SUAMIKU RIVALKU

SUAMIKU RIVALKU
BAB 78


__ADS_3

" Halo sayang ,kamu lagi ngapain ?" Oma Cristin langsung menyapanya , begitu telpon terangkat .


" Nggak ngapa-ngapain Oma ,lagi tidur-tiduran aja di kamar ." Jawab Rena .


" Oh kamu nggak ke kantor ?" Tanya Oma Cristin lagi .


" Nggak Oma ."


" Bagus sayang ,istirahat aja di rumah . Oh ya nanti malam dinner di rumah Oma ya ,bilang Aska ."


" Iya Oma ."


Memang per hari ini Aska melarangnya untuk ke kantor lagi , melihat kondisinya kemarin seperti apa .


" Harus datang ya ,karena Oma mau semua cucu Oma kumpul ."


Rena sedikit terkejut ,apa ini artinya ada Nico juga disana ,bagaimana kalau mereka bertemu nanti .Apa yang akan terjadi dengan Aska dan Nico saat mereka bertemu lagi setelah sekian lama tak bertemu .Tiba-tiba saja hal itu membuat perasaannya tak enak .


" Halo sayang , are you oke ?"


Rena sedikit tersentak ." Iya Oma nggak papa kok , nanti aku bilang Mas Aska ."


" Oke sayang , Oma tunggu ya ."


" Iya Oma ."


" Oke , see u ."


Setelah itu Rena melakukan video call ke Aska , dalam 2 panggilan langsung diangkat .


" Kenapa ?" Tanya Aska cemas ." Sakit kamu ?" Tanyanya lagi .


Rena menggeleng ." Tadi Oma nelpon ."


" Terus ?"


" Ngajak dinner di rumahnya ."


" Memangnya kamu nggak papa keluar ?"


" Nggak papa ."


" Ya udah terserah ."


Rena diam tapi terus menatap Aska .


" Kenapa ?" Tanya Aska bingung .


" Kamu lagi dimana ?"


Aska menatapnya heran ." Ya di ruangan aku , emang mau dimana lagi ."


" Sama siapa ?"


" Sendirian ."


" Bohong ."

__ADS_1


Aska mengusap keningnya , lalu memutar kamera ." Kosongkan ?"


" Kamu pasti mau cari asisten baru lagi ." Tuduhnya .


Aska memutar lagi kameranya ." Nggak ,semua pekerjaan kamu di handle Dian ."


" Ya udah ." Rena memonyongkan bibirnya ." Kamu pulang jam berapa , jangan lama-lama ."


Aska melihat jam tangannya ." Satu jam lagi ."


" Awas kalau telat !" Ancamnya .


" Iya ."


Rena langsung mematikan ponsel dan melempar ke tempat tidur , lalu kembali berguling-guling sendirian di sana .


Memikirkan lagi acara dinner nanti , kalau Nico benar datang dan mereka akan bertemu secara langsung , bagaimana reaksinya saat mengetahui soal kehamilannya .Pasti dia akan marah besar ,apalagi mengingat rencana yang sudah disusun rapi untuk Aska dan sekarang berantakan begitu saja .Apa mungkin dia akan berbuat sesuatu yang bisa membahayakan Aska nanti .Memikirkannya saja sudah membuatnya takut .


Sampai saat Aska pulang ,ia hanya rebahan saja di kamar .


" Udah mandi ?" Tanya Aska begitu masuk langsung menghampiri Rena .


Rena menggeleng ." Tadi pagi aja ."


" Ya udah nggak usah mandi lagi ."


" Nggak mau kan kita mau ke rumah Oma masak nggak mandi ."


" Oke aku mandi duluan ."


Selesai mandi , Aska kembali mendekat .


" Aku mandi sendiri ."


" Nggak boleh ."


" Tapi hari ini aku nggak papa kok , beneran ." Rena mengangkat dua jarinya membuat Aska percaya .


