
Damian baru saja mengirimkan uang kepada Clara, Damian mulai merasa bahwa uang yang ia berikan rasanya tidak cukup untuk Clara. Seolah tidak sebanding dengan apa yang Clara berikan kepada Damian.
Damian mulai memikirkan untuk memisahkan uang ‘upah’ Clara dengan uang saku Clara. Sehingga Clara tidak perlu kekurangan uang lagi atau pusing mengatur keuangannya.
Damian juga bermaksud melakukan hal itu karena ada satu hal yang entah kenapa membuat Damian takut jika Clara tidak mendapatkan uang yang banyak maka Clara akan mencari ketempat lain dan bukan tidak mungkin akan Clara mencari laki laki lain yang bisa memberikan banyak uang kepadanya.
Semuanya semakin menjadi jadi ketika Damian mendapati Clara pergi ke pesta dengan laki laki lain, Damian merasa hatinya seperti terbakar. Damian marah.
Damian lepas kendali dan memerintah Clara untuk bersujud, meminta ampun atas kesalahan Clara yang sebenarnya bukan masalah besar namun tetap saja melukai ego Damian.
Damian mulai merasa ada yang aneh dengan dirinya yang semakin lama semakin menguat, semuanya semakin membludak sesaat Clara akhirnya melakukan hal yang Damian takutkan.
Mencoba melepaskan diri darinya dan pergi dengan laki laki lain.
Damian tidak bisa menerima nya, ia tidak bisa menerima bahwa Clara lebih memilih laki laki lain dari pada dirinya.
Damian memiliki segalanya, uang, harta, dan kekuasaan lalu kenapa Clara masih saja bersama dengan Marvel yang jelas jelas masih bergantung kepada Juan?
Tidak, Damian tidak akan melepaskan Clara bagaimana pun juga. Tidak akan.
***
“Cinta macam apa yang kau maksud kan, jika kau mencintai ku kau tidak akan menyakiti ku. Jangan lupa status mu Damian, kau lah tokoh utama dalam semua penderitaan yang ku rasakan saat ini.”
Damian tertawa, tidak menyangka Clara akan bicara seperti itu. “Clara.. apa kau lupa bahwa aku menawarkan mu malam itu, aku tidak memaksa mu. Malam itu aku hanya ingin mengetes mu, aku ingin tahu apa kau sama seperti kakak mu atau tidak dan ternyata kalian sama, kakak mu rela menikah dengan ku karena uang dan kau rela tidur dengan ku karna uang. Hanya satu perbedaan diantara kalian, ketika Diana bersama laki laki lain aku memang sakit hati tapi aku tidak ingin memperjuangkannya tapi dengan mu, aku bahkan tidak akan sudi melihat laki laki lain menyentuh sehelai rambut mu sekali pun.”
Clara menggelengkan kepalanya, “Itu bukan cinta Damian.. itu bukan cinta, itu obsesi. Lagi pula aku tidak mencintai mu, meski kau terus saja berkata soal cinta tidak akan membuat ku berhenti berusaha untuk lepas dari mu. Aku ingin lepas dari semua masalah ini, aku ingin Clara yang lama mati dan terkubur untuk selama nya. Tolong lepaskan aku, jalan kita berbeda.. biarkan aku berjalan sendiri mencari kebahagiaan ku.”
Damian menatap mata Clara lamat lamat, “Sebegitu ingin nya kau lepas dari ku? Apakah jika aku mematahkan kaki mu kau tetap ingin pergi?”
“Ya.” Clara tanpa ragu ragu menganggukkan kepalanya, keputusannya sudah bulat.
“Baiklah kalau begitu aku akan melepaskan mu. Hiduplah sesuai dengan kemauan mu, aku melakukan ini bukan karna aku menyerah, aku melakukan semua ini karena aku ingin menunjukkan kepada mu bahwa semua yang ku rasakan ini bukan obsesi semata. Melainkan benar benar rasa cinta.”
__ADS_1
Damian mengulurkan tangannya mengusap lembut luka di pipi Clara yang di lapisi perban. “Aku akan membakar surat perjanjian kita jadi kau tidak perlu khawatir, hidup lah seperti yang kau inginkan.”
Damian berbalik meninggalkan Clara, ia melangkah cepat keluar dari rumah sakit tersebut. Meninggalkan Clara yang menangis di atas bangsal nya, merasa bersