
Ketika Johannes tengah kebingungan, tiba-tiba saja Isis datang dan memecah kebingungan Johannes.
" Kakak!! " Isis menepuk pundak Johannes.
Johannes pun langsung melirik Isis dengan mata terbuka lebar.
" Kau?!! " Johannes kaget.
" Kenapa? " Tanya Isis heran.
" Haaahhh.....kenapa kau ada di sini?!! Tidak seharusnya putra mahkota berada di sini! " Johannes kesal.
Johannes berjalan beralih dari tempatnya, dan dia sebenarnya masih penasaran dengan Elenoa.
" Aku akan pergi dulu. " Ucap Johannes seraya pergi.
" Tunggu!! sebentar lagi dansa akan di mulai. " Isis berteriak. Tapi Johannes tidak peduli.
Johannes yang penasaran dengan Elenoa, dia langsung mencarinya.
Johannes bertanya-tanya siapa dia? Kenapa dia tidak merasa mual dengan Elenoa? Johannes ingin memastikan sekali lagi.
| Sial!! aku harus mencari wanita itu dan memastikan sekali lagi. Tapi di sini banyak hal yang memualkan!! | Dalam batinnya Johannes mencela.
Johannes terus mencari Elenoa, dia rela terjun di antara keramaian para bangsawan hanya untuk mencari dan memastikan sesuatu.
" Dimana perempuan itu? " Johannes bertanya-tanya, seraya mencari Elenoa.
Di saat dia tengah mencari Elenoa, tiba-tiba para bangsawan mengerumuninya dan mereka dengan ribut memperkenalkan diri mereka.
" Ahhkk...yang mulia Grand Duke? perkenalkan saya Lady Atalenta. "
" Grand Duke? Saya Lady dari keluarga Capella."
" Grand Duke Tolong lihat saya!! "
Johannes merasa sesak, dia pun melonggarkan sedikit Cravatnya (Dasi).
| Ughhh....kenapa serangga ini mengerumuniku!! | Johannes tidak tahan.
" Grand Duke, lihat lah kemari. "
" Grand Duke, maukah anda berdansa dengan saya? "
" Grand Duke?....
" Grand Duke?.....
Pandangan Johannes mulai berkabut, dan dia merasa sesak serta mual.
" Haahh..haaah....haah— " Johannes sesak nafas.
" Euugghh.......huufttt.....
" Menjauh......Menjauh dariku!! " Ucap Johannes pelan, dia tidak kuat dengan kerumunan itu, hingga suaranya pun tidak keluar jelas.
Johannes mulai terhuyung, dia memegang pelipisnya dan dia pun mencoba berdiri seimbang.
" Grand Duke? anda tidak apa? " Para bangsawan yang melihat kondis Johannes yang seakan sakit. Mereka bertanya-tanya.
| Tidak aku.....aku tidak boleh menunjukkan sisi lemahku di depan orang-orang. Mereka tidak boleh tahu kelemahanku. | Johannes dalam batinnya.
Namun, karena banyaknya bangsawan perempuan yang mengerumuninya. Johannes sepertinya tidak akan kuat menahannya.
" Ughh...." Johannes sudah tidak kuat, dia ingin menjatuhkan dirinya.
Lalu di saat Johannes tidak kuat menahan pusing dan mualnya dan nyaris pingsan.
Tiba-tiba seseorang menarik dirinya.
" Yang mulia?!! " Itu adalah Elenoa, dia datang karena perintah Eden.
| Gila!!! untung saja dia tidak pingsan di tengah kerumunan ini. | Pikir Elenoa.
Johannes jatuh ke pelukan Elenoa, dan dia segera membangunkan Johannes.
" Yang mulia??!!! " Elenoa membangunkan Johannes pelan.
Para bangsawan menatap Elenoa dan Johannes. Mereka bertanya-tanya ada apa dengan mereka berdua.
__ADS_1
" Apa Yang mulia Grand Duke tidak apa-apa? " Tanya para bangsawan.
Elenoa hanya tersenyum, dan dia segera mengalihkan perhatian, seolah berdalih.
| Tidak ada cara lain!! selain ini. | Pikir Elenoa.
