
Aska terkesiap , menatap ke jendela yang sudah terang . Apa ini sudah pagi .
Ia meraba ponsel yang tergeletak di sampingnya , menghidupkan dan melihat jam di sana .
08.00
Terkejut , membuatnya langsung terduduk .Tak pernah sekalipun ia bangun sesiang ini . Meskipun tidak ada jadwal untuk kantor .
Meregangkan tangannya sebentar .Badannya terasa lebih enakan sekarang , tapi kapan Rena keluar ?
Sama sekali tak mendengarnya apa tidurnya sepulas itu semalam .
Ia beringsut akan turun dari tempat tidur ketika tangannya menyentuh sesuatu .
Ia menengok .
Alangkah terkejutnya mendapati Rena terlelap disini .Duduk dikursi dengan menelungkupkan kepalanya di pinggiran kasur .
Jadi semalaman dia tidur disini ?
Pelan-pelan ia turun dari tempat tidur .Saat menyentuh lengannya sama sekali tak ada reaksi dari Rena .
Dengan hati-hati ia mengangkat tubuhnya dan menidurkannya di kasur .Membetulkan selimutnya .
Ia berjalan ke kamar mandi .
Saat keluar dari kamar mandi ,terdengar suara ketukan di pintu depan . Ia buru-buru keluar .
" Udah bangun ." Sarah muncul disana .Membawakannya makanan dalam kotak dan menaruhnya di atas meja , lalu ia sendiri duduk di sofa .
" Aku bawain bubur ayam , pasti belum sarapan kan ."
" Thank you ya ."
" Itu ada dua porsi ,sebenarnya tadi bawain buat Rena juga ,tapi aku ketuk berkali-kali nggak ada jawaban . Masih tidur atau mungkin lagi keluar ya ."
" Iya biarin disini aja ,nanti kalau bangun biar dimakan ."
Sarah menatapnya kaget ." Kamu bisa tahu Rena masih tidur ...!"
Aska mengangguk .
" Kok bisa ?!"
" Dia tidur disini ,tuh di kamar ."
" Whaaat ....!!!" Jerit Sarah ,kontan membuat Aska langsung memelototinya .
" Nggak usah teriak juga ..."
" Jangan bilang kalau kalian ..."
" Nggak ngapa-ngapain ." Potong Aska cepat .
" Emang dosa kalau ngapa-ngapain ?" Goda Sarah .
Aska berdiri dan berjalan ke dapur mengambil minum .
Satu jam kemudian ...
Rena menggeliat malas di kasur ,sambil menguap .
Matahari sudah menerobos masuk melalui jendela .
Sepertinya sudah siang . Huft ...telat bangun rupanya .
Rasanya masih malas beranjak dari sini , badannya sangat lelah .Semalam ia masih terjaga sampai hampir jam 2 pagi .
Tiba-tiba teringat sesuatu . Kemarin malam ia berada di kamar Aska dan setelah itu , ia tak ingat kapan kembali ke kamarnya .
__ADS_1
Saat teringat ponsel .Ia meraba di kasur , biasanya ponsel di letakkan di kasur sebelahnya .Kenapa nggak ada juga ?
Ia menoleh dan mulai tersadar kalau ini bukan kamarnya .Sambil mengucek matanya berkali-kali , ditatapnya sekali lagi seluruh ruangan .Iya , ternyata dirinya masih berada di ruangan yang sama sejak semalam , dalam kamar Aska .
Dibukanya selimut yang hampir menutupi semua badannya .Kenapa ia bisa tidur di atas kasur ini ? Apa yang sudah dilakukannya ?
Dan berbagai pertanyaan menari di otaknya .
Ia segera turun dari kasur dan berjalan keluar .Tak ada orang juga . Apa Aska sedang keluar ?
Ia berjalan ke ruang tamu .
Kosong .
" Udah bangun ?"
Ia membalikkan badan , Aska sudah berdiri disana . Membawa 2 cangkir di tangannya .
" Minum dulu ." Ia mengulurkan satu cangkir yang ternyata berisi teh hangat .
" Makasih ." Mengambil cangkir itu lalu duduk di sofa .Meminumnya sedikit dan menaruh nya di meja .
" Mau kemana ?" Tanya Aska melihatnya berdiri .
" Ke kamar ." Jawabnya .
" Tunggu ." Ia sudah menyentuh gagang pintu , lalu kembali berbalik .
" Iya ."
" Kamu mau keluar dengan kondisi seperti itu ."
Rena terkejut dan segera memperhatikan bajunya yang nampak acak-acakan , tak berbeda jauh dengan rambutnya .
