingin berbicara dengan anda. " Elenoa berbicara dengan wajah serius.


Johannes menyadari, jika Elenoa berbeda dari biasanya. Biasanya dia cerewet, dan tidak mau kalah.


" Ada apa? " Tanya Johannes, dengan menatap Elenoa.



" Saya ingin berhenti menjadi pelayan pribadi anda. " Ucap Elenoa langsung seraya menunduk sopan.


Johannes diam, dia tidak menjawab.


" Saya ingin berhenti. " Ucap Elenoa sekali lagi.


" Kenapa?? " Tanya Johannes dingin.


" Saya lelah melayani tuan seperti anda, tuan yang kejam, dingin dan tidak berperasaan. " Ucap Elenoa jujur tanpa anda yang dia sembunyikan.


Johannes seketika mengeras, wajahnya terlihat kesal dan marah.


" Jadi karena itu?!!! " Johannes bertanya kosong.


" Heh...aku tidak mempekerjakanmu sebagai pelayan, kau tidak ingat?!! kau adalah tahanan!!! " Johannes murka.


" Tidak mungkin aku menerima pelayan rendahan sepertimu!!! pelayan yang tidak mempunyai sertifikat kelulusan dan mengaku pintar. " Johannes marah.


Elenoa diam, dia tidak berkomentar. Johannes berdiri dari duduknya, dan melangkah kasar ke hadapan Elenoa.


Tanpa pemberitahuan Johannes meraih dagu Elenoa dan meremasnya.


" Kau pikir aku membutuhkanmu??!! " Johannes bertanya marah dengan tangan yang meremas dagu Elenoa.


" Tidak!! aku tidak membutuhkanmu!!! bakar surat kontrak yang aku berikan!! " Ucap Johannes dengan nada kesal.


" Kau boleh pergi besok malam!! setelah perjamuan kerajaan Quarter selesai dan berjalan lancar!!! " Ucap Johannes seraya menghempas dagu Elenoa kasar.


Johannes pergi begitu saja.


" Pria berengsek!!! " Elenoa bergumam rendah.


...----------------...


BERSAMBUNG.....


Elenoa Midletton.



Teo.



Guys, saya mau bilang, bahwa novel ini updatenya bakal lama. Jadi, saya harap kalian bisa menunggu.

__ADS_1


Makasih😊


__ADS_2