" Ekehmm!!!.....
" Sayang~ " Elenoa berbisik di telinga Johannes dengan manis.
" Jangan lakukan ini di sini, kita bisa berpelukan setelah pesta selesai.....
" Jadi, tolong bangun......
| Elenoa?!! apa kau sudah gila?!! | Elenoa dalam batinnya mencaci dirinya sendiri.
| Tidak bisa di percaya, aku sudah mengatakan hal yang menjijikan. Tolong aku, ini tidak seperti diriku!!! | Pikir Elenoa.
" Sayang.....
" Apa kau tidak malu di lihat orang lain!! " Elenoa menegaskan dengan tegas di telinga Johannes.
Para bangsawan melihat Elenoa dengan heran dan bingung.
Elenoa hanya tersenyum dan dia berbicara.
" Grand Duke memang seperti ini, beliau sangat manis kepada istrinya...
" Hahah.....ya....beliau manis bukan....
Elenoa sudah berusaha mengalihkan dan menutupi bahwa Johannes saat ini sedang pingsan karena penyakitnya.
Lalu, tidak di sangka para nyonya dan Lady bangsawan percaya bahwa mereka tengah berpelukan.
Itu karena wajah Johannes tersembunyi di bahu dan rambutnya Elenoa, sehingga para bangsawan mengira jika mereka sedang berpelukan.
" Ahhh...saya iri...sepertinya hubungan kalian berdua berbeda dengan gosip. " Ucap salah satu bangsawan.
" Ahh...anda benar...beliau sangat baik kepada saya. " Ucap Elenoa bohong.
| Tidak!! pria imponten ini tidak baik kepadaku!! dia kasar, pelit dan dingin!! | Elenoa dalam batinnya.
Elenoa yang memeluk tubuh Johannes, dia merasakan keram dan tubuhnya sudah tidak kuat menahan bobot tubuh Johannes.
" Bangunlah sebelum saya melempar tubuh anda ke lantai!! " Ancam Elenoa, dia membisikkan ancaman tersebut ke telinga Johannes.
Lalu, tidak lama kemudian, Johannes sedikit sadar.
| Aroma apa ini? kenapa baunya harum sekali? | Johannes mencium aroma wangi dari tubuh Elenoa.
Johannes pun membuka matanya lebar-lebar, dan dia sadar bahwa sekarang, dia tengah memeluk tubuh seorang perempuan.
" Tidak?!!..apa??!!! " Johannes sadar, dia segera melepas pelukannya.
" Ahhhh.....sayang....kau sudah sadar? " Tanya Elenoa dengan senyuman kaku dan geram.
" Kau??.... " Ucap Johannes dingin dengan alis mengerut.
Para bangsawan yang menyaksikan Johannes dan Elenoa mereka berbicara.
" Yang mulia, saya tidak menyangka jika anda sangat mencintai istri anda. " Ucap Salah satu Nyonya bangsawan.
" Apa?!!.... Saya?? " Johannes bertanya-tanya.
" Heh....Omong kos— " Johannes akan mencaci, tapi Elenoa meraih tubuh Johannes dan memeluknya.
" Apa yang kau—
" Maaf, sepertinya kami akan pindah ke tempat lain. Suami saya sepertinya marah karena tidak dapat memeluk saya si sini. " Elenoa memotong Johannes sekali lagi, dan dia berbicara kepada para bangsawan dengan senyuman kakunya.
" Ahh...silahkan.....pengantin baru memang seperti itu..Saya jadi iri. " Ucap Para nyonya bangsawan mendukung Elenoa.
Berbeda dengan Johannes, dia terlihat bertanya-tanya dengan ekspresi bingung dan kesal.
| Sebenarnya ada apa dengan wanita ini?!!! beraninya dia memelukku seperti ini!!! | Johannes kesal.
" Ikut saya yang mulia... " Elenoa menarik tangan Johannes dan membawanya.
" Sepertinya Nyonya di takdirkan untuk yang mulia Grand Duke. " Gumam Eden yang melihat Elenoa dan Johannes dari jauh.
