Sugar Baby Kakak Sahabat

Sugar Baby Kakak Sahabat
S2 Bab 19 : Because I love you.


__ADS_3

Sugar Baby Kakak Sahabat season 2 part 19.


Sagara dan Ara sengaja menjauh dari Dewi dan Satria agar leluasa bisa berbicara dengan Ara meskipun Sagara tidak tahu benarkah Zayn adalah anaknya atau bukan namun Sagara akan mencari tahu sendiri melalui caranya sendiri.


“ Apa yang kamu lakukan disini?” Tanya Ara yang tak santai kepada Sagara.


“ Ck, aku mau tanya sama kamu kenapa kamu masukin Zayn ke sekolah yang gak bermutu seperti ini? kamu tahu Zayn dirundung oleh salah satu wali murid yang dengan sombongnya mengaku sebagai donatur disekolah ini hanya karena Zayn membela dirinya sendiri dan kamu tahu pihak sekolah seolah membenarkan apa yang dilakukan oleh wanita itu, menunjuk wajah sama saja merendahkan kamu tahu itu bukan?”


Ara sedikit bingung dia belum tahu cerita bagaimana mengenai yang terjadi dengan anaknya Zayn.


“ Sebenarnya apa yang terjadi? aku saja belum tahu apa yang terjadi dengan Zayn.”


Sagara mengusap wajahnya dengan kasar, dia mengumpat dalam hati emosi lagi-lagi mengacaukan segalanya.


“ Zayn membawa mainan yang aku berikan, Action figure dan memberitahu temannya lalu anak wanita sok berkuasa itu bernama Arjuna datang mendorong, Zayn tidak membalas namun anak itu merusak action figure milik Zayn, Zayn marah dan kesal mendorong Arjuna dan kepalanya memar dan kamu tahu ibu dari anak itu menunjuk Zayn dan merendahkan Zayn. Aku yang memang ingin mencari tahu soal Zayn datang ke sekolah mendapati Zayn diperlakukan seperti itu jujur aku nggak terima meskipun Zayn bukan anak aku.”


Mendengar hal tersebut wajah Ara memucat, Ara jelas tahu jika itu bisa saja terjadi karena insting seorang ayah dan hubungan darah yang terjadi diantara keduanya namun Ara belum mau mengatakan hal yang sebenarnya.


“ Apa?”


“ Ya dan aku memutuskan untuk memindahkan Zayn ke sekolah yang lebih baik sudah aku urus dengan orang kepercayaanku.”


Ara kesal luar biasa, “ Lancang sekali anda melakukan hal itu tanpa persetujuan aku sebagai ibunya? anda tahu Zayn itu anak aku dan hanya aku yang berhak melakukan apapun terhadap Zayn.”


“ Ya kamu memang ibunya, tapi kamu lalai dalam menjaga Zayn dan asal kamu tahu karena perlakuan ibu tersebut Zayn sampai syok dan bergetar namun dia menahan tangis aku saja yang bukan orang tuanya merasa iba oh atau tunggu, jangan-jangan Zayn memang benar adalah anak aku.”


Meski dalam hati Ara takut tapi dia mencoba melawannya, “ Zayn anak aku, aku yang melahirkannya dan aku yang membesarkannya.”


“ Aku nggak bilang kalau Zayn bukani? anak kamu, tapi nggak mungkin bukan Zayn terlahir tanpa adanya hubungan suami istri coba aku tanya sama kamu siapa ayah dari Zayn? kamu nggak bisa bohongin aku karena aku sedang melakukan tes DNA.”

__ADS_1


Ara memucat kapan, kapan Sagara melakukannya? apakah dirinya harus berkata jujur jika Zayn adalah anaknya.


“ Memang apa yang akan kamu lakukan jika Zayn adalah anak kamu? apakah kamu akan mengambilnya dari aku jika memang itu benar hm apalahi dengan power uang yang kamu miliki semua bisa kamu lakukan dengan mudah bukan?”


Uang lagi uang lagi.


“ Meskipun Zayn adalah anak kamu, Zayn akan tetap menjadi anakku dan Zayn tidak akan pergi kemanapun.”


