Suamiku, Tidak Tahu Aku.

Suamiku, Tidak Tahu Aku.
CHAPTER 59


__ADS_3

...----------------...


Ruangan kerja Johannes.



Isis duduk berdampingan dengan Johannes, mereka terlihat serius. Terutama Johannes.



" Ada apa dengan surat Kontrak pernikahanku? " Tanya Johannes dengan wajah yang serius.



" Surat Kontrak mu tidak di setujui oleh Yang mulia raja. " Ungkap Isis.


Mendengar hal itu, Johannes merasa tertekan, ekspresi wajahnya mengeras, dia berpikir bagaimana mungkin yang mulia raja tidak menyetujui perubahan dalam isi Kontrak tersebut.


" Kenapa dia tidak setuju? " Tanya Johannes dengan tatapan kacau.


Isis pun berbicara dengan hati-hati.


" Ini.....


" Aku tidak tahu, Yang mulia raja juga memintamu untuk menghadapi besok. " Isis mengatakan bahwa yang mulia raja ingin bertemu dengan Johannes.


Berpikir mengenai hal itu, yang mulia raja pasti ingin meminta sesuatu dari Johannes, karena janji yang dia ikrarkan Johannes harus mematuhi semua perkataan Raja.


" Aku sudah gegabah. " Ucap Johannes.


| Kali ini apa yang dia inginkan, apa aku harus membunuh seseorang terlebih dahulu agar kontrak itu di setujui. | Pikir Johannes.


" Kau salah langkah John, seharusnya ikrar itu tidak kau ucapkan. " Ucap Isis seraya menuangkan teh ke dalam gelasnya.


Mendengar ucapan Isis, Johannes kembali berpikir dengan serius.


| Yang mulia tidak mungkin memanfaatkan ikrar itu untuk mengikatku. Karena dia sangat menyayangiku. | Pikir Johannes.


" .....Ahh...aku penasaran kenapa kau sangat lama di dalam hutan Goblin. " Tanya Isis.


Johannes memegang pelipisnya, dia sangat pusing memikirkan masalah yang terus muncul.


Johannes harus menyelesaikan masalahnya secepatnya, terutama orang yang selama ini mengincar dirinya.


" Aku di jebak, air minum yang aku bawa ternyata adalah air beracun. " Jawab Johannes.


" Apa?!!...." Isis terkejut dengan pernyataan Johannes.


" Kenapa kau bisa terjebak? " Tanya Isis kepada Johannes.


" Mungkin karena aku tidak fokus. " Jawab Johannes acuh.


" Wah!!!...seorang Grand Duke yang terkenal dingin dan kejam, bisa terjebak dengan mudah....


" Sungguh tidak terduga." Isis membual tidak percaya dengan ucapan Johannes.


" Diam!! " Johannes berteriak.


" Teo? apa kau menyembunyikan Teo? " Tanya Isis.


" Teo....dia adalah istirku. " Ucap Johannes tanpa beban apapun, dia langsung mengungkapkan nya begitu saja.


Isis yang mendengarnya, dia meloncat kaget seraya berteriak tidak percaya.


" Kau bohongkan?!!! " Teriak Isis.

__ADS_1


Johannes tidak menjawab karena dia tidak suka mengulangi perkataannya.


" Jawab aku John? " Tanya Isis tidak sabar.


" Berisik sekali!! " Johannes berteriak seraya mengusap wajahnya kasar.


" Aku tidak berbohong, Teo adalah istriku, jadi sekarang kau tidak boleh dekat-dekat dengan dia!! " Johannes berbicara dengan sarkas penuh ancaman.


Isis yang mendengarnya, dia merosot dan duduk lagi di sopa dengan tatapan kosong.


" .....Hebat!.....sebuah ungkapan yang mengejutkan, jadi selama ini Teo adalah istrimu? kenapa dia harus menyamar seperti itu? apa itu karena dirimu yang acuh kepadanya? " Isis terus bertanya-tanya.


" Diam!! bisa diam tidak!! " Tegur Johannes.


" Mana bisa aku diam ketika mendengar ini, Grace harus tahu ini, jika dia tahu wajahnya akan memerah karena malu.....


" Pfffftttttt....Membayangkannya saja sudah membuatku tertawa....


" Sial, aku sangat ingin mengejeknya sekarang.....dia pasti akan merengek karena cinta pertamanya adalah perempuan.....


" Grace yang malang.....hahahahahhh....


Isis sangat ingin mengejek Grace, karena cinta pertamanya adalah perempuan.


" Diam, air liurmu akan jatuh karena terus tertawa seperti itu. " Ucap Johannes.


" Ini sangat menyenangkan, istrimu itu sangat berbeda dengan wanita bangsawan lainnya. " Ucap Isis.


" Dia memang berbeda, sampai aku pun tergila-gila dengannya. " Gumam Johannes, suaranya, hampir tidak terdengar.


" Ahhh.....ngomong-ngomong. " Isis mulai serius lagi.


" Lalu siapa yang mengincar mu saat kau ada di hutan Venus, apa kau sudah tahu orangnya? " Tanya Isis tentang pembunuh bayaran yang menyerang Johannes waktu di hutan Venus.


