Suamiku, Tidak Tahu Aku.

Suamiku, Tidak Tahu Aku.
CHAPTER 69


__ADS_3

Kerajaan Quarter.



Sebuah kerajaan yang jarang di ketahui oleh orang-orang. Kerajaan yang makmur dan kaya.


Kerajaan itu di pimpin oleh seorang Ratu yang bernama Saffira La Quarter. Ratu yang dulunya berasal dari rakyat biasa.



Dia tanpa di sadari merebut tahta kerajaan Quarter. Keunggulannya dalam berpedang, memanah, berkuda dan bernegosiasi tidak dapat di ragukan.


" Yang mulia? kenapa anda harus menarik kembali pangeran Rafaelo? " Tanya menteri agung.


" Cecunguk itu tanpa sadar berbuat ulah di kerajaan sahabatku. " Wanita yang duduk di atas kuda dengan baju jirah, rambut hitam dan di atas kepalanya terdapat sebuah mahkota.


Wanita itu tidak lain dan tidak bukan adalah Saffira La Quarter.



" Jadi, pangeran membuat onar lagi? " Tanya Menteri agung.


Saffira turun dari kudanya dan dia duduk di atas hamparan rumbut hijau.


" Andai saja ada dunia lain, seperti lubang cacing, dunia cermin, atau dunia mana pun...


" Aku akan melempar cecunguk pembuat onar itu!! ke dalam dunia tersebut!! " Saffira sebagai ibu Rafaelo, dia muak dengan kelakuan putranya itu.


" Jika aku tahu akan seperti ini lagi, aku tidak akan mengizinkan dia keluar dari kerajaan. " Saffira terus bergumam kesal.


Menteri agung sekaligus ajudan Saffira, dia hanya diam melihat Saffira protes mengenai anaknya.


" ....Kenapa dari ke 4 putraku tidak ada satu pun yang benar. " Gumam Saffira.


" Putra pertama hanya fokus menjadi alkimia, tidak tertarik untuk menikah.


" Putra ke dua, hanya fokus kepada peralatan dapurnya.


" Putra ke tiga, Rafaelo, cecunguk itu adalah yang paling parah, dia selalu membuat onar dan menginginkan tahta.


" Dan yang terakhir, dia malah bersaing dengan kakaknya untuk mendapatkan tahta. "


Saffira terus bergumam mengenai anak-anaknya, dia ingin putranya menikah dan memiliki anak perempuan.


" Aku ingin memiliki satu cucu perempuan, yang manis. Cucu laki-laki juga tidak menjadi masalah, asalkan sikap dan kelakuannya tidak seperti anak-anakku, yah minumal mirip ibunya. "


Saffira berbicara seperti itu karena dia sudah berusaha menikahkan putranya, tapi mereka menolak, ada juga yang melakukan pertunangan, tapi dengan alasan lain semua pertunangan di batalkan.


" Begini yang mulia....


" Jika anda ingin protes mengenai putra-putra anda, lebih baik di lakukan di istana saja. " Menteri Agung berbicara.


Saffira pun bangun dari duduknya, dan dia pun menepuk bahu Menteri Agung, seraya berkata.


" Jika kau tidak mau mendengar curhatanku, lebih baik katakan saja....." Ucap Saffira.

__ADS_1


Saffira menaiki kuda dan meninggalkan Menteri Agung begitu saja.


" Saya bukannya tidak mau mendengarkan curhatan beliau....


" Hanya saja, curhatan beliau sudah sering di dengar, hingga telingaku bosan...


" Setiap saat, setiap waktu, dimana pun dan kapan pun....Beliau selalu curhat tentang putra-putranya itu. " Gumam Menteri Agung.


...----------------...


Istana Khusus Tamu, kerajaan Lapastatoe.


Rafaelo, dia mendapat surat dari Johannes, surat itu berisikan undangan pertemuan yang akan di adakan di istana kerajaan.


" Sepertinya dia sudah mengetahui semuanya, jika dia pintar dia akan tahu apa kesalahannya. " Rafaelo bergumam.


Lalu, ajudannya Baekhan sekaligus kekasihnya, dia berbicara.


" Yang mulia, saya mohon hentikan perdebatan ini. Lagi pula saya tidak berniat balas dendam. " Baekhan memohon.


Baekhan sebenarnya tidak mau balas dendam, karena dia sudah menerima semuanya sesuai dengan takdir.


Tapi Rafaelo bersikeras ingin balas dendam, dia tidak terima jika kekasihnya mengalami hal yang seperti itu.


