
Pagi ini ...terasa sangat berbeda bagi Rena .
Ia sudah bersiap meski jam masih menunjukkan pukul 6 pagi . Rasanya sudah tak sabar untuk berangkat ...ini hari pertamanya masuk kerja .
Ia hanya memakai dress pendek selutut warna cream , rambutnya digelung rapi ke atas .
Jantungnya berdegup kencang .
Ia menarik nafas panjang , mencoba menenangkan diri sendiri .
Satu jam berlalu ...ia masih sibuk di depan kaca ,hanya menatap dirinya sendiri , berkali-kali membetulkan make up nya ,tetap saja ada rasa tidak percaya diri . Bagaimana kalau nanti ia tak bisa bekerja dengan baik dan mengecewakan Aska , pikiran buruk lain pun terus berkecamuk di benaknya .
Ia memukul keningnya dengan telapak tangan berkali-kali .Setidaknya agar tak ada lagi pikiran yang aneh di otaknya , ia harus bisa ..dan yakin pasti bisa .
Sampai ponselnya di meja rias berbunyi .Telpon masuk .
Aska .
" Halo ."
" Mau berangkat bareng ?" Tanyanya langsung .
Rena sedikit terkejut ." Ah iya boleh ." Jawabnya asal .
" Ya sudah buruan ,aku udah di lobi ."
Setelah menutup ponsel dan mengambil tas nya di kasur , ia berlari keluar .
Tak lama ia sudah menghampiri Aska yang tengah duduk di sofa sambil sibuk dengan ponselnya .
Aska langsung menatapnya , sambil memasukkan ponsel ke sakunya .
" Kenapa lari-lari ?" Tanya Aska heran , melihatnya terengah-engah .
Rena cuma menggelengkan kepala .
Aska kemudian berdiri ." Ayo ." Ia berjalan duluan ke pintu samping , Rena mengikuti di belakangnya .
Begitu di mobil , Rena kembali menanyakan sesuatu ..
" Oh ya sekarang aku panggil kamu apa ?"
__ADS_1
Aska menoleh sebentar ." Maksudnya ?" Tanyanya balik .
" Ya kan sekarang kita bos dan karyawan , jadi aku panggil Pak ya ."
Aska masih belum merespon , menatap lurus ke depan .
" Panggil nama aja ." Ucapnya kemudian .
" Tapi ..." Rena menatapnya ." Aku panggil Mas aja boleh ?"
" Terserahlah ."
Setelah itu , tak ada percakapan lagi diantara keduanya .Sampai tiba di kantor .
Rena menjajari langkah Aska , saat beberapa karyawannya menyapa di dalam lift , ia hanya ikut tersenyum .Beberapa mata nampak menatapnya ,pasti mereka bertanya-tanya , siapa dirinya karena bisa berbarengan langsung dengan bos nya .
Saat keluar lift pun ,tatapan itu masih sama ,apalagi saat ia ikut masuk ke ruangan kerja Aska .
" Meja kamu disitu ." Tunjuk Aska .
Rena mengangguk ,menuju mejanya dan menaruh tas nya disana .
Sementara Aska beralih ke mejanya sendiri , melepaskan jas yang dikenakannya dan menaruhnya di bantalan kursi , lalu ia mengambil beberapa dokumen di meja dan juga laptop .
Mereka duduk bersebelahan dan Aska menyalakan laptop .
Aska mulai menjelaskan dengan pelan soal pekerjaan yang diberikannya untuk Rena , sambil sesekali membuka beberapa dokumen yang dibawanya tadi .
Meskipun bersikap dingin ,tapi rupanya ia cukup telaten juga untuk menjelaskan secara detail apa saja yang harus Rena kerjaan ,ada beberapa hal yang masih kurang dimengerti dan Aska pun menjelaskan ulang ,sampai ia benar-benar paham .
Setelah cukup mengerti , Aska memberikan beberapa dokumen kepada Rena .
" Ini dulu kamu periksa ,nanti kalau selesai langsung kasih aku ...sama laporan yang ini tadi ..." Aska menunjuk ke layar laptopnya ." Kalau selesai kirim ke email aja ."
" Baik ." Rena berdiri sambil membawa dokumen tadi dan berjalan ke mejanya .Sesampainya disana ia langsung menyalakan laptop dan mulai mengerjakan tugasnya .
Sementara Aska lebih memilih meneruskan kerjanya sambil duduk di sofa .
Suasana hening ,karena mereka sibuk dengan tugas masing-masing .
Rena sendiri nampak bersemangat dengan pekerjaan barunya ini .
__ADS_1
Selesai memeriksa dokumen yang diberikan tadi , ia menunjukkan ke Aska dan senangnya ternyata pekerjaannya tak ada yang salah .
Ia kembali ke meja dan kembali sibuk di depan laptop menyelesaikan laporannya tadi .
Saat jam makan siang , Aska berdiri dan kembali ke meja nya ,sambil menatap ke meja Rena ,yang nampaknya masih sibuk di depan laptop .
" Udah jam makan siang ,kalau mau cari makan dulu nggak papa ." Ucapnya .
Rena menatapnya sebentar ." Ah iya ,ini hampir selesai ." Lalu ia kembali menyibukkan dirinya .
10 menit kemudian , Rena menatap ke arah Aska yang selesai bicara di ponselnya .
" Laporannya udah aku kirim ya ."
Aska menatapnya ." Oke ,nanti aku periksa ...kamu makan siang aja dulu , nanti siang kita ke hotel cempaka ada meeting ."
" Kamu sendiri nggak makan ?"
" Nggak ,nanti aja gampang ."
Aska kembali sibuk dengan laptopnya .
Rena mengambil tas dan mengeluarkan dua kotak makan yang dibawanya .
Ternyata ia menyiapkan sandwich tadi , untuk jaga-jaga kalau saja mereka tak sempat keluar untuk makan siang .
Diambilnya satu kotak makan ,lalu ia berdiri dan berjalan ke meja Aska .
Saat meletakkan kotak makan di meja ,Aska beralih menatapnya .
" Apa ?"
" Makan dulu ."
" Udah kamu makan aja ." Tolaknya .
" Aku bawa dua kok ."
Aska masih menatapnya .
" Dimakan ya , nanti sakit kalau telat makan ." Ucap Rena , lalu berjalan ke arah dispenser di belakang , membawakan segelas air dan menaruh nya di meja Aska . Setelah itu , ia kembali ke mejanya .
__ADS_1
Ia tersenyum senang , saat Aska menghentikan kegiatannya sebentar ,lalu memakan sandwich yang diberinya tadi .