SUAMIKU RIVALKU

SUAMIKU RIVALKU
BAB 81


__ADS_3

Sementara di rumah , kondisi Nico tak berbeda jauh dengan Aska . Astrid menawari mengompres lukanya tapi ditolak .


Oma duduk di depannya ,menatapnya tajam .


" Sebenarnya ada apa diantara kalian ?" Pertanyaan yang kesekian kalinya , tapi tetap tak ada jawaban .


Nico hanya menatap lurus ke depan , masih dengan emosinya yang meluap-luap .


Astrid duduk di sebelah Omanya , memegang telapak tangannya karena ia tahu Omanya juga sedang emosi dan itu tidak baik untuk kesehatannya .


Tiba-tiba Nico berdiri ,membuat Oma kaget .


" Mau kemana kamu ?" Tanyanya .


Tanpa menjawab ia langsung berjalan keluar .


Oma hanya bisa menarik nafas panjang , sambil mengusap dadanya .


Kelakuannya persis ibunya ,gumamnya .


" Oma , mungkin ini ada hubungannya dengan kak Rena ." Ucap Astrid tiba-tiba .


Oma menoleh ." Maksud kamu ?" Tanya Oma bingung .


" Oma tahu kan nama asli kak Rena itu Alia , cuma sekarang lebih banyak yang mengenalnya sebagai Rena ."


Oma mengangguk ." Oma kira itu nama panggilannya saja ."


Astrid menggeleng ." Mungkin sekarang waktu nya Oma tahu ."


Oma mengubah posisi duduknya berhadapan dengan Astrid .


" Ada apa ?"

__ADS_1


" Pernikahan kak Aska tidak sebahagia seperti yang terlihat sekarang ."


Oma mendelik ." Maksud kamu apa ?!"


" Selesai melaksanakan akad nikah , kak Rena kabur dari rumah ."


" Apa ?!" Oma nampak sangat terkejut ." Tapi kenapa Oma nggak tahu ."


" Aku nggak berani bilang , Oma kan punya darah tinggi ."


" Terus ?"


" Kak Aska sengaja merahasiakannya dari publik , itu sebabnya dia membuat cerita kalau istrinya tinggal di Amerika ."


Oma membekap mulutnya sendiri ,hal ini cukup mengejutkan baginya .


" Terus bagaimana mereka bisa bertemu lagi ?"


" Mereka baru bertemu beberapa bulan ini , setelah setahun berlalu ."


Astrid mengangguk ." Kak Rena yang cerita ...setelah kabur dari pernikahannya , ia mengalami kecelakaan .Saat bangun , ia kehilangan ingatannya dan saat itu hanya kak Nico yang dikenal karena yang sudah menolongnya membawa ke rumah sakit .Sejak itu kak Nico membawanya ke rumah dan memberikan identitas baru sebagai Rena ."


Lagi-lagi Oma nampak terkejut ,semua yang di dengarnya ini seperti mimpi .


" Jadi selama setahunan mereka tinggal bersama ?"


Astrid mengangguk ." Katanya kak Rena tinggal di paviliun samping rumahnya ."


" Astaga kenapa bisa seperti ini ."


" Entahlah Oma ."


Oma nampak diam sebentar , sepertinya ada sesuatu yang janggal .

__ADS_1


" Tunggu ...tapi masak Nico nggak mengenali wajah istri Aska ?" Tanyanya heran .


" Pasti tahulah Oma ,cuma dia memang punya rencana khusus ."


" Rencana khusus ?"


Astrid mengangguk ." Aku nggak tahu tujuannya apa ,yang pasti Kak Nico meminta Kak Rena untuk mendekati Kak Aska dan harus membuatnya jatuh cinta , setelah itu harus meninggalkannya ."


Oma mendelik ." Nico bisa berbuat sekejam itu !"


" Tapi aku nggak tahu tujuan khususnya apa ."


" Terus Rena mau ?"


" Iya Oma ,makanya waktu itu mereka tinggal di apartemen yang sama dan Kak Rena meminta pekerjaan di kantor Kak Aska ."


" Astaga ,Rena sepertinya gadis yang lugu kenapa bisa melakukan hal itu ."


Astrid menatap Omanya ,takut kalau mungkin Oma akan salah paham dan membenci istri kakaknya itu .Padahal dia sendiri percaya kalau Rena sudah berubah dan benar-benar menjadi istri yang baik untuk kakaknya .


" Bukan begitu Oma , beberapa saat setelah tinggal di apartemen kak Rena mengalami kecelakaan jatuh dari tangga dan saat itulah ingatannya pulih ."


Oma menarik nafas panjang , siapa yang harus dipercaya sekarang .Ya ,menurut pandangannya selama kenal dengan Rena dia gadis yang baik dan sopan .Apa bisa dia melakukan hal buruk kepada Aska ,tapi itu bisa saja terjadi ,toh ia pernah kabur dari pernikahannya berarti ia memang tidak mencintainya cucunya .


" Dan kak Rena merahasiakan semuanya dari kak Nico ,mungkin tadi mereka terlibat pertengkaran karena kak Nico tahu semuanya ."


" Bisa jadi ." Oma diam sebentar ,lalu menatap Astrid ." Tapi yang Oma heran kenapa Aska bisa menerima Rena kembali begitu saja ,seperti tidak ada sesuatu ,padahal apa yang dilakukan sangat lah buruk ."


" Oma...kak Aska itu sangat mencintai kak Rena , bahkan mertuanya pernah minta untuk menceraikan putrinya ,tapi Kak Aska menolak ."


" Astrid dengerin Oma ." Kali ini kata-katanya sedikit tegas ." Secinta-cintanya Aska kepada Rena tetap harus waspada ,dulu dia pernah melakukannya sekali ,bukan tidak mungkin dia melakukannya lagi dan apa kamu bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada Aska kalau sampai terjadi lagi ."


Astrid mengusap lengan Omanya ,mencoba menenangkan ." Udahlah Oma , nggak usah berpikir buruk ,lagipula mereka sekarang sudah mau punya bayi juga ."

__ADS_1


" Ya ,tapi Oma tapi harus tetap waspada , besok temeni Oma ke rumah sakit ya ."


Astrid mengangguk , sepertinya ia harus mengabari kakaknya soal ini biar sedikit waspada .


__ADS_2