Suamiku, Tidak Tahu Aku.

Suamiku, Tidak Tahu Aku.
CHAPTER 30


__ADS_3


Grace jatuh cinta dengan Teo, yang pada saat itu sedang melawan Count Kavin.


Kilas Balik aksi Elenoa yang melawan Count Kavin.


Grace melihat Elenoa dari belakang, dengan bersembunyi. Grace melihat aksi Elenoa yang sebagai Teo.


" Kau mau pergi ke mana Count? " Tanya Elenoa.


" Minggir!!! kau selalu saja ikut campur!! " Bentak Count Kavin.


" Lepaskan!!...lepaskan aku!! " Gadis itu terus memberontak.


Count Kavin menyandra gadis yang ada di tangannya dengan pisau.


" Minggir!! jika tidak, gadis ini akan mati!! " Ucap Count mengancam.


Elenoa hanya terkekeh melihat tingkah Count Kavin. Lalu dia berbicara dengan menatap gadis yang berada di tangan Count Kavin.


" Sepertinya kau bukan hanya bodoh, melainkan gila..... " Ucap Elenoa.


Elenoa menatap gadis itu lekat, dan pandangan matanya sesekali melihat ke arah bawah kaki Count.


Itu adalah kode agar gadis itu menginjak kaki Count Kavin dengan keras.


Gadis itu mengerti, dan dia segera menginjak kaki Count Kavin.


' Bughhh......' Kaki Count kavin di injak keras.


" Ughhhh........sialan!!! " Count Kavin meringis, dia melonggarkan tangannya yang mengikat gadis tersebut.


" Ughhh itu pasti sakit. " Grace merasa menonton aksi laga dari jauh.


Merasa longgar, gadis itu segera memberontak dan melarikan diri ke arah belakang punggung Elenoa.


" Kemari kau!!! " Count Kavin berusaha menangkap lagi gadis tersebut.


' Bughhhh....' Akan tetapi, Elenoa meninjunya dengan keras.


Belum selesai, Elenoa mengambil tangannya yang memegang pisau, dan dia mematahkan pergelangan tangannya.


' Krekkk.....' Suara tulang patah.


' Arrrgghhhhhhh!!!!! ' Count berteriak, dia berguling di atas tanah dengan memegang tangannya yang patah.


" Kenapa aku tidak mematahkan pinggang dan lehernya saja. " Ucap Elenoa seraya membawa pergi gadis tersebut.


" Ya....kenapa kau tidak mematahkannya. " Grace berkomentar dari jauh tanpa terdengar Elenoa.


Elenoa meninggalkan Count Kavin bersama dengan gadis tersebut.


Dan sisanya di urus oleh Grace. Grace datang dan membawa Count Kavin ke penjara kerajaan untuk di adili.


Kilas Balik selesai.


...----------------...


" Yang mulia, dia sangat mungil, dia tampan dan manis. " Grace mengagumi Teo.


Isis yang baru pertama kali melihat tingkah Grace, dia merasa tidak biasa.


" Aku—


" Haaaahhh....sudahlah.....


" Saya belum menanyakan namanya, sayang sekali. " Grace menyesal, karena tidak menanyakan nama Teo.


" Tapi, saya akan mencarinya. Saya bertekad, saya akan melindungi dirinya sebagai suami saya. Saya akan pastikan itu!! " Grace bertekad, bahwa Teo harus dia lindungi dan menjadi suaminya.


| Jujur saja, aku bosan melihat lelaki berotot dan berbadan besar. Setiap latihan, aku selalu melihat badan kekar dan tubuh berotot. Tapi, pria itu berbeda, dia mungil dan tapi kuat. Aku suka yang seperti itu. | Pikir Grace.


Isis berbicara memecah pikiran Grace.


" Sudah, kesampingkan cinta pertamamu itu. Sekarang nyawaku berada di ujung tanduk. " Ucap Isis.


Grace pun kembali fokus dan bertanya kenapa.


" Memangnya ada apa? " Tanya Grace.

__ADS_1


Isis menceritakan kembali kepada Grace bagaiman nyawanya bisa di katakan di ujung tanduk.


Selesai bercerita, Grace mengerti, ternyata itu ada hubungannya mengenai Grand Duke yang harus membawa istrinya.


" Bukan hanya membawa saja, masalah terbesarnya adalah........


" Apa? " Tanya Grace.


" Dia harus berdansa dengan Duchess di depan semua orang....."


" Baaammm!!...hancur sudah nasibku. Grace, sepertinya aku harus menulis surat wasiat. " Ucap Isis dengan wajah sendu dan tatapan melas.


" Beliau tidak mungkin membunuh anda. Bicaralah dengan beliau secara baik-baik. " Ucap Grace.


...----------------...


Lalu......



" Jadi, apa yang membawamu kemari? " Tanya Johannes kepada isis dengan tangan di dagunya.



Isis memberanikan diri berbicara dengan Johannes, Isis menceritakan semuanya.


Tentu saja Johannes marah, ketika mendengar itu semua.


" Kau benar-benar!!!! " Johannes murka.


