Suamiku, Tidak Tahu Aku.

Suamiku, Tidak Tahu Aku.
CHAPTER 68


__ADS_3

" Coba tebak? apa yang akan aku lakukan." Veronica dengan senyum di wajahnya bertanya kepada Rakian.


| Bau sesuatu yang terbakar, apa yang akan dia lakukan!! | Rakian terus bertanya-tanya.


" Lepaskan aku!! " Teriak Rakian, dia mencoba melepaskan diri, tapi sayangnya tidak bisa karena borgol itu mengikatnya dengan kuat.


" ....Aku ingin membuat tanda yang cantik di badanmu Rakian......


Wanita itu berbicara dengan nada manis mengerikan, Rakian yang terikat tangannya dia hanya bisa meronta, tidak ada siapapun yang menolongnya.


Perlahan besi panas itu mendekat dan akan mendarat, Rakian dengan sekuat tenaga memberontak.


" ..Lepaskan....lepaskan ini!!!....


Sektika sesuatu yang panas terasa di kulit Rakian, kulitnya merasa sakit di bagian belakang, sontak jeritan keluar dari mulut Rakian.


" Ahhhh......


" Ahhhhhhhh....


" Aahhhhhhhkkkkkkkkkkkk....


" Panaaaaas!!!!!......


" Ahhhhhhhkkkkk!!!....


Besi panas itu menempel di punggung Rakian, kulitnya terbakar seolah besi itu mencap bagian tubuh Rakian, asap keluar saat besi itu di rekatkan ke kulitnya, membuat sebuah tanda dengan luka yang melepuh.


" Hahahahah.........ini menyenangkan!!!......


" Lebih dalam....dan buat tanda yang bagus!!!.....


Di tengah kengerian tersebut, Veronica malah tertawa dan menikmati semuanya.


" Ahhhkkkkkk...."


" Ughhhaahhhhhhhhkkk......


Rakian terus berteriak kepanasan, rasa sakit, bau daging terbakar dan darah yang mengucur di seluruh tubuhnya.


| Ini.....ini menyakitkan....siapa yang bisa menolongku.....aku mohon...selamatkan aku. | Dalam batinnya, Rakian memohon untuk diselamatkan.


Akan tetapi siapa yang akan menyelamatkan dirinya.


...----------------...


Istana Kerajaan khusus tamu.



Rafaelo yang tadinya akan pulang, dia di tahan oleh Tristan. Tristan tidak bisa membiarkan Rafaelo pulang begitu saja, dia takut masalah akan semakin runyam.


Saat ini dia sedang berbicara dengan Tristan, dia ingin mengatakan hal yang bersangkutan dengan Johannes.

__ADS_1


" Anda menahan saya di kerajaan ini? " Rafaelo yang duduk di kursi dia bertanya dengan tatapan sebal.


" Ya, apa boleh buat. Ternyata kau datang kesini hanya karena dendammu. " Ucap Tristan.


" Saya kira anda tidak akan menghianati saya. Tapi nyatanya anda malah seperti ini. Anda memilih Johannes dari pada masa depan putra anda. " Rafaelo berbicara.


" Kau hanya bocah ingusan yang tidak tahu apapun. Jadi jangan banyak bicara..


" Lagi pula aku memilih pilihan yang benar. Karena aku percaya bahwa putraku mampu berdiri di kakinya dan menduduki tahta ini tanpa harus di dukung oleh kerajaan asing sepertimu. " Tristan mengatakan bahwa dia percaya kepada Isis, bahwa Isis bisa melakukan semuanya.


Rafaelo hanya tersenyum sebagai reaksi dari ucapan Tristan.


" ....Anda sangat percaya diri....bagaimana jika suatu saat anda mati dan putra yang anda percayai, malah tidak berguna? " Rafaelo bertanya dengan penuh penghinaan.


Tristan tetap tenang, dia bukan orang yang mudah terpancing amarah.


" Jika dia tidak berguna, aku akan datang ke mimpinya dan meninjunya. " Tristan hanya membalas pernyataan Rafaelo dengan candaan.


