SUAMIKU RIVALKU

SUAMIKU RIVALKU
BAB 29


__ADS_3

Mereka sampai di satu cafe .


Duduk di tengah ruangan , ada dinding sekat disebelah mereka .Dua orang wanita tampak berbincang di balik sekat yang bermotif dedaunan hijau itu . Banyak celah disana , sehingga terlihat jelas pula siapa yang ada dibalik mereka . Sementara di meja lain hanya ada beberapa pengunjung saja di sudut meja .


Suasana sepi cukup menyenangkan disini , diiringi gemericik air dari kolam ikan yang ada di samping kirinya menambah suasana semakin tenang dan nyaman untuk sekedar menenangkan pikiran .


Tak begitu hal nya dengan Rena , sedari tadi ia cukup gelisah .Semenjak kejadian di mobil tadi , ia seperti ketakutan melihat sosok di depannya .


Cukup lama keduanya saling terdiam sampai waiters mengantarkan dua gelas orange juice di meja .


Sementara itu , dua wanita yang duduk berlawanan arah dengan keduanya masih sibuk membahas pekerjaan . Sampai satu diantara mereka mengambil bedak di tas dan membukanya ,memperhatikan riasannya dari depan kaca kecil .Sedikit touch up karena sedari tadi siang ia banyak kegiatan dan membuatnya terlihat pucat , wajahnya mulai mengkilap , lalu mengambil lipstik dan langsung memoleskan di bibir mungilnya .


Perfect .


Diperhatikannya sekali lagi dari kaca .Wajahnya terlihat lebih segar sekarang .Masih kurang puas ,ia terus saja melihat penampilannya di kaca .


Dari sudut kaca matanya menangkap sesuatu yang membuatnya terbelalak tak percaya .


Terlihat jelas disana 2 orang yang tengah duduk di belakanganya , terhalang sekat pembatas hijau itu .Sepasang laki-laki dan perempuan tengah duduk berhadapan . Ia bisa menyaksikan dari samping wajah mereka .


Sekali lagi ia melihat dengan teliti di dalam kaca . Yah , penglihatannya tak salah .Ia sangat mengenal mereka berdua .Yang membuatnya tak percaya adalah kalau mereka berdua saling mengenal dan terlihat sangat akrab .


Ada perbincangan serius diantara mereka berdua .


Ia menyandarkan punggungnya di kursi ,sehingga bisa mendengar dengan jelas percakapan mereka .


*****


" Bagaimana hubungan kamu dengan Aska ?" Tanya Nico langsung , kali ini nampak keseriusan di wajahnya .


" Baik ." Jawabnya pendek .


" Apa kalian semakin dekat ?"


" Tentu saja ,kita setiap hari bersama kan aku asisten pribadinya ."


Rena meminum sedikit orange juice nya , sedikit menghilangkan kegusarannya .


" Sayang ." Nico mendekatkan wajahnya ." Aku mau lebih dari itu ."


Rena mengernyitkan alisnya ." Maksudnya apa ?"

__ADS_1


" Kamu harus bisa dekat dengan Aska lebih dari sekedar urusan pekerjaan ."


Rena membelalakkan mata ." Maksudnya apa hah ?!"


" Buat Aska jatuh cinta dan tergila-gila sama kamu ."


" Jangan ngawur !"


" Aku serius .."


" Tapi buat apa ?"


Nico tersenyum sinis ." Sudahlah ,ikuti saja yang aku perintahkan ."


" Aku nggak mau ." Tolaknya , yang membuat wajah Nico geram .


" Rena ,aku tidak mau mendengar kata penolakan !" Ucapnya tegas .


Rena terkejut mendapat sentakan itu ." Bukannya kamu bilang cuma karena urusan bisnis , apa ada sesuatu yang aku nggak tahu , apa sebenarnya tujuan kamu melakukan semua ini ke Aska ?" Tanyanya sambil menatap tajam ke arah Nico .


