SUAMIKU RIVALKU

SUAMIKU RIVALKU
BAB 63


__ADS_3

Malamnya , Rena baru ingat kalau belum menyelesaikan laporan yang harus diserahkan ke PT Perwira . Kenapa bisa lupa ,padahal besok harus sudah diserahkan .


Ia buru-buru mengambil laptop dan membawanya ke atas kasur .


Dan mulai sibuk mengerjakan ,sampai tak menyadari kalau Aska sudah duduk di sampingnya .


Saking sibuknya , ia tak merasa kalau Aska memperhatikan dari tadi .


" Apa itu ?"


Rena sedikit terkejut ,langsung menoleh .


Belum menjawab Aska sudah menatap layar laptop .


" Ini kan udah 2 hari kemarin ." Cetusnya .


" Iya ,aku lupa ." Jawabnya ,sambil sibuk menatap layar laptop dan jari- jarinya menari di keyboard .


" Kebiasaan ."


" Udah jangan ganggu sana ." Rena mendorong tubuh Aska dengan tangan kirinya .


Aska meringis kesal .


" Biar aku aja yang ngerjain ,sini ." Aska menarik laptopnya .


" Nggak ." Rena menariknya lagi , lalu menggeser duduknya lebih jauh dari Aska .


Setelah itu ,memang Aska hanya menatapnya tanpa bersuara .Sesekali dilihatnya Rena menguap ,tapi tetap konsentrasi mengerjakannya .


Hampir 30 menitan , Rena meluruskan kedua tangannya yang terasa pegal .


" Yeayy..." Ia bertepuk tangan sendiri melihat pekerjaan nya selesai , lalu mematikan laptop .


" Lebay ...kayak gitu anak magang juga bisa ." Ledek Aska .


Rena menatapnya sinis ." Biarin ,sirik aja !" Balasnya ,sambil menjulurkan lidah .


Ia lalu turun dari tempat tidur ,menaruh laptopnya dan kembali ke tempat tidur , sebelumnya mematikan lampu kamar .


Ia merebahkan tubuhnya di samping Aska .


" Mas .."


" Ya ."


" Besok aku nggak ke kantor ya ." Ucapnya ,ia sudah memutuskan untuk bicara dengan Astrid dan lebih baik kalau hanya berdua saja tidak ada Aska .


" Kenapa , kan Astrid sudah membaik ." Cetus Aska ,raut wajahnya berubah tak suka .

__ADS_1


" Nggak papa ,lusa aja ya ."


" Jangan males ,nanti bisa aku kasih SP ." Ancamnya .


Rena mendelik ." Biarin nggak takut ."


" Hei jangan kurang ajar sama bos ."


Rena merubah posisi tidurnya dan langsung menyandarkan wajahnya di dada Aska .


" Memangnya kenapa ,mau dipecat ?" Tantangnya .


" Ya , tentu saja ."


" Biarin ,malah enak bisa tiduran aja di rumah ." Jawabnya santai .


Aska meringis kesal . " Udah sana , aku mau tidur ." Usirnya .


" Nggak mau ."


Rena malah dengan cekatan membuka kancing piyama yang dikenakan Aska .


" Kamu mau mesum ya ?" Tuduh Aska langsung .


" Nah itu tahu ." Jawab Rena .


Setelah seluruh kancing bajunya terbuka ,ia menaikkan sedikit tubuhnya dan meraih bibir Aska .


Dengan sigap ia langsung menjelajahi tubuh wanitanya itu .


Alhasil mereka kembali begadang malam ini . Aska terlihat semakin menggila meluapkan emosinya karena tadi Rena menolak untuk pergi ke kantor . Hal seperti itu saja sekarang membuatnya kesal .


" ....umpphhh ." Rena baru saja mau bicara , tapi mulutnya kembali dibekap . Lidahnya kembali masuk menyeruak ke dalam , bermain-main disana , membuat Rena menggeliat .


Dan ia sangat menyukai ekspresi itu ,dengan penuh tenaga ia menyelesaikannya .


Saat selesai ,ia mendekap erat wanita yang sudah terlihat tak berdaya .


Suasana hatinya selalu campur aduk saat bersamanya .


Terkadang membuatnya kesal dan marah , tapi saat tidak ada ia merasa kesepian .


Ia melingkarkan tangannya dengan erat di pinggang wanita bandel ini , ditatapnya sebentar ,ternyata sudah pulas .


Aska bermain-main sebentar dengan bibir itu , setelah puas ditariknya selimut sampai hampir menutupi seluruh tubuhnya ,ia turun dari tempat tidur dan ke kamar mandi .


*****


" Kakak ngga ke kantor lagi ?" Tanya Astrid yang menghampirinya di dapur .

__ADS_1


Rena menggeleng .


" Ke kantor aja kak nggak papa ,aku udah sembuh kok ." Ucapnya lagi .


" Nggak papa emang aku mau cuti ."


Astrid menengok sebentar ke Aska yang tengah duduk di meja makan menyelesaikan sarapannya .


" Emang dibolehin sama kakak ?"


" Boleh dong ."


" Ya kakak kan aspri plus-plus ,jadi bebas mau masuk apa nggak ." Sindir Astrid .


Rena terbahak , yang lantas membuat Aska menatapnya dari meja makan .


Rena berjalan keluar membawakan secangkir kopi .


" Ngomongin aku ya ?" Tanya Aska begitu Rena berdiri di sampingnya .


" Nggak usah ge-er !"


Aska meminum kopinya sedikit ." Besok kamu nggak boleh libur lagi ."


" Iya ."


Rena lalu mengambil paperbag berisi bekal makan siangnya .


" Nggak mau ." Tolak Aska .


" Kenapa ?"


" Malu ,lama-lama kayak anak sekolah aja bawa bekal ."


Rena meringis kesal ." Ya udah nanti aku kirim pakai ojek online aja ."


" Nggak usah ."


" Iya ,nanti aku kesana jam makan siang ."


Aska langsung diam ,menghabiskan kopinya , lalu berangkat ke kantor .


Setelah Aska berangkat , Rena menghampiri Astrid yang sedang bersantai di kamar .


" Kenapa kak ?" Tanyanya melihat Rena masuk .


" Aku mau bicara sebentar , bisa ?"


Astrid mengangguk ." Bicara apa Kak ?"

__ADS_1


" Ini soal William ."


Astrid membelalakkan mata dan langsung menegakkan posisi duduknya .


__ADS_2