" Nanti ada orang yang lihat ,dikira habis ngapain disini ." Sambung Aska lagi .
Rena menatapnya dengan cemberut , sambil merapikan rambut dengan tangannya .
" Tapi kan ..."
" Ada sikat gigi baru juga disana , bisa kamu pakai ."
Akhirnya Rena menurut dan kembali masuk ke kamar .
Setelah keluar dari kamar mandi , Rena menuju meja tak jauh disana .Mengambil sisir dan langsung memakainya .
Aska pasti tak akan keberatan kalau ia meminjamnya , pikirnya .
Selesai .
Saat diluar ,dilihatnya Aska dari dapur membawa 2 mangkok .
" Makan dulu ."
Rena hanya menatapnya .
" Tadi dikasih Sarah ."
Mereka lantas duduk berdua di sofa ,menghabiskan bubur ayam yang memang sudah dingin itu .
Selesai makan , Aska nampak sibuk berbicara di ponselnya .
Dian yang menelpon .
Selang beberapa menit , ia menutup ponselnya .
" Besok aku ke Bali ." Ucapnya kemudian . Dian tadi mengabari kalau Mr Ashraf ,rekan kerjanya yang di Malaysia akan datang . Tetapi hanya bisa di Bali ada keperluan penting disana . Jadi mau tak mau harus ia yang mendatangi klien pentingnya itu .
Apalagi dia juga tak lama di Indonesia , hanya 3 harian karena bersama keluarganya juga kesini .
__ADS_1
Mereka ada perjanjian bisnis yang cukup besar dan melihat seperti apa sifat dari kliennya itu . Akan lebih baik kalau ia yang mengalah kesana .Mr Ashraf terkenal tak terlalu ramah ,hanya berbicara seperlunya dan seperti kali ini ...memang kerjasama ini sangat menguntungkan keduanya , tetapi Mr Ashraf akan sedikit merasa tersinggung kalau sampai ia menolak bertemu di Bali , apalagi harus memintanya datang ke Jakarta .
Sebaiknya tak memulai masalah baru .Dengan bisa mengambil hati Mr Ashraf akan sangat membantu juga bagi kemajuan perusahaannya ke depannya .
" Bali ?" Tanya Rena balik .
Aska mengangguk .
" Berapa lama ?"
" Dua harian ."
Rena diam .Aska tak bilang akan mengajaknya , apa memang ia akan berangkat kesana sendirian .
" Kamu bisa urus kerjaan yang di kantor , karena pasti masih capek kan setelah lembur beberapa hari kemarin ."
Rena menatapnya ." Aku ?"
" Ya , kalau kamu di kantor aku bisa ajak Dian kesana ."
Rena membelalakkan matanya ." Kalian berdua aja kesana ?" Tanyanya terus .
" Ya ."
" Menginap juga ?"
" Kalau Mr Ashraf bisa ditemui besok kita langsung pulang , kalau lusa nya ya berarti harus nginap ." Jawab Aska lalu beralih ke ponsel dan menghubungi seseorang .
" Hallo Pak Hasan ."
" Iya baik , oh ya besok saya kesana . Apa Pak Hasan bisa jemput di bandara ?"
" Oke baik ,besok saya kabari .Makasih Pak ya ."
" Siapa ?" Tanya Rena yang mulai gelisah .
Aska menatapnya ." Pak Hasan itu yang jaga villa aku disana ,daripada nginap di hotel mending ke villa aja ." Jawabnya santai , sambil meminum teh hangat yang masih tersisa setengah di cangkirnya .
Sementara Rena ,tak tahu kenapa mendengar itu membuatnya belingsatan tak karuan . Membayangkan Aska hanya berdua dengan Dian disana . Apalagi mereka akan menginap di villa bersama .
" Kenapa kamu ?"
Tanpa disadari Aska menatapnya dari tadi .
Rena menggeleng .
" Nggak enak badan ?"
Lagi-lagi ia menggeleng .
" Terus ?"
" Aku aja yang ikut ke Bali ."
Aska menatapnya heran ." Tapi kan ..."
" Aku nggak capek ." Selanya lagi .
" Ya oke ." Jawab Aska masih dengan wajah bingung .
" Jadi boleh ?" Tanyanya memastikan .
Aska mengangguk .
Rena tersenyum senang , lalu berdiri dan berjalan keluar , sementara Aska masih menatapnya heran .
*~~~*
Malam pertama mereka yang cukup dramatis akan terjadi di Bali .
__ADS_1
Ditunggu ya 😍😍😍