SUAMIKU RIVALKU

SUAMIKU RIVALKU
BAB 10


__ADS_3

" Kamu sendirian ?" Arya menoleh .


Sarah sudah berdiri disana .


Mereka sedang ada di Garden cafe milik Sarah sekarang .


Arya mengangguk ." Luna mau cheese cake nya , kayaknya ketagihan coba sekali kemarin ."


Sarah tertawa ." Bener kan ,pasti nagih deh rasanya ...kenapa nggak kesini sendiri ?"


" Ribet kalau harus bawa anak-anak ."


" Iya juga sih ...tapi aku salut loh , Luna masih bisa handle hotel ...meski harus urus 2 anak sekarang ."


" Karena dari dulu dia pingin berkarier juga ...selama masih bisa dijalani dan dia senang dengan kegiatannya , ya ...aku nggak masalah ."


Tak lama waiters membawakan pesanannya ke meja .


" Persiapan buat acaranya Aska gimana ?" Tanya Sarah lagi .


" Kayaknya udah 90% an , kemarin Luna juga sudah ketemuan lagi sama Aska ."


" Baguslah ..."


Arya menatap dan memperhatikannya ." Kayaknya kalian dekat ya ?"


Sarah balas menatapnya ." Siapa ?"


" Kamu sama Aska ."


" Deketlah ...sama kayak kamu juga ."


" Bukan itu maksud aku ."


" Terus ?"


" Kayak ada sesuatu diantara kalian ."


Sarah menatapnya tajam ." Jangan ngawur , Aska juga sudah punya istri ." Ucapnya datar . Meski ia tahu apa yang terjadi dengan pernikahan Aska kini .


" Ya ...tapi semenjak menikah ,aku belum pernah bertemu sama istrinya ."


" Dia tinggal di Amerika sama Astrid ." Jawab Sarah , seperti yang selalu diminta Aska untuk menjawab seperti ini ,setiap orang menanyakan dimana keberadaan istrinya .


" Oh begitu ." Arya mengangguk , lalu mengamati buket bunga yang diletakkan di sudut meja ." Dari Aska ." Ucapnya lagi sambil menunjuk dengan jari tangannya .


" Bukan ..."

__ADS_1


Arya menatapnya .


" Dari Nicolas ."


" Pacar kamu ?"


PLAKK


Sarah memukul lengannya , Arya hanya tertawa .


" Nico dari NP Group ."


Arya menatapnya heran ." Kalian saling kenal ?"


" Baru kenal sih , kapan hari pas dia datang ke grand opening cafe ."


Arya mengangguk .


" Kamu ada kerjasama juga sama perusahaannya ?"


" Belum pernah ,mungkin di proyek selanjutnya .Tapi ..aku nggak terlalu kenal dekat juga sama dia ."


" Aku agak risih juga sih , dia tiba-tiba lebih intens kirim chat sejak kemarin dan tiba-tiba kirim bunga segala ."


" Nggak papa lah , setau aku kalau Nico itu masih single ."


Arya mengangguk , lalu menatap jam di tangannya ." Ya udah ,aku pulang dulu deh ...nanti keburu ngomel Luna kalau pulang telat ."


Sarah terbahak .


*****


Nico baru sampai di kantor ,setelah dari pagi tadi ia meeting di luar .Kali ini mampir ke kantor untuk mengambil berkas laporan yang harus diperiksanya .


Tisa sudah menunggu di mejanya saat ia datang .


" Sebentar Pak saya ambilkan laporannya ." Ucapnya saat Nico melewati meja dan langsung masuk ke ruangannya .


Setelah hampir 10 menit menunggu .Tisa masuk ke ruangannya , menyerahkan setumpuk berkas yang harus diperiksanya hari ini juga .


Nico meletakkan di meja kerjanya .


" Bapak mau dibuatkan kopi ?" Tanya nya lagi .


Nico mengangguk ." Iya boleh ."


" Oh iya Pak ,ini ada undangan ." Tisa menyerahkan undangan warna coklat .

__ADS_1


" Siapa ?"


" Pak Aska ,ulang tahun kantornya ."


Nico membelalakkan matanya .


Lagi ...undangan untuk acara perusahaannya , kemarin juga ia mendapatkan undangan ,meski sama sekali tak disentuhnya .


Sekarang , ia lagi-lagi melakukan hal yang sama . Apa sebenarnya maksud dari ini semua ...mungkin hanya ingin memamerkan kalau perusahaannya sekarang jauh lebih berkembang ketimbang miliknya .


Ia mendengus kesal .Selalu saja ia kalah dalam segala hal dari seorang Aska Permana .


Memang apa kelebihannya ...toh ia bisa lebih segalanya .


Dibukanya undangan yang sedang dipegangnya .


Acaranya di gelar di ballroom Queen Hotel .


Queen hotel ...ia pernah melihat saat grand openingnya dulu .


Hotel itu milik istri dari Arya Perwira .


Dilemparkannya undangan yang dipegang ke atas meja .


Sekarang ia tahu ...Aska pun mencoba mengambil hati dari keluarga Perwira demi memuluskan jalan proyek besar selanjutnya yang juga sudah diincarnya .


" Sial ...!!!" Umpatnya .


Aska selalu selangkah lebih maju darinya . Kedekatannya dengan keluarga Arya akan semakin memudahkan jalan kerjasama dengan perusahaannya dan hal itu secara tidak langsung membuat namanya akan semakin tenggelam .


Tetapi itu tidak lantas harus membuatnya berdiam diri menerima semua keadaan yang ada .


Harus ada cara lain ...


Titik kelemahan dari seorang Aska memang sudah ada di genggamannya .Hanya saja ia sengaja belum memulai semuanya , tapi kini ...sepertinya waktu yang sangat tepat untuk mulai bermain-main dengannya .


Rena ...


Ia tersenyum senang .


Sangat bisa dipastikan ia harus datang ke acara itu bersama Rena ...


Saat itu tiba akan sangat menyenangkan baginya , melihat seperti apa wajah dari Aska ...adik tersayangnya itu ...saat melihat seseorang yang berarti dalam hidupnya , kini berada di dalam genggaman seorang Nicolas .


Istri tercintanya yang bahkan belum pernah tersentuh oleh nya . Kini menjadi sosok yang berbeda .


Akan sangat menyakitkan baginya , melihat orang yang dicintai bersama orang lain .

__ADS_1


Nico tertawa ...sebuah kesenangan tersendiri yang dirasakannya membayangkan hal itu terjadi .


__ADS_2