
Malamnya , Rena baru ingat kalau belum menyelesaikan laporan yang harus diserahkan ke PT Perwira . Kenapa bisa lupa ,padahal besok harus sudah diserahkan .
Ia buru-buru mengambil laptop dan membawanya ke atas kasur .
Dan mulai sibuk mengerjakan ,sampai tak menyadari kalau Aska sudah duduk di sampingnya .
Saking sibuknya , ia tak merasa kalau Aska memperhatikan dari tadi .
" Apa itu ?"
Rena sedikit terkejut ,langsung menoleh .
Belum menjawab Aska sudah menatap layar laptop .
" Ini kan udah 2 hari kemarin ." Cetusnya .
" Iya ,aku lupa ." Jawabnya ,sambil sibuk menatap layar laptop dan jari- jarinya menari di keyboard .
" Kebiasaan ."
" Udah jangan ganggu sana ." Rena mendorong tubuh Aska dengan tangan kirinya .
Aska meringis kesal .
" Biar aku aja yang ngerjain ,sini ." Aska menarik laptopnya .
" Nggak ." Rena menariknya lagi , lalu menggeser duduknya lebih jauh dari Aska .
Setelah itu ,memang Aska hanya menatapnya tanpa bersuara .Sesekali dilihatnya Rena menguap ,tapi tetap konsentrasi mengerjakannya .
Hampir 30 menitan , Rena meluruskan kedua tangannya yang terasa pegal .
" Yeayy..." Ia bertepuk tangan sendiri melihat pekerjaan nya selesai , lalu mematikan laptop .
" Lebay ...kayak gitu anak magang juga bisa ." Ledek Aska .
Rena menatapnya sinis ." Biarin ,sirik aja !" Balasnya ,sambil menjulurkan lidah .
Ia lalu turun dari tempat tidur ,menaruh laptopnya dan kembali ke tempat tidur , sebelumnya mematikan lampu kamar .
Ia merebahkan tubuhnya di samping Aska .
" Mas .."
" Ya ."
" Besok aku nggak ke kantor ya ." Ucapnya ,ia sudah memutuskan untuk bicara dengan Astrid dan lebih baik kalau hanya berdua saja tidak ada Aska .
" Kenapa , kan Astrid sudah membaik ." Cetus Aska ,raut wajahnya berubah tak suka .
__ADS_1
" Nggak papa ,lusa aja ya ."
" Jangan males ,nanti bisa aku kasih SP ." Ancamnya .
Rena mendelik ." Biarin nggak takut ."
" Hei jangan kurang ajar sama bos ."
Rena merubah posisi tidurnya dan langsung menyandarkan wajahnya di dada Aska .
" Memangnya kenapa ,mau dipecat ?" Tantangnya .
" Ya , tentu saja ."
" Biarin ,malah enak bisa tiduran aja di rumah ." Jawabnya santai .
Aska meringis kesal . " Udah sana , aku mau tidur ." Usirnya .
" Nggak mau ."
Rena malah dengan cekatan membuka kancing piyama yang dikenakan Aska .
" Kamu mau mesum ya ?" Tuduh Aska langsung .
" Nah itu tahu ." Jawab Rena .
Setelah seluruh kancing bajunya terbuka ,ia menaikkan sedikit tubuhnya dan meraih bibir Aska .
Dengan sigap ia langsung menjelajahi tubuh wanitanya itu .
Alhasil mereka kembali begadang malam ini . Aska terlihat semakin menggila meluapkan emosinya karena tadi Rena menolak untuk pergi ke kantor . Hal seperti itu saja sekarang membuatnya kesal .
" ....umpphhh ." Rena baru saja mau bicara , tapi mulutnya kembali dibekap . Lidahnya kembali masuk menyeruak ke dalam , bermain-main disana , membuat Rena menggeliat .
Dan ia sangat menyukai ekspresi itu ,dengan penuh tenaga ia menyelesaikannya .
Saat selesai ,ia mendekap erat wanita yang sudah terlihat tak berdaya .
Suasana hatinya selalu campur aduk saat bersamanya .
Terkadang membuatnya kesal dan marah , tapi saat tidak ada ia merasa kesepian .
Ia melingkarkan tangannya dengan erat di pinggang wanita bandel ini , ditatapnya sebentar ,ternyata sudah pulas .
Aska bermain-main sebentar dengan bibir itu , setelah puas ditariknya selimut sampai hampir menutupi seluruh tubuhnya ,ia turun dari tempat tidur dan ke kamar mandi .
*****
" Kakak ngga ke kantor lagi ?" Tanya Astrid yang menghampirinya di dapur .
__ADS_1
Rena menggeleng .
" Ke kantor aja kak nggak papa ,aku udah sembuh kok ." Ucapnya lagi .
" Nggak papa emang aku mau cuti ."
Astrid menengok sebentar ke Aska yang tengah duduk di meja makan menyelesaikan sarapannya .
" Emang dibolehin sama kakak ?"
" Boleh dong ."
" Ya kakak kan aspri plus-plus ,jadi bebas mau masuk apa nggak ." Sindir Astrid .
Rena terbahak , yang lantas membuat Aska menatapnya dari meja makan .
Rena berjalan keluar membawakan secangkir kopi .
" Ngomongin aku ya ?" Tanya Aska begitu Rena berdiri di sampingnya .
" Nggak usah ge-er !"
Aska meminum kopinya sedikit ." Besok kamu nggak boleh libur lagi ."
" Iya ."
Rena lalu mengambil paperbag berisi bekal makan siangnya .
" Nggak mau ." Tolak Aska .
" Kenapa ?"
" Malu ,lama-lama kayak anak sekolah aja bawa bekal ."
Rena meringis kesal ." Ya udah nanti aku kirim pakai ojek online aja ."
" Nggak usah ."
" Iya ,nanti aku kesana jam makan siang ."
Aska langsung diam ,menghabiskan kopinya , lalu berangkat ke kantor .
Setelah Aska berangkat , Rena menghampiri Astrid yang sedang bersantai di kamar .
" Kenapa kak ?" Tanyanya melihat Rena masuk .
" Aku mau bicara sebentar , bisa ?"
Astrid mengangguk ." Bicara apa Kak ?"
__ADS_1
" Ini soal William ."
Astrid membelalakkan mata dan langsung menegakkan posisi duduknya .