SUAMIKU RIVALKU

SUAMIKU RIVALKU
BAB 75


__ADS_3

Paginya ...


Saat subuh terdengar suara ketukan di pintu .


" Iya ."


Aska turun dari tempat tidur dan membuka pintu .


" Kenapa Pak ?" Pak Aji sudah ada di depan kamarnya .


" Kita sholat subuh berjamaah ya ." Ajaknya .


" Iya Pak , sebentar ."


" Bapak tunggu di luar ." Setelah itu Pak Aji mendorong kursi roda nya menjauh .


Aska kembali masuk ke kamar .


" Aku ikut ." Cetus Rena tiba-tiba .


Aska menatapnya heran ." Bukannya kamu lagi datang bulan ?"


Rena menggeleng .


" Kemarin beli pembalut itu buat apa ?"


" Iya biasanya kemarin , tapi ternyata belum ."


Aska tiba-tiba berpikir soal omongan Sumi kemarin , apa mungkin itu benar , tapi gimana cara ngomongnya ke Rena juga .


" Nggak usah ikut ke kantor kalau nggak enak badan ."


Rena menatapnya ." Siapa juga yang sakit ."


Aska hanya melihatnya heran , kemarin nangis-nangis nggak jelas , bahkan sampai malam mau tidur , sekarang sikapnya seperti biasanya lagi , aneh .


Saat sarapan ,Sumi membuatkan nasi goreng merah . Rena hanya makan roti tawar tanpa pakai selai atau apapun .


" Emang enak makan begitu ?" Tanya Aska heran .


Rena mengangguk dan dengan cepat menghabiskan 3 lembar roti .


" Kamu sudah lama kerja di kantor Aska ?" Tanya Pak Aji kemudian .


" Sudah Pak ."


" Wah enak dong setiap hari bareng-bareng terus ." Goda Sumi .


Rena hanya tersenyum menanggapinya .


*****


Siangnya saat makan siang di kantor terjadi drama lagi .


Rena minta makan di kantin kantor , setelah memesan mie ayam kesukaannya , ia kembali ke mejanya .


" Mas ,lama ."


Aska menatapnya heran ." Ya ampun ,belum juga 5 menit kan harus di masak dulu ."

__ADS_1


Rena mulai menangis dan menyusupkan wajahnya di dada Aska .


" Nangis lagi kan ." Cetusnya .Mulai bingung harus apa karena semua mata langsung menatap ke arah mereka ." Kita tunggu di atas aja ya ."


Kebetulan ia melihat Dian lewat tak jauh dari mejanya .


" Dian ." Panggilnya .


Dian menoleh dan berjalan mendekat ." Ada apa Pak ?"


" Tadi saya pesan mie ayam yang di pojok ,minta tolong bilang ke penjualnya diantar ke atas aja ya ."


" Baik Pak ." Ucap Dian ." Bu Rena lagi sakit ?" Tanyanya lagi .


" Nggak papa ." Jawab Aska .


Setelah Dian pergi ,Aska kembali melihat Rena yang masih terisak di dadanya .


" Udah kita ke atas sekarang ." Aska memaksanya berdiri .


Rena berjalan dengan masih bergelayut di tubuh Aska , kali ini ia tak berkomentar ,sekali bicara pasti bisa membuatnya menangis lagi .Untunglah kantor sepi karena penghuninya sedang istirahat makan siang .


Sampai di ruangannya mereka duduk di sofa dan Rena pun tak melepas pelukannya di tubuh Aska .


Sampai ada ketukan di pintu .


" Nah itu datang , sebentar ." Rena mau menegakkan duduknya dan Aska berdiri membukakan pintu .


Ternyata benar seorang Bapak-bapak membawa nampan berisi 2 mangkok mie ayam .


" Terima kasih Pak , maaf merepotkan ."


Bapak itu tersenyum ." Nggak papa Pak Aska ,saya malah senang Bapak beli mie di tempat saya ."


" Kembaliannya saya ambilkan dulu Pak ."


" Nggak usah , ambil aja buat Bapak ."


" Makasih Pak ya ."