Rafaelo terlihat sangat kesal, dia tidak pernah menyangka bahwa Tristan sulit untuk di pengaruhi, padahal setiap raja akan mudah di pengaruhi apalagi dengan kedudukan dan kekuasaan.


" Singkirkan pikiran kotormu sebelum ibumu yang turun tangan.m dan mengurus dirimu!! " Tristan mulai mengungkit Ratu Quarter.


Rafaelo yang mendengarnya, dia bertanya-tanya apa yang coba Tristan sampaikan dengan membawa ibunya.


" ......Apa maksudmu dengan ibuku? " Tanya Rafaelo.


Tristan dengan senyum di bibirnya menjawab.


" ....Tidak mungkin...jadi, anda adalah sahabat dari ibunda ratu? " Rafaelo seakan di sambar petir siang bolong.


| Ibu memerintahkanku untuk mencari seseorang, ternyata seseorang itu adalah Raja Tristan? Tidak, aku tidak boleh percaya begitu saja. | Pikir Rafaelo.


" ....Jika aku memberi tahu kelakuanmu di sini dan apa yang sebenarnya kau lakukan dengan ajudanmu. Ibumu akan marah besar, kau mungkin akan tersingkirkan dari tahta. " Tristan sekarang membalikkan keadaan.


Dia mengancam Rafaelo, jika rahasia Rafaelo tentang kelainan seksualnya bocor, dia pasti akan tersingkir dari tahta.


" ....Kau mengancamku? " Tanya Rafaelo.


" Tidak, aku hanya memberi peringatan saja. Sebaiknya kau diam, ini bukan kerajaanmu melainkan kerajaan orang lain!! Jadi, camkan itu baik-baik!! " Ucap Tristan tegas.


...----------------...


Ruang kerja Johannes.



Saat ini Johannes tengah mempersiapkan sesuatu, dia ingin belajar cara berhubungan suami istri yang benar dengan Elenoa.


" Eden!! " Panggil Johannes.


" Ya, yang mulia, saya ada di sini. " Eden menjawab dengan suara lelah.


" Bawa buku dan majalah yang kubeli tadi!! " Perintah Johannes.

__ADS_1


Johannes melupakan sesuatu, dia seharusnya bertanya mengenai penghianat yang ada di Mansionnya.


Tapi untuk sekarang dia tidak ingat. Saking inginnya dia dengan Elenoa, masalah yang begitu banyak pun dia lupakan dan terbengkalai begitu saja.


" Majalah yang mana yang mulia....." Eden bertanya lesu, bagaimana tidak, dia sudah banyak mengerjakan dokumen.


" Itu....


" Majalah tentang berhubungan badan dengan istri....


" Cara bersikap romantis dan....


" Pokonya itulah!!! .....


Johannes menjawab dengan suara yang malu tapi cuek.


" Kenapa sih anda harus membeli majalah seperti itu!! " Eden tanpa sadar protes.


" Ambil saja, banyak sekali protesmu!! " Bentak Johannes.


Eden pun segera mengambil majalah tersebut. Kemudian dia memberikannya kepada Johannes.


" Ini yang mulia, tolong kontrol emosi anda, jika tidak anda akan cepat tua. " Ucap Eden dan dia langsung pergi, sebelum Johannes meneriakinnya lagi.


Johannes hanya bergumam melihat tingkah kepala pelayannya, dia tidak ambil pusing, sekarang dia ingin belajar bagaimana cara berhubungan yang benar tanpa menyakiti pasangannya.


" Mari kita lihat!!....


" Apa ini?!!



" Pertama, ciuman dulu....


" Lalu, pegang pahanya....


" Hm?...


" Oh?!!...


" Kemudian, apa itu?!!


Johannes dengan mata fokus terus mempelajari majalah dewasa tersebut.


Karena selama ini dia tidak pernah berhubungan dengan perempuan. Ada satu rahasia yang dia sembunyikan, sebenarnya Johannes pada saat malam itu, dia bersyukur tidak jadi berhubungan dengan Elenoa.


Karena dia belum cukup belajar. Yang dia ketahui cuma ciuman, berpegangan tangan, dan berpelukan.


...----------------...


BERSAMBUNG.....


" Tidak sia-sia aku membeli buku ini.....

__ADS_1


__ADS_2