Sugar Baby Kakak Sahabat

Sugar Baby Kakak Sahabat
S2 Bab 20 : Rencana licik.


__ADS_3

Sugar Baby Kakak Sahabat Season 2 part 20.


Ara dibuat tidak bisa tidur akibat Sagara yang mengatakan mencintainya, setelah mengantarkan Ara dan Zayn juga Dewi pulang dia pamit karena ada urusan kantor yang tidak bisa diwakilkan.


Zayn sempat menangisi Sagara yang akan pergi kekantor namun berkat bujukan Ara Zayn mengijinkan dengan catatan jika Zayn membutuhkan ataupun merindukan Sagara dia akan menghubungi nya dan jadilah Sagara mendapatkan nomor Ara dan juga sebaliknya benar yang dikatakan oleh sahabat durjana-nya Dion jika ingin mendekati ibunya maka dekati saja anaknya.


Zayn tadi sore juga sempat menanyakan keberadaan papinya dan memaksa untuk menelpon dan jadilah Zayn di sore hari menemani Sagara bekerja sambil video call benar-benar hal yang luar biasa indah untuk pertama kalinya dalam hidup Sagara jika anak kecil atau lebih tepat anaknya memberikan warna yang berbeda.


" Bu."


Dewi memecahkan lamunan Ara yang masih memegang cangkir teh yang sudah setengah dingin itu, membayangkan yang terjadi setelah mereka kembali ke Jakarta.


" Ya."


" Boleh Dewi duduk."


" Tentu."


Karena Ara tahu jika Dewi ingin bicara dengannya.


" Kamu mau tanya sesuatu wi?"


" Em, itu pak Haris eh maksud Dewi pak Sagara jadi benar ayahnya mas Zayn?"


Sudah tidak ada yang harus ditutupi lagi mungkin saja Dewi hanya ingin klarifikasi agar tidak salah sangka lagi.


" Iya."


Dewi hanya menganggukkan kepalanya mungkin dalam hati Dewi ingin sekali banyak bertanya kepada mamanya Zayn tersebut tapi sungkan karena itu ranah pribadi hanya saja sepertinya Ara harus menceritakan mengenai hubungan antara ayahnya Zayn dengan dirinya supaya tidak menjadi fitnah.


" Wi, saya ini bukan manusia baik dimasa lalu ada kesalahan fatal yang saya lakukan sehingga Zayn lahir jika kamu bertanya seperti apa saya tidak akan katakan karena bagaimanapun itu adalah ranah pribadi saya tapi yang kamu cukup tahu saya bukan orang baik seperti yang kamu duga itu."


Dewi terkejut dengan yang dikatakan majikannya namun sebisa mungkin dia coba sembunyikan toh Dewi juga bukan orang suci yang baik juga, " Bu tidak ada yang bisa menilai baik buruknya seseorang selain tuhan, percuma saja dia orang baik tapi mengulangi kesalahannya yang sama di masa lalu sedangkan ibu, dengan tidak mengulangi kesalahannya dimasa lalu sudah cukup sebagai bukti bahwa ibu bukan orang yang sama di masa lalu, karena ibu mau berubah."

__ADS_1


Ara hanya tersenyum masam iya memang Ara tidak akan mengulangi kesalahan yang sama karena masa lalu adalah hal yang tidak bisa diubah namun bisa dijadikan pembelajaran.


" Saya harap kamu jangan kaget dengan apa yang terjadi kedepannya katakan saja jika sudah tidak sanggup bersama saya tapi saya selalu bilang ke kamu kalau saya menganggap kamu bukan hanya sebagai pengasuh Zayn tapi sebagai adik mengingat kita sama-sama terlahir dari kedua orang tua yang tak menginginkan kita."


*****


Keesokan harinya Zayn dan Dewi dijemput oleh supir Sagara karena Sagara tidak sempat menjemput ada urusan di kantor namun berjanji akan mengantarkan keduanya pulang sekolah sedangkan Ara harus berangkat bekerja pagi sekali karena pekerjaan kemarin belum selesai ditambah dirinya izin pulang cepat.


Zayn dan Dewi datang ke sebuah sekolah skala internasional disana semua fasilitas lengkap dan memadai bahkan Dewi beserta pengasuh yang menunggu siswa diberi tempat khusus.