" Nggak usah bohong , kata Bapak dari siang kamu muntah-muntah terus ."


Rena manyun .


" Buruan ,mau mandi apa nggak ?" Tanya Aska lagi .


Rena mengangguk ." Tapi mandi sendiri aja , beneran aku udah nggak papa ,tadi pagi aja aku juga mandi sendiri ,cuma di tungguin Bapak di depan ." Elaknya .


" Ya udah nggak usah mandi kalau gitu ." Aska menyilangkan tangannya di dada .


Rena menarik nafas panjang ,percuma juga berdebat , ujung-ujungnya tetap kalah .


" Iya ,iya ." Rena bangun dan langsung berniat turun dari tempat tidur .


" Ayo sini ." Aska menarik tangannya mendekat .


" Aku bisa jalan sendiri ." Rena cepat-cepat turun dari kasur .


" Hei ...jangan lari ." Aska bergegas menyusulnya .

__ADS_1


Pukul 19.00 mereka berangkat ke rumah Oma .


" Memang Oma ada acara apa kok ngundang kita ?" Tanya Aska .


" Aku nggak tahu , Oma cuma bilang kita dinner di rumahnya malam ini ."


Aska hanya mengangguk .


1 jam kemudian .. mereka sampai .


Saat masuk rumah , tidak ada orang lain di meja makan , hanya Oma dan Astrid dan itu sedikit membuat Rena lega .


" Kakaaaaak ." Astrid langsung menghambur ke pelukannya ,lalu ia menatap ke perut Rena ." Wah selamat ya , kakak nyusul juga akhirnya .


" Makasih ya ." Ucap Rena sambil mengusap pipinya .


" Hai sayaaaang ." Kali ini giliran Oma yang memeluknya ." Wah sebentar lagi Oma punya 2 cucu ."Serunya kemudian .


" Ya udah kita ngobrol-ngobrol dulu ."


Oma menyuruh mereka duduk , semua makanan memang sudah tertata rapi disana .


" Kakak sekarang udah nggak ngantor ?" Tanya Astrid .


Rena menggeleng ." Mulai hari ini tadi ." Lanjutnya .


" Baguslah , udah lebih baik istirahat di rumah aja ."


" Terus kehamilan kakak gimana , agak rewel ?" Tanya Astrid lagi .


" Sedikit , cuma agak mual aja ."


" Biasanya cuma diawal aja , kalau udah gede gini juga nggak ." Ucap Astrid sambil mengusap perutnya ." Tapi mungkin baby nya juga mengerti kalau mommy nya sendirian ." Lanjutnya dengan wajah berubah sendu .


Aska dan Rena menatapnya berbarengan .


" Sayang , jangan bicara begitu , ada Oma yang selalu ada buat kamu ." Oma mengusap rambutnya .


Astrid tersenyum hambar .


" Eh Oma kita makan sekarang aja , atau masih menunggu seseorang ." Ucap Aska mengalihkan pembicaraan .


" Iya sebentar ." Jawab Oma ,lalu menatap seseorang yang baru masuk ." Nah itu udah datang ."


Semua mata menatapnya .


Nico sedikit terkejut melihat siapa di sana , ternyata ada Aska dan Rena juga .Ia lalu menarik kursi di sebelah Astrid , berhadapan dengan Aska dan Rena .


" Memang ada acara apa ini ?" Tanyanya lagi .


" Oma cuma mau syukuran kecil-kecilan aja , sebentar lagi Oma punya 2 cucu ." Seru Oma antusias .


Nico menatapnya heran ." 2 cucu ?" Tanyanya ulang .


Oma Cristrin mengangguk ." Dari Astrid dan juga Rena , tinggal dari kamu yang belum ."


Nico membelalakkan matanya kaget .Pandangannya lalu beralih ke Rena .

__ADS_1


Mereka bertatapan sebentar , kemudian Rena menundukkan wajahnya .


__ADS_2