" Khan, diam saja, biar aku yang mengurusnya. " Ucap Rafaelo.


| Kau cukup diam saja, Khan, jangan merasa terbebani. | Pikir Rafaelo.


" Jika anda tetap seperti ini, saya akan meninggalkan anda. Saya tidak mau hidup seperti ini terus yang mulia. " Baekhan menegaskan.


" Kenapa kau sangat tegar?.....


" Padahal keluargamu hancur karena Johannes!!.....


Rafaelo berteriak menanyakan hal tersebut kepada Baekan. Alasan apa yang membuat Baekan tegar, dan kenapa dia tidak mau menghancurkan Johannes, padahal


Johannes sudah menghancurkan hidupnya.


Baekhan menjawab dengan suara rendah.


" Kenapa saya tegar? karena saya menikmati hidup ini, Yang mulia...


" Kehidupan saya yang dulu tidak seindah yang di bayangkan, saya tidak menikmatinya, banyak kesulitan, batasan, dan paksaan...


" Lagi pula itu adalah kesalahan keluarga saya, mereka terbukti melakukan kejahatan, terutama ibu saya...


Baekhan terdiam sebentar, kemudian dia melanjutkan.


" Ibu saya suka berjudi, ayah saya pemabok, terlebih batu sihir yang keluarga saya dagangkan itu semua kualitas rendahan, tetapi di jual dengan harga mahal. Siapapun pasti akan memilih kualitas bagus jika dengan harga yang sama. " Baekhan menjelaskan alasannya.


Rafaelo tidak bisa memaksakan sesuatu yang bahkan tidak di sukai oleh kekasihnya, dia dengan dingin berbicara.


" Baiklah aku akan menghentikan semuanya, jika ini yang kau mau. " Ucap Rafaelo.


Akhirnya dia mundur, dan tidak akan melanjutkan rencananya lagi.

__ADS_1


" Terima Kasih yang mulia, saya sangat senang. " Ucap Baekhan dengan senyum di bibirnya.


Takdir memang tidak selalu bagus, tapi kita harus mensyukuri nya.


...----------------...


Mansioan Johannes.


Tepatnya kediaman Elenoa.



Johannes yang selesai membaca majalah dewasa, dia langsung mencari Elenoa, Johannes ingin mempraktekan pelajaran yang dia dapat dari majalah tersebut.


| Tidak sia-sia aku membeli majalah tersebut, hari ini aku akan melakukannya. Datang bulannya pasti sudah selesaikan? Istriku bilang datang bulannya sebentar lagi selesai.| Pikir Johannes.


" Ciuman terlebih dahulu, lalu pegang pahanya. Setelah itu—


" Yang mulia!!! " Eden memanggil.


Johannes pun berbalik dengan wajah garang.



" Beraninya kau berteriak memanggilku?!! " Bentak Johannes.


Eden yang berada di depan Johannes, dia terlihat bercucuran keringat.


" Kau sudah tua, tapi begitu berenergi....." Ucap Johannes dengan dahi mengerut heran.


" Apa?! " Tanya Johannes.


" Dari kemarin saya mau bilang bahwa salah satu pekerja yang berada di kediaman ini selalu keluar masuk di malam hari, saya baru menyadarinya sekarang. " Eden, melaporkan hal yang beberapa hari ini selalu tertunda.


Johannes membatin dalam hatinya dia berkata.


| Di saat aku akan melakukan hal itu, kenapa ada saja gangguannya. | Pikir Johannes.


Dia ingin bertemu Elenoa, dan melakukan hal itu, tapi selalu saja gagal. Ada saja yang mengacaukannya.


Dengan helaan nafas panjang, johannes mengusap wajahnya kasar.


Dia kemudian bertanya dengan wajah malas.


" Siapa orangnya? dia pasti penghianat itu! " Tanya Johannes.


Eden pun mengatakan bahwa dia adalah Rakian, selama ini Eden selalu curiga denga Rakian, dia selalu terlambat absen.


Tapi karena Rakian sangat dekat dengan Eden, kecurigaan itu perlahan menghilang. Eden juga yang memberitahu Rakian jika Teo adalah Elenoa.


Makanya Rakian tahu begitu saja.


Meskipun niat Eden baik, tapi sesuatu yang kita anggap baik kadang berbalik buruk. Eden memang baru kali ini ceroboh, hanya karena dia dekat, dia sampai tidak tahu orang itu berkhianat atau tidak.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2