" Zayn takut mbak." Ucap Zayn melihat beberapa orang yang berlalu lalang rata-rata bermata sipit dan bule hanya beberapa yang memiliki wajah lokal seperti Zayn.


Dewi didampingi Liam, asisten kepercayaan Sagara membantu proses masuk yang sudah diurus kemarin dan hari ini hanya verifikasi.


" Hey boy, jadi nama kamu Zayn? Saya Miss Jelita yang akan menjadi wali kelas kamu selama sekolah disini dan saya yang akan menjaga kamu selama berada di dalam lingkungan sekolah."


Jelita membawa Zayn kedalam dan masuk kedalam kelas, Zayn begitu berdecak kagum karena fasilitas yang wah dan luar biasa namun satu yang Zayn tidak suka, disini menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari meskipun dibantu namun tetap saja Zayn merasa bingung.


" Its okay semua akan berjalan seiring berjalannya waktu nanti kita sama-sama bantu Zayn dalam berbahasa ya semua." Ucap Miss Jelita dan disanggupi oleh semua teman Zayn.


*****


" Gimana Lo suka sama kerjaan kita?"


Itu suara Alen yang menggema rupanya dia datang kekantor ingin memastikan semua baik-baik saja dan tentu saja melihat Ara.


" Aku suka iya dimana Jean? Dia tidak ikut?"


Ah Jean wanita itu, sejak Jean meminta Alen untuk berdamai dengan Sagara, hubungan keduanya sedikit merenggang merasa Jean terlalu dalam ikut campur dalam hal pribadi Alen meski untuk kebaikannya jangankan berdamai, bertatap muka saja rasanya muak dengan Sagara.


" Gw lagi renggang."


" Kok bisa?"

__ADS_1


Alen menghela nafas dengan kasar, " Dia minta gw buat damai sama si brengsek itu."


" Siapa?"


Alen mendengus, " Nggak sudi gw bilang dia kakak gw."


Ah Sagara jadi hubungan Alen dan Sagara memburuk? Ara belum tahu banyak hingga kesana karena menurutnya itu bukan urusannya lagi.


Alen dan Ara saling diam hingga Nania memberitahu jika syuting sudah selesai, Alen dan beberapa pekerja pamit undur diri sedang Ara kembali ke dalam kubikel.


Jean sendiri masih memandang ponsel yang tak henti dia lihat dan sejak hubungannya merenggang, Jean hanya berada dirumah orang tuanya saja, perasaan bersalah sudah dia rasakan hanya saja egonya masih tinggi Jean merasa dirinya melakukan hal tersebut demi kebaikan Alen tapi Alen dengan tegas menolak bahkan menuduh Jean egois.


Jean akui memang dirinya egois tapi ini demi kebaikan Alen sendiri.


" Hah, apa aku harus ketemu sama Alen dan meminta maaf, aku kira aku diemin melunak taunya malah memperkeruh."


Jean sepertinya harus bertemu Alen, namun tiba-tiba perutnya bergejolak, isi perutnya minta dikeluarkan.


Jean langsung ke dalam kamar mandi, dan memuntahkan isi perutnya, tidak hanya sekali tapi tiga kali bahkan tubuhnya lemas tak sanggup berdiri.


" Duh aku kenapa ya?"


Dan Satria sendiri, dia tengah berada di apartemen pribadinya, melempar semua barang bahkan sudah tidak berbentuk, aroma alkohol begitu kuat bahkan asap rokok begitu pekat di dalam ruangan tersebut.


Definisi kacaunya seorang Satria Hadikusumo yang terkenal perfect.


" Argh bangs*t, si*lan kenapa gw harus kalah lagi sama pecundang kayak Lo."


Bagi seorang pengusaha pantang menyerah sebelum dapat apa yang diinginkan begitupun dengan seseorang, jika cara baik-baik yang selama ini dia lakukan tidak mempan maka dia akan menggunakan cara kasar bahkan sangat kasar.


" Kalau gw aja nggak bisa dapetin Lo, jangan harap si brengsek itu dapetin Lo juga, gw akan lakukan apapun sekalipun membuat Zayn adik kecil."


Senyum menyeringai yang tak pernah ia keluarkan kepada siapapun bahkan musuh dalam bisnis sekalipun terbit di bibir Satria.

__ADS_1


To be continued.


__ADS_2