Aska membawa masuk mie ayam nya , begitu mencium bau mie ayam , Rena langsung sumringah dan setelah itu dengan cepat dia menghabiskannya mie ayam nya .


" Mau makan apalagi ?" Tanya Aska .


Rena menggeleng .


Aska kembali memikirkan apa yang di bilang Sumi ,apa benar Rena sedang hamil , tapi kalau ia mengajak periksa ke dokter dan ternyata hasilnya tidak sesuai perkiraannya bagaimana atau ...ya mungkin ini cara yang tepat .


Sepulang kantor , ia mampir ke apotik .


" Mas mau beli apa , kamu sakit ?"


Tanpa menjawab Aska keluar mobil , tak lama ia kembali membawa kantong kresek di tangannya .


" Itu apa ?" Karena penasaran Rena langsung mengambil kantong kresek di tangannya .


Rena membelalakkan matanya , melihat apa yang di beli Aska , bukan cuma 1 ini ada 10 pack .


" Mas ..!" Sentaknya ." Kenapa beli testpack , kamu hamil ?" Tanya nya polos .

__ADS_1


Aska melotot ." Jangan ngawur ."


" Terus ini buat apa , kenapa banyak gini ,buat pacar kamu ya ?" Tanyanya beruntun .


" Ya ampun , nggak !"


" Itu ada 10 , kamu punya pacar 10 yang lagi hamil ya ." Rena mulai marah dan menarik baju Aska ." Ngaku kamu ?!"


" Nggak ada ." Jawabnya pelan .


" Kamu punya wanita lain ." Kali ini pun sama , Rena langsung menangis histeris sambil memukul-mukul dadanya .


" Kamu jahat !"


Aska menarik nafas panjang ,bagaimana cara menjelaskan kalau begini .


" Udah ..udah ..udah ." Aska memegangi kedua tangannya ,lalu mendekapnya .Rena masih terisak saat Aska mengusap punggungnya ia sedikit tenang .


" Testpack itu beli buat kamu ." Ucap Aska pelan .


Rena mendongak ." Buat apa , kan aku nggak hamil ."


" Ya makanya coba di cek aja dulu ."


" Emang siapa yang bilang aku hamil ?" Selidik Rena .


" Sumi ."


" Kok dia bisa nebak gitu ?"


" Ya aku nggak tahu ,dia kan sudah punya anak , mungkin tahu ciri-ciri wanita hamil seperti apa ."


" Ya udah di cek sekarang aja ." Ucap Rena antusias .


" Nggak usah ngawur , kata mbak nya tadi sebaiknya dilakukan pagi hari ."


" Lama dong ." Rena manyun ." Tapi kalau nggak hamil gimana ?" Tanyanya sambil menatap Aska .


" Ya nggak papa ."


" Kamu pingin cepat punya anak ya ." Ucap Rena lagi ." Kamu pasti cari pacar baru biar cepat punya anak , iya kan ?!"


" Ya ampun ." Aska mengusap keningnya ." Kenapa jadi bahas pacar terus ."


" Jadi beneran kamu punya pacar ?"


" Nggak ada ."


" Beneran ?"


" Iya ." Jawabnya tegas ." Udah kita pulang sekarang , daripada kamu makin ngelantur di sini ."


Waktu terasa begitu lama ,sampai lewat tengah malam , Rena tak bisa sedikitpun memejamkan matanya .Menunggu pagi kenapa rasanya begitu lama .Tak tahu kapan tertidur , saat terbangun ternyata sudah subuh .


Ia buru-buru ke kamar mandi duluan ,saat melihat Aska terbangun .


Testpack yang dibeli kemarin memang sudah ditaruh di kamar mandi .


Aska turun dari tempat tidur , berniat keluar kamar mengambil air putih .Diurungkan niatnya ketika mendengar sesuatu .

__ADS_1


" Haaaaaa !!!!!" Jerit Rena yang sedang di dalam kamar mandi .


Aska kembali masuk kamar dan langsung membuka pintu kamar mandi .Hanya bisa melongo melihat Rena di sana .


__ADS_2