...----------------...
Elenoa menarik Johannes menjauh dari kerumunan.
" Berhenti sekarang!! " Johannes dingin.
__ADS_1
Johannes meraih tangan Elenoa kasar, dan dia memutar tubuh Elenoa. Sekarang wajah mereka saling berhadapan.
" Lepaskan ini!! " Elenoa memberontak kesal.
" Siapa kau sebenarnya? " Tanya Johannes dingin. Matanya menatap Elenoa lekat.
| Kenapa aku tidak mual dan pusing jika berada di sampingnya? | Johannes bertanya-tanya.
Elenoa menatap balik Johannes dengan tatapan galak.
" Beliau istri anda yang mulia. " Eden tiba-tiba muncul dan memberitahu Johannes.
Johannes melepaskan Elenoa dan berbalik ke arah Eden.
" Apa kau bilang? perempuan ini istriku?!! " Tanya Johannes memastikan.
" Benar yang mulia. Beliau adalah istri anda. " Eden menegaskan.
Johannes diam, dia tidak berbicara. Lalu Elenoa, dia hanya sibuk dengan tangannya yang tadi di pegang oleh Johannes kasar.
| Pria ini!! Dia memegang tanganku dengan keras, hingga pergelangan tanganku merah. | Pikir Elenoa.
" Kakak!! " Isis tiba-tiba datang di tengah suasana yang canggung.
Elenoa dan Eden membungkuk memberi salam kepada Isis.
" Salam putra mahkota, semoga jaya di masa depan. " Hormat Elenoa dan Eden.
Isis mengangkat tangannya, dan dia berbicara.
" Kak, dansa akan segera di mulia, pangeran dari kerajaan Quarter ingin melihat kakak berdansa sekarang. " Ucap Isis.
Johannes menghela nafas, dan dia bergumam.
" Aku ingin memenggal lehermu Isis. " Johannes mencela dengan mata yang menatap tajam ke arah Isis.
" Yang mulia!! " Eden memperingati.
" Maaf, hanya kali ini saja. " Ucap Isis.
" Kemari kau!! " Johannes memanggil Elenoa.
" Saya mempunyai nama yang mulia. " Elenoa dingin.
" Cepat. " Johannes dingin.
Elenoa pun berjalan ke arah Johannes.
...----------------...
Dansa pun di mulai, mereka berdua berdansa tanpa adanya keluhan.
| Kenapa dia berbeda? apa alasannya? | Johannes bertanya-tanya.
Elenoa fokus dengan dansanya, terutama dia terus memperhatikan pangeran kerajaan Quarter. Elenoa merasa aneh dengan senyum yang terpancar di wajahnya. Senyuman itu bukan senyum manis, ataupun kaku. Itu terlihat seperti senyum seringai dengan maksud lain.
| Apa aku tidak salah lihat. | Elenoa bertanya-tanya.
" Fokus!! akan memalukan jika kau menginjak kakiku dengan sepatumu!! " Johannes menegur Elenoa.
| Beraninya dia menatap pria lain di saat dia sedang berdansa denganku. | Batin Johanmes kesal.
" Hahh...ada apa denganku...." Gumam Johannes.
...----------------...
BERSAMBUNG.......
Nyusul malam nanti 2 ch lagi.
Kalo berminat silahkan mampir Novel baru Author.
Sinopsisnya kek gini.
Seorang gadis biasa berumur 9thun menikah dengan bangsawan yang bergelar Marquess, baru seminggu dia menikah. Marquess meninggal dunia akibat kutukan yang di deritanya.
Setelah kepergian Marquees, di usianya yang cukup muda Violet harus mengurus keluarga Marquess, dia bahkan harus mengurus ke empat anak Marquees.
Akan tetapi, ke empat putra Marqueess sangat membenci Violet. Hal baik apapun yang Violet lakukan, mereka tidak menganggapnya.
__ADS_1
Hingga akhirnya sesuatu terjadi, dan membuat mereka menyesal, karena telah menyia-nyiakan sosok ibu yang baik.
Kalau minat mampir aja, baru 2 ch😆