SUAMIKU RIVALKU

SUAMIKU RIVALKU
BAB 77


__ADS_3

" Ini salinannya kamu kirim ke Pak Alex ya ." Begitu sampai kantor , Aska langsung menuju meja Dian , menyerahkan beberapa berkas yang di bawanya dari kantor cabang tadi ,lalu memberi tahu Dian untuk membuat beberapa laporan .


" Yang ini tolong kamu cek ulang ." Aska menunjuk sebuah map warna hijau .


" Baik Pak ."


" Rena di dalam kan ?" Tanyanya lagi .


" Iya Pak dari siang nggak keluar Bu Rena ."


" Oh iya mulai besok Rena sudah tidak kerja lagi di sini , jadi semua pekerjaannya kembali kamu handle semua ."


Dian menatapnya heran ." Bu Rena berhenti bekerja Pak ?" Tanyanya pelan .


Aska mengangguk ." Iya kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk kerja lagi sekarang ."


" Memangnya Bu Rena sakit apa Pak ?" Tanyanya cemas , beberapa hari ini memang dilihatnya agak pucat .


" Nggak papa cuma sedang hamil aja ."


" Oh ya ." Dian mengulurkan tangannya ." Selamat ya Pak .


" Iya makasih ." Aska menyambut uluran tangannya .


Setelah itu ia masuk ke ruangannya dan mendapati Rena menelungkupkan wajahnya di atas meja . Ia bergegas menghampiri .


" Kenapa kamu ?" Tanya Aska cemas sambil mengusap rambutnya .


Rena mengangkat wajahnya ." Pusing ."


Mengangkat badan Rena agar berdiri ,saat berdiri tiba-tiba ia berlari ke belakang .


" Hoeeeeekk ..." Ia sudah memuntahkan semua isi perutnya di wastafel , Aska menghampirinya .


" Udah ."


Rena mengangguk lalu diajaknya duduk di sofa .


Aska menelpon office boy minta membawakan teh hangat .


Rena membaringkan kepalanya di bantalan sofa saat office boy masuk .


" Ini minum dulu ." Aska mendekatkan cangkir dan Rena langsung meminum setengah isinya .


" Habisin ."


Rena menggeleng .


" Sini ." Aska menarik tangannya mendekat dan Rena langsung jatuh di pelukannya .


" Masih mual ?" Aska mengusap perutnya .


" Nggak ." Jawabnya pelan .


" Ya udah buat tiduran sebentar ,habis ini pulang ."


Aska mengusap keningnya dan tak lama Rena nampak terlelap .


Setengah jam kemudian , Rena terbangun dan sedikit lebih segar daripada tadi .


" Kita pulang sekarang ." Ajak Aska sambil merapikan baju Rena dan juga rambutnya ." Tunggu di sini ."


Aska berdiri mengambil tas nya dan tas Rena ,lalu kembali ke sofa .


" Ayok ." Menarik tangannya agar berdiri .

__ADS_1


" Masih pusing ?"


Rena mengangguk .


" Kuat jalan sampai depan , nanti pingsan lagi ."


" Kuat kok ."


" Beneran ?"


" Iya ."


" Ya udah ."


Aska melingkarkan tangannya di lengan Rena dan mereka berjalan keluar .


" Dian kita pulang dulu ya ."


" Bu Rena selamat ya ." Ucap Dian kemudian .


Rena menatapnya kaget ." Oh iya makasih ."


Berjalan sampai depan loby saja rasanya seperti sangat jauh .Begitu masuk mobil , ia bisa bernafas lega ,lalu mengambil permen dan memakannya .


" Mau beli minuman jeruk dulu biar ga mual ?" Tanya Aska .


" Nggak usah , pulang aja ."


Tak sampai setengah jam mereka sampai rumah .Saat akan turun dari mobil duluan ,Aska melarangnya .


" Aku bisa sendiri ."


Aska tetap menggendongnya masuk .


" Kenapa dia ?" Tanya Pak Aji cemas .


