
Hari-hari selanjutnya Rena mulai beraktifitas seperti biasa di rumah ,meski ia hanya membantu memasak saja biasanya .
Awalnya ada protes dari Aska ,tapi dengan alasan ia bosan kalau hanya tidur-tiduran saja di kamar tanpa melakukan apapun akan membuatnya semakin bosan ,sampai akhirnya Aska mengijinkan asal tidak terlalu capek .
Pagi ini ia membuatkan ikan bakar untuk Aska dan menu lain untuk Bapak karena memang kurang menyukai ikan .
Seperti biasa untuk makanan seperti ini Aska pasti minta disuapi .Sumi yang berjalan ke dapur melihat kemesraan majikannya itu tersenyum sendiri .
" Ada Bapak udah deh ." Seru Aska pelan , merasa malu saat melihat Pak Aji mendekat ke meja makan .
" Kenapa , malu ?" Tanya Rena .
Aska diam .
Pak Aji tersenyum mendengar percakapan mereka .
" Sudah lanjutkan , memang lebih enak disuapin kalau makan itu ." Godanya , membuat Aska sedikit salah tingkah .
" Bapak makan juga ,itu udah aku buatin rawon ." Seru Rena .
" Wah kelihatannya enak nih ." Seru Pak Aji ,kemudian Ayu membantu menyiapkan makannya .
Setelah selesai , Aska langsung berangkat ke kantor .
" Nggak usah ngapa-ngapain lagi kan udah masak , istirahat aja di kamar ." Cetus Aska sebelum berangkat .
" Iya Mas ."
Setelah Aska berangkat , Rena menghabiskan sarapannya kemudian istirahat sebentar di kamar .
Saat terbangun waktu sudah menunjukkan pukul setengah sebelas .
Sebentar lagi jam makan siang ,tiba-tiba ia punya ide untuk ke kantor membawakan Aska makan siang ,sudah lama juga ia tak melakukan ini .
Setelah cuci muka sebentar , Rena bergegas ke dapur .
" Ibu mau apa ?" Tanya Sumi .
" Buatin makan siang Mas Aska ."
" Diantar ke kantor ?"
Rena mengangguk .
" Biar saya bantu ."
" Nggak usah , cuma buat ayam kecap kok ." Tolak Rena sambil membuka kulkas dan mengeluarkan ayam dari freezer .
Selesai .
Rena segera mandi dan bersiap , jangan sampai telat .
Untunglah sampai di kantor tepat waktu .Begitu masuk loby ia langsung menuju lift .
Sampai di depan ruangan ada Dian di sana .
" Siang Bu ." Sapanya .
" Siang ."
" Bu Rena sehat ?" Tanyanya lagi .
" Alhamdulillah , Mas Aska ada kan ?"
__ADS_1
Dian mengangguk .
" Aku masuk ya ."
" Iya Bu ."
Saat membuka pintu .Aska yang tengah duduk di sofa nampak terkejut .
" Kenapa kesini ?"
" Ini ." Rena menunjukkan kotak makan yang dibawanya .
" Nyetir sendiri ?" Tanya Aska lagi .
Rena menggeleng ." Sama sopir kok ."
Setelah itu mereka disibukkan dengan makanannya .Aska yang cukup lama tidak menikmati masakan kesukaannya itu nampak begitu lahap saat Rena menyuapinya .
Selesai .Rena memasukkan lagi kotak makannya dan memasukkan ke kantong coklat yang dibawanya .
" Ya udah ,aku pulang yah ."
Aska melingkarkan tangannya di pinggang Rena .
" Jangan , nanti aja ."
" Kamu nggak lagi sibuk ?"
Aska menggeleng ." Ada meeting aja nanti sore ." Jawabnya ,lalu menarik Rena mendekat dan jatuh di pelukannya .
Mengangkat wajah Rena dan mencium bibirnya sekilas .
" Aku ngapain di sini ?"
" Ya nggak ngapa-ngapain ." Jawab Aska sambil membelai lembut wajahnya .
" Ya udah tidur aja ."
Benar saja setelah 10 menitan Aska mengusap-usap wajahnya ,Rena nampak terlelap .
Aska tersenyum tipis melihatnya ,lalu kembali mengangkat wajah yang terlelap itu .Diamatinya setiap detail bagian wajah dari alis ,mata ,hidung dan bibir .Ia menciuminya satu persatu .Tak tahu kenapa ia begitu menyukainya bahkan bisa dibilang tergila-gila karena nya .Sekali lagi ia menciuminya dan lagi ,sampai merasa puas .