" Ck....pembunuh bayaran itu bukan berasal dari kerajaan kita, melainkan dari kerajaan asing. " Johannes mendecakkan lidahnya dan menjawab pertanyaan Isis.


| Menyebalkan!! Disaat aku ingin menjalin asmara dengan seorang wanita, kenapa harus banyak rintangan seperti ini. Elenoa, apa dia sudah tidur? atau dia kembali ke kediamannya?...|


| Jika dia kembali, aku sendiri yang akan datang ke kamarnya dan tidur dengannya. Jika di pikirkan lagi, aku sudah seperti kuda jantan saja. | Pikir Johannes.


Dia ingin bersama dengan Elenoa, tapi sayangnya dia harus menyelesaikan semua masalah yang ada.


" Aku harus tidur bersama istriku, tapi sebelum itu, aku harus menemui seseorang. Dia pasti sudah mendapatkan informasi yang aku inginkan. " Gumam Johannes.


Isis yang mendengarnya, dia tahu siapa yang Johannes maksud. Orang itu adalah Domenix, ketua Guild informasi.


" ... Ketua Guild informasi, kau akan menemuinya? Si Domenix itu, pria yang paling menyebalkan. " Ucap Isis seraya menyeruput tehnya.


" Ya, aku harus menemuinya sekarang. " Ucap Johannes seraya berdiri dari duduknya.


Pria itu berdiri dan akan pergi tengah malam begini, hanya untuk bertemu dengan Domenix .


" Apa kau gila??!!!—


Isis berdiri dan mengatakan bahwa Johannes gila, mendengar hal itu Johannes meliriknya dengan tatapan sinis dan tajam.


" Apa yang kau katakan tadi? " Tanya Johannes dengan suara yang di tekan.


" Yah....itu....maksudku apa kau akan pergi tengah malam buta begini? " Tanya Isis seraya memalingkan pandangannya.


Johannes tidak menjawab Isis, dia langsung pergi, tapi sebelum itu dia berhenti dan berbicara tanpa berbalik..


" Pulanglah, aku tida menerima tamu di kastilku. " Ucap Johannes seraya menutup pintu kerjanya.


Isis yang di tinggalkan dia malah duduk kembali di sopa seraya menyeruput teh yang dia tuang sendiri.

__ADS_1


" Masa bodo, aku akan tetap di sini, aku tidak mau pulang. " Gumam Isis.


| Kemana Grace, aku sangat ingin menumpahkan ejekan ke wajahnya. Dia pasti akan merengek tidak jelas. | Pikir Isis.


" Tidak bisa di percaya, Grace...


" Cinta pertama Grace adalah perempuan....


" Pfffftttthahahahahah.....aduh perutku.....


Isis tertawa seraya memegang perutnya, dia sangat menikmati itu semua, terutama yang bersangkutan dengan Grace.


"......Aku harus mencari Grace dan mengejeknya. " Ucap Isis seraya berdiri.


' Brakk....' Tiba-tiba orang yang dia bicarakan muncul dengan wajah merah.



" Grace?!! " Isis memanggilnya.


" Ughh.....yang muliaaa........ " Grace duduk di sopa begitu saja seraya merengek.


" Ada apa? " Tanya Isis.


" Teo—


" Teo adalah perempuan, pfffttttttthahahahah....


Isis malah memotong perkataan Grace, dia mengatakan hal yang ingin Grace katakan. Isis mengatakan hal itu seraya tertawa lebar.


" Jadi...yang mulia sudah tahu?!!! " Grace memegang lengan baju Isis.


" Yah, aku baru mengetahuinya tadi. " Ucap Isis.


Wajah Grace memerah malu, lalu dia merengek lagi seraya memegang lengan baju Isis.


" Uwaaaaa........bagaimana ini yang mulia, saya.....


" Bagaimana mungkin ini bisa terjadi!!!....


" Cinta pertama saya sudah kandas terhalang Gender.....


" Bagaimana mungkin Teo adalah wanita, selain itu dia adalah istri dari Grand Duchess pria kejam dan sangar.....


Isis hanya menahan tawa mendengar perkataan Grace, dia merasa jika itu patut untuk di nikmati.


" Sudahlah Grace, kau harus kembali ke kenyataan....


" Relakan itu, dan rilekskan pikiranmu. "


| Masih banyak laki-laki diluar sana yang tidak memiliki pasangan, contohnya pria yang ada di depanmu ini. | Pikir Isis seraya menatap Grace.


" ......Saya suka laki-laki yang imut tidak berbadan besar dan berotot seperti kesatria yang sering saya temui. " Gumam Grace.


" Bukankan aku imut? " Isis bertanya kepada Grace seraya menunjukkan wajahnya.


Grace malah memalingkan wajahnya, lalu dia berbicara dengan gugup.


" It—itu berbeda....


" Anda tidak imut, tapi kekanak-kanakan!! " Ucap Grace seraya melepaskan lengan baju Isis dan dia duduk dengan benar di sopa.


" ...Baiklah....aku hanya bercanda. " Ucap Isis.


| Tipenya imut, kalau mau yang imut, cari saja di rumah bordil. Banyak laki-laki imut yang seperti itu. | Pikir Isis.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2