" Oh ya sudah ."


Aska membawanya langsung ke kamar .Sampai di sana merebahkannya di atas kasur .


Rena bangun ." Aku ganti baju dulu ."


" Nanti aja kalau udah enakan ."


Rena manyun saat Aska memaksanya untuk kembali tidur , lalu melepaskan sepatunya .


" Mau minum ?"


Rena menggeleng .


" Ya udah istirahat dulu aku mandi sebentar ."


Saat Aska masuk ke kamar mandi ,Rena coba memejamkan matanya sebentar , tapi nggak bisa .Bagaimana bisa tidur kalau belum mandi , badannya terasa gatal-gatal semua .


Sepuluh menit kemudian ,Aska keluar dari kamar mandi dan mendekat .


" Ganti baju di sini aja , aku bantuin ."


" Aku mau mandi ."


Aska mendelik ." Nggak !"


" Tapi aku nggak bisa tidur kalau nggak mandi , badan aku gatel semua ." Rengeknya .


Aska menarik nafas panjang ,memang mana mungkin dia bisa tidur tanpa mandi setelah seharian di kantor ,tapi membiarkannya sendirian di kamar mandi juga cukup berbahaya .

__ADS_1


" Ya udah boleh mandi , tapi sama aku ."


Rena membelalakkan mata ." Kan kamu udah mandi ."


" Iya , kan cuma nemenin aja ."


Rena menggeleng ." Nggak mau ."


" Ga usah mandi kalau gitu ." Putus Aska .


Rena manyun .


" Udah ayok ."


Aska menarik tangannya , akhirnya ia mau juga , tapi kali ini ia berjalan sendiri ke kamar mandi .


Saat berada di dalam , Aska mulai melepas kemeja yang dikenakannya .


" Mas ,kamu diluar aja deh , aku malu ."


Rena menutup tubuhnya dengan kedua tangan .


" Malu kenapa ?" Aska menyibakkan tangannya .


Aska sudah selesai melepas kemeja dan tersisa bra nya saja .


" Jangan ."


Lagi-lagi Rena menolak .


" Kenapa sih ?" Tanya Aska sedikit kesal .


" Masa kamu lihat aku nggak pakai baju ."


" Emang kenapa ?"


" Aku malu ." Jawabnya pelan .


" Udah sering juga ." Jawab Aska santai .


Rena memonyongkon bibirnya , lama-lama membiarkan saat Aska juga melepaskan celananya . Alhasil ia tanpa busana selembar pun di depan Aska .


Setelah itu menghidupkan shower air hangat .


" Mau keramas juga ?"


Rena mengangguk .Saat air mulai mengguyur dari ujung rambut sampai kaki tubuhnya terasa segar , hanya beberapa menit , Aska mematikan air ,lalu membantunya memakai sabun .Sama sekali tak memperbolehkannya bergerak , Aska mengusap ujung kaki sampai tubuh atas nya , lalu juga memakaikan shampo .


Lalu shower kembali dinyalakan , tapi sedikit pelan , Aska dengan sigap menggosok seluruh badannya .


Terakhir ia beralih ke rambutnya yang masih banyak shampo .Aska mengusapnya pelan dengan kedua telapak tangannya , lalu memijat kepalanya pelan .


" Enak ?" Tanya Aska .


Rena mengangguk sambil memejamkan matanya , ternyata cukup meredakan sakit kepalanya .


Hampir sepuluh menit ia tak menyadari kalau air sudah mati dan mandinya selesai .


" Jangan tidur disini , nanti masuk angin ." Sela Aska .


Saat membuka mata Aska sudah mengeringkan badannya dengan handuk dan membantunya memakai baju , lalu membungkus rambutnya dengan handuk .


Aska mendudukkannya di depan meja rias , lalu membantu mengeringkan rambutnya .


Selesai , Aska mengangkat tubuh Rena dan membaringkannya di kasur .

__ADS_1


" Tunggu di sini , aku bikinin susu ."


Rena mengangguk .


__ADS_2