Setelah itu ,ia menempelkan wajah itu di dada nya dan mendekapnya erat .Saat seperti ini yang selalu membuatnya nyaman .
Waktu terasa begitu cepat berlalu , sampai sore datang dan Rena masih terlelap .
Aska mengambil ponsel dan membaca pesan dari Dian .Meeting sore ini dibatalkan diganti besok pagi .
Itu berarti ia bisa pulang lebih awal .
Rena masih terlelap , pada saat Aska menaruh ponsel di saku membuatnya terbangun ,ia menggeliat dan menegakkan tubuhnya .
" Mas ,ini jam berapa ?" Ia mengambil ponselnya dan melotot melihat jam berapa sekarang .
" Mas ,kenapa nggak dibangunin ,ini sudah sore ."
" Tidur lagi aja kalo masih ngantuk ."
Rena manyun ." Katanya kamu mau meeting ?"
" Nggak jadi ."
" Terus ...?"
__ADS_1
" Ya udah pulang ."
" Aku pulang duluan deh kasihan Pak Arif dibawah ."
" Pak Arif udah pulang dari tadi ." Aska menatapnya ." Mau tidur lagi atau pulang ?"
" Pulang ."
Aska berdiri dan membereskan berkas di meja ,kemudian memakai jas nya .
" Yuk ." Ajaknya ,sambil mengulurkan tangannya .Rena menyambut uluran tangannya dan berdiri .
***
Malamnya ...
Rena sedang berdiri di balkon kamar , ketika Aska menghampiri dan langsung memeluknya dari belakang .
" Lusa kita ke Bali ." Ucapnya tiba-tiba ,sambil menjelajahi tengkuk Rena dengan bibirnya .
Rena membalikkan badannya cepat ." Ke Bali ?" Tanyanya balik .
Aska mengangguk ." Bukannya kamu bilang mau ke villa , kebetulan kerjaan aku lagi nggak begitu banyak ."
Rena diam sebentar ,ia sampai lupa pernah minta itu ke Aska .Seandainya tidak ada masalah hubungannya dengan Oma sekarang , pasti akan terasa menyenangkan ,tapi sekarang ...ia seperti tak berminat lagi untuk ke sana .
" Nggak usah deh ." Tolaknya .
Aska menatapnya heran ." Bukannya kemarin minta kesana ."
" Ya setelah aku pikir-pikir mungkin lain kali aja , lagipula aku belum lama tinggal di rumah ini , jadi aku ingin menikmati tinggal di sini dulu ."
Aska mengangguk ." Yah terserah kamu lah ,nanti kalo mau kesana tinggal minta aja ."
" Iya ."
Aska tiba-tiba mendekat dan menggendong tubuh Rena , berjalan masuk dan menidurkannya di kasur .
Aska berbaring di sampingnya ,sambil menopang kepala dengan tangan kanannya , sementara tangan yang lain mengusap perut istrinya itu .
Untuk beberapa saat mereka hanya bertatapan ,sampai Aska mendekat dan mulai menjelajahi wajah Rena .
" Mas jangan ." Tolak Rena .
" Aku sudah tanya sama dokter Indira ,katanya boleh tapi harus hati-hati ."
Rena mendelik ." Kamu menanyakan soal beginian ke dokter Indira , kamu nggak ma ...ummmphht ." Belum sempat menyelesaikan pertanyaannya , Aska sudah membekap mulutnya .Sementara tangannya dengan cepat membuka baju istrinya dan bermain-main di dadanya ,membuat Rena menggeliat .
Aska sendiri cukup hati-hati ,ini pertama kali mereka melakukan nya setelah Rena hamil .
Sampai saat selesai , Aska mengusap perut Rena lagi .
" Sakit nggak ?" Tanyanya .
Rena menggeleng .
Aska menarik nafas panjang ." Syukurlah ." Ucapnya pelan .
Rena menatap suaminya yang nampak begitu khawatir ." Kamu tenang aja , aku tahu kamu sangat mencintai bayi ini ." Ucapnya sambil mengusap perutnya ." Aku pasti akan selalu menjaganya ."
Aska menggenggam tangan Rena yang sedang mengusap perutnya .
" Iya tentu saja aku sangat ..sangat ..sangat mencintai bayi ini ." Lalu pandangannya kembali ke Rena ." Dan juga mamanya ." Ucapnya pelan .
__ADS_1
Mendengar itu membuat Rena terharu ,air matanya menetes pelan .
Aska mendekat ,mencium keningnya lalu memeluknya erat .