
Hari ini ,Rena sudah diperbolehkan pulang . Itu sebabnya ia menghabiskan sarapannya dengan antusias tidak seperti biasanya .
" Tumben habis ?" Sindir Aska .
" Kan hari ini pulang ." Jawabnya bersemangat sambil tersenyum lebar , sepertinya ia sudah melupakan kejadian semalam yang membuatnya menangis .
Setelah menghabiskan nasi dan buahnya , Aska menaruh nampan di atas meja , ketika tiba-tiba Rena hendak turun dari tempat tidur .
" Mau kemana ?" Aska mencengkeram lengannya .
" Mandi ." Jawabnya pendek .
" Haaah !" Aska melotot mendengarnya .
Rena berusaha melepaskan tangannya .
" Nggak usah macem-macem , nanti mandi kalau udah di rumah ." Sentak Aska .
Rena menatapnya dengan wajah memelas ." Tapi badan aku lengket , bau , udah 3 hari nggak mandi ."
" Ya udah di seka air hangat aja dulu sekarang biar segar , nanti mandi kalau udah di rumah ." Ucap Aska kemudian , memberi penawaran .
Rena akhirnya mengangguk setuju .
Aska memencet tombol di atas tempat tidur .
Tak lama seorang suster masuk .
" Ada yang bisa dibantu Pak ?" Tanyanya pada Aska .
" Saya bisa minta air hangat , waslap sama tissue basah ."
" Baik , ditunggu sebentar ." Jawab suster , kemudian berbalik dan berjalan keluar .
5 menit kemudian , suster membawa wadah cukup besar berisi air hangat .
Aska buru-buru mengambilnya dan menaruhnya di meja .
" Ini waslap sama tissue basahnya ."
" Makasih ya ."
Setelah suster keluar , Aska mendekat ke Rena dan mulai membuka kancing baju nya satu persatu .
Rena menutup lagi baju nya saat Aska membukanya lebar-lebar dan memperlihatkan tubuhnya tanpa tertutup apapun kecuali hanya pakai CD .
" Kenapa ?" Tanya Aska heran .
" Biar aku sendiri , kamu tunggu diluar aja ."
" Memangnya kenapa ?" Tanya Aska lagi sedikit bingung .
" Aku malu ." Jawabnya pelan .
" Nggak usah lebay ."
Aska segera mengambil waslap ,mencelupnya ke air hangat , lalu memasukkan ke jari-jari tangannya dan mulai mengusap wajah Rena , setelah itu berlanjut ke badan .
" Miring dulu ." Aska memintanya menghadap kiri ,lalu mulai mengusap punggungnya .
Setelah selesai menyeka dengan air hangat , lalu dibasuh pakai tissue basah .
" Udah nggak bau sekarang ?" Tanya Aska .
Rena menunduk , mencium badannya ,lalu menggeleng .
__ADS_1
" Ganti baju sekalian ya ." Ucap Aska kemudian berdiri ,mengambil salah satu baju yang ada di koper , kemudian membantu Rena mengganti baju nya .
" Kita pulang jam berapa ?" Tanya Rena setelah selesai berganti baju .
" Nanti siangan nunggu Dokter Indira dulu ."
Setelah itu Aska mengambil tas hitam kecil di dalam koper , berisi alat make up .
" Sini ." Rena mengulurkan tangan memintanya , tapi Aska tak memberikan .
Diambilnya sisir di dalam tas .
" Biar aku sendiri ."
" Nggak ."
Rena manyun .
Aska berdiri di sebelah dan mulai menyisir rambutnya , setelah selesai menyisir rambut istrinya itu ,Aska duduk di depannya dan mengambil sesuatu dari tas tadi ,ternyata bedak yang langsung membuka dan mengoleskan di wajah Rena .
" Pakai yang mana ?" Tanyanya saat mengambil beberapa lipstik yang ada di sana .
Rena menunjuk yang tengah , warna nude .
Dengan cekatan Aska pun memakaikan di bibir Rena ,tanpa ada yang belepotan .
" Coba lihat ." Rena mengambil kaca kecil di tas dan melihat wajahnya , ternyata Aska tak membuatnya seperti badut ." Kamu pinter make up in juga ternyata ." Godanya .
Aska sewot mendengarnya .
" Kita pulang sekarang ya ." Ucap Rena lagi .
" Tunggu dokter Indira dulu ."
" Lama ."
1 jam kemudian baru dokter Indira datang .