Eden yang berada di sana, dia hanya menutup mata dan telinga.


" Maafkan aku kak, aku hanya melakukan itu untuk menyelamatkan Refutasimu. " Ucap Isis..


Johannes dengan wajah sangar membentak Isis.


" Aku sudah bilang aku tidak peduli dengan rumor!!! " Ucap Johannes kasar.


" Tapi jika seperti ini, aku tidak bisa.....


" Jika aku tidak datang dengan perempuan, maka mereka akan menganggap ku sesuai rumor dan refutasi kerajaan akan turun. "


" Haaaaahhhh....." Johannes menghela nafas setelah berbicara emosi.


Isis menciut, dia diam.


" Kau....


Johannes menunjuk ke arah Isis dengan telunjuknya.


" Kau harus mencari solusinya. " Ucap Johannes berusaha sabar.


" Aku tidak tahu.....Rafaelo si raja Quarter, dia ingin melihat istrimu. Dia penggemar mu. " Ucap Isis.


" Tidak peduli dia mau penggemarku atau bukan. Tapi yang jelas aku tidak bisa pergi dengan perempuan. " Ucap Johannes.


" Ini.....


" Ini juga perintah ayah (Raja saat ini), beliau bilang anda harus menurutinya. Itu adalah janji anda. " Isis membicarakan janji Johannes kepada Raja.


| Aku sebenarnya tidak bisa menggunakan alasan ini. Dia pasti akan lebih murka. | Pikir Isis.


" Haaaaahhh.....aku terperangkap dengan janjiku sendiri. Sialan!!!! " Johannes menggebrak meja.


" Baiklah, hanya datang dan berdansa saja. " Johannes tidak bisa menentang jika itu di perintahkan oleh Sang raja langsung. Karena dia sudah berjanji.


" Fyuhhhh.....akhirnya setuju. " Isis merasa lega.


Johannes menatap tajam Isis, dan dia berbicara.


" Jangan merasa lega, aku belum selesai denganmu!!! " Johannes mengancam.


" Kupikir sudah selesai...." Isis bergumam kecil.


" Apa kau bilang?!! " Tanya Johannes kesal.


" Tidak.....itu....." Isis gugup.


" Aku ingin, kakak membawa Teo ke pesta nanti malam, aku ingin berterima kasih kepadanya. " Ucap Isis.

__ADS_1


" Dia ternyata berkata benar, baiklah aku akan membawanya. " Ucap Johannes.


...----------------...


Kediaman Elenoa sore hari.



Elenoa sedang membersihkan Mansionnya sendiri. Karena dia mempunyai waktu luang.


Saat tengah asik membersihkan Mansion, Eden berkunjung dan mengatakan sesuatu mengenai pesta.


" Yang mulia Grand Duke meminta anda untuk ikut bersamanya ke pesta yang di adakan untuk tamu kerajaan Quarter. " Ungkap Eden.


" Baiklah, lagi pula Yang mulia tidak akan mengenaliku sebagai Elenoa. " Ucap Elenoa entang.


" Masalahnya adalah, Yang mulia juga ingin membawa anda yang sebagai Teo. " Eden berterus terang.


Elenoa yang mendengarnya dia membelalak, dan dia bertanya seolah memastikan.


" Apa????!!!! " Elenoa memastikan.


" Kau bercandakan Eden? " Tanya Elenoa berharap.


" Tidak, itu kebenaran. " Ucap Eden.


Elenoa seketika terdiam.


| Bisa-bisanya..... dia mau membawaku sebagai Teo dan Elenoa. Apa aku harus memerankan dua orang sekaligus dalam satu malam? | Pikir Elenoa.


" Nyonya tenang saja, saya akan membantu anda. " Ucap Eden.


" Bagaimana caranya? " Tanya Elenoa.


Eden berbisik, dan Elenoa mengangguk mengerti.


...----------------...


Malam hari pun tiba.



Kereta kuda Johannes pun sudah berada di depan kediamannya.


" Di mana Teo? Biarkan dia naik denganku. " Tanya Johannes yang mencari Teo.


" Teo menjadi kusir untuk kereta Nyonya. Dia masih marah dengan anda. " Ucap Eden.


" Merepotkan!! " Johannes tidak bertanya lagi, dia langsung masuk ke dalam kereta.



Lalu Edem bilang, bahwa dia akan menemani Elenoa.


" Tuan, saya akan ikut di kereta nyonya. " Ucap Eden.


" Buat sesukamu. " Johannes dingin.


Kereta kuda milik Johannes sudah pergi.


Tersisa kereta Elenoa.


" Eden! " Elenoa memanggil.


" Saya akan menjadi kusir anda Nyonya. " Ucap Eden.


Kereta kuda milik Elenoa pun menyusul di belakang dengan kusirnya Eden.


...----------------...


BERSAMBUNG.......


Sisanya nanti yah, tapi gak tau kapan😁


Sekalian, Author mau bilang selamat hari raya idul fitri/ Eid mubarak, bagi yang beragama islam. Maaf yah, jika author banyak salah.



Byebye😚......

__ADS_1


__ADS_2