“ Jadi benar kan kalau Zayn anak aku?”


“ Iya, lalu kamu mau apa? aku mohon jangan pisahkan aku dengan Zayn, dia hidupku dia adalah matahari dan kekuatanku aku mohon jangan pisahkan aku.”


Ada rasa lega sekaligus rasa bersalah yang masuk di dalam diri Sagara, bersyukur feelingnya selama ini benar hanya saja rasa bersalah karena tidak ikut merawat Zayn.


Tapi itu bukan kesalahannya kan?


“ Oke kita bahas ini nanti sekarang kamu nggak bisa larang aku untuk dekat dengan Zayn kalau sampai itu terjadi maka aku akan secara tega mengambil Zayn dari kamu dan aku juga berhak menentukan apa saja yang akan diberikan kepada Zayn termasuk masalah pendidikannya.”


Sepertinya Satria selangkah lebih belakang dari Sagara lagi.


“ Zayn sayang sini sama papi.”


Satria terkejut dengan yang dikatakan oleh Sagara dan Satria menatap Ara dengan tatapan bertanya, Ara hanya menganggukan kepalanya dan bahu Satria semakin merosot rasanya langkahnya akan semakin sulit mendekati Ara jika seperti ini.


“ Om bilang apa om?”


“ No, mulai sekarang kamu panggil aku papi atau ayah.”


“ Apa Om ini adalah om Zayn yang sudah pulang?”

__ADS_1


Sagara menatap Ara dengan tatapan bertanya namun Ara hanya membuang muka ke arah lain seolah menghindari pertanyaan Sagara.


“ Mami bilang papi sibuk bekerja untuk membeli susu makanya papi tidak bersama Zayn padahal Zayn ingin sekali seperti teman-teman yang memiliki papi untuk teman bermain bersama.”


Hati Sagara terenyuh bahkan air matanya hendak keluar sedangkan Ara hanya menengadahkan pandangan supaya air matanya tidak menetes, Satria hanya menggelengkan kepalanya sambil tangannya terkepal jika sudah seperti ini Satria harus melakukan sesuatu agar Satria bisa memiliki Ara sudah jauh melangkah namun karena keteledorannya lagi-lagi kalah start dari Sagara.


“ Maafkan papi, janji setelah ini papi akan selalu ada untuk Zayn.”


Zayn memandang Sagara dengan tegas, “ Papi janji.”


“ Janji.”


*****


Sagara, Ara, Dewi dan juga Zayn akhirnya pulang meninggalkan sekolah dan apa yang terjadi kepada istri dari Danu Ardiansyah itu? dia memohon dan berlutut bahkan meminta maaf agar Sagara mencabut keputusan memecat suaminya dan Sagara tak menghiraukan permintaan ISabella itu sesekali orang arogan harus diberi pelajaran yang berguna agar tak tinggi hati.


Ara memangku Zayn yang tertidur, Zayn memegangi Action Figure hinata yang sudah terpotong menjadi dua itu.


“ Aku akan belikan lagi nanti, barang itu inden dari jepang kemarin temanku yang baru sampai dari sana bertanya aku ingin memesan apa, Zayn bilang dia takut meminta sama kamu karena kata temannya harganya cukup mahal.”


Sagara membuka suaranya saat Ara menatap Zayn yang masih saja menggenggam mainan tersebut.


“ Aku tidak tahu, Zayn tidak pernah meminta apapun padaku.”


“ Dia dewasa sebelum waktunya, jujur aku merasa bersalah tapi itu bukan sepenuhnya kesalahanku karena kamu memilih menyembunyikannya daripada meminta pertanggung jawaban sama aku, jujur setelah kamu menghilang aku menggila, hilang arah bahkan definisi hidup tak ada arah ya aku.”


Ara menatap kearah Sagara dengan tatapan tidak percaya, “ Kamu tidak ada perasaan apapun seharusnya hal itu tidak mungkin terjadi.”


“ Kamu tahu, because I Love You Ara.”

__ADS_1


seketika wajah Ara berubah menjadi semu mendengar penuturan Sagara apakah ini pernyataan cinta seorang Sagara Darmawan?


to be continued


__ADS_2