" Wah Bu Alia sudah kelihatan segar sekali ." Sapanya saat masuk ,di dampingi seorang suster .
" Saya lepas infus nya dulu ya Bu ." Ucap suster kemudian .
Rena mengangguk ,lalu suster mulai mencabut jarum infus dari tangannya ,sementara Aska berbicara dengan dokter Indira .
" Bu Alia ini obat dan vitamin nya jangan sampai lupa di minum ." Dokter Indira menyerahkan kantong di tangannya ." Tapi ingat di rumah tetap jangan melakukan banyak aktifitas dulu ."
" Baik dok ."
Setelah dokter Indira dan suster keluar . Aska merapikan barang dan memasukkan ke koper .
Hanya butuh waktu 15 menitan , melihat Aska selesai merapikan barang ,Rena bergegas duduk dan langsung turun dari tempat tidur .
" Mau ngapain ?" Ternyata Aska memperhatikan juga ,padahal sedang berada agak jauh dari tempat tidur .
" Ya kan mau pulang ."
" Duduk diam disitu ,jangan aneh-aneh ." Sentaknya lagi .
Rena pun menurut dan duduk di pinggiran tempat tidur ." Tunggu di sini sebentar ,jangan jalan keluar-keluar ." Lanjut Aska lalu keluar dari ruangan .
Tak lama Aska kembali bersama suster yang mendorong kursi roda .
" Saya bantu Bu ." Suster itu memegangi tangannya saat Rena duduk di kursi roda .
" Terima kasih ."
__ADS_1
*****
Setengah jam kemudian ...
Saat mobil memasuki halaman rumah ,Pak Aji sudah menunggu di teras .Melihat Rena keluar dari mobil ia nampak sedikit lega .
" Gimana keadaan kamu ?" Tanyanya begitu Rena berjalan mendekat .
" Baik Pak Alhamdulillah ."
" Kandungan kamu nggak papa ?" Tanyanya lagi .
" Nggak papa Pak ."
" Alhamdulillah ."
Mereka berjalan bersama masuk ke ruang tamu .
" Pak , kalau gitu aku antar Alia nya ke kamar dulu ya ." Ucap Aska kemudian .
Pak Aji mengangguk ." Kamu istirahat aja , jangan beraktifitas dulu ."
Saat sampai di dalam kamar , Rena melihat ada sesuatu yang berbeda di dalamnya .
" Mas ."
" Ya ."
" Kenapa ada tv di sini ?"
Iya sekarang ada tv ukuran besar di sana .
" Biar kamu nggak bosen kalau lagi di kamar sendirian ."
Rena duduk di tempat tidur . 3 hari tidak tidur di sini ternyata cukup bikin kangen juga .Tiba-tiba ia teringat sesuatu . Apa yang dibicarakan dengan Oma di rumah sakit kemarin .Ia sudah berjanji akan menjadi istri yang baik untuk Aska dan untuk membuktikan sekaligus menebus semua kesalahan yang pernah dilakukannya dulu .
Iya , ia harus memulai nya sekarang .Jangan sampai membuat Oma kecewa .Apalagi nanti ia akan segera menjadi seorang ibu .
" Kenapa ,kok bengong ?"
Rena sedikit kaget dan menoleh ,Aska sudah duduk di sana .
" Nggak papa ."
" Terus kenapa bengong ?" Tanya Aska lagi .
" Mas ,kamu pingin aku jadi seperti apa ?" Tanyanya balik membuat Aska sedikit bingung .
" Maksud kamu apa ?"
" Aku cuma mau jadi istri seperti yang kamu harapkan ."
" Kenapa tiba-tiba ngomong gitu ?"
" Aku cuma mau jadi istri yang baik , itu aja ."
Aska menarik nafas panjang ,jadi merasa mungkin ini ada hubungannya dengan pembicaraan Rena dan Oma kemarin .
" Jaga kandungan kamu baik-baik ,itu lebih dari cukup ." Jawab Aska kemudian .
" Kalau itu tanpa diminta pun pasti aku lakukan ." Seru Rena sambil mengusap perutnya ." Aku cuma mau tanya ,aku harus berubah seperti apa yang kamu inginkan ."
Aska menatapnya ,lalu melingkarkan lengan di badan dan menarik Rena ke dalam pelukan .
" Nggak perlu berubah menjadi apapun ,aku suka yang seperti ini aja ."
__ADS_1
Aska mempererat pelukannya , lalu mencium kening istrinya .