Nico menarik nafas panjang .Sepertinya Rena mulai mencurigai sesuatu yang memang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan .Mungkin sebaiknya ia menceritakan semua , dengan begitu Rena akan paham dengan sakit hati yang dipendamnya bertahun-tahun , ia yakin wanita di depannya ini akan membantunya dengan senang hati .


" Oke aku akan menceritakan sesuatu yang tidak pernah kamu tahu selama ini ."


" Kamu harus tahu hubungan aku dan Aska sebenarnya ." Nico memulai ceritanya ." Kita bersaudara kandung , satu ayah beda ibu ."


Rena menutup mulut dengan telapak tangan , matanya melebar .


Begitu juga seseorang yang sedang duduk di balik sekat . Keterkejutan tak terelakkan dari wajahnya . Saat temannya yang duduk didepannya bertanya ,ia memberi tanda dengan menempelkan jari di mulut , seketika itu pula membuatnya diam .


" Serius ?" Tanya nya pelan .


Nico mengangguk ." Apa kamu tahu nama lengkap aku , Nicolas Sebastian Permana ." Ucapnya lantang .


Sekali lagi Rena tak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya , selama ini ia tak pernah tahu ada nama Permana juga di nama belakang Nico .


" Tapi aku malas menyebut nama itu ." Nico melengos menarik nafas panjang , menghapus wajah kesalnya .


" Ba ..bagaimana mungkin kalian bersaudara ?" Tanya Rena kembali memastikan .


" Aska itu anak dari istri muda Papa ." Mengucapkan itu selalu saja membuat kekesalan nya kembali timbul .

__ADS_1


Rena diam ,berharap semua yang didengarnya ini hanya sebuah mimpi semata .


" Dan karena Mamanya itu keluarga aku hancur ." Ada nada getir saat mengucapkannya , sejahat apapun akan membuatnya melow kalau mengingat keluarganya , apalagi tentang kondisi Mamanya saat itu . Orang yang paling disayanginya ,tapi harus menderita karena kehadiran orang ketiga dalam kehidupan rumah tangganya .


" Jadi itu sebabnya kamu sangat membenci Aska ?"


Nico mengangguk mantap ." Aku membenci perempuan itu dan dua anaknya ." Ucapnya berapi-api .


" Apa Aska tahu semua ?" Tanya Rena lagi .


" Tentu saja ."


" Lalu apa rencana kamu ?"


Nico menatapnya lekat ." Buat Aska jatuh cinta dan bergantung sama kamu ."


Rena terkejut mendengarnya ,tapi berusaha bersikap biasa .Ia hanya mau tahu apa rencana Nico sebenarnya .


" Kalau memang Mamanya yang bersalah ,kenapa harus Aska yang harus menanggung semua ini ?"


Nico meringis kesal ." Wanita itu sudah meninggal , bagaimana pun anak itu harus menderita seperti yang aku rasakan dulu ."


" Tapi dia nggak salah ." Bela Rena .


BRAKKK !!!!


Rena terkesiap saat Nico menggebrak meja di depannya ." Jangan pernah membela anak pelakor itu di depanku !!" Sentaknya , yang cukup membuat beberapa pengunjung menatap ke arah mereka .


Merasa malu karena beberapa pasang mata menatap mereka , Rena berdiri lalu mengambil tas nya dan berjalan keluar.


" Rena ..."


Dengan kesal Nico berlari mengejarnya .


Di meja lain ...


Ia masih terdiam setelah mendengar dengan jelas apa yang tadi mereka bicarakan .


Masih tak percaya dengan hal yang baru saja diketahuinya .


" Kamu kenapa ?" Tanya Angel heran , melihat temannya itu terdiam .

__ADS_1


Sarah menggelengkan kepalanya ." Aku pulang duluan ya ." Ia merapikan barangnya lalu bergegas keluar .


Aska harus tahu semua .Apa yang sudah direncanakan Rena dan juga Nico , yang baru diketahuinya kalau ternyata adalah kakak kandung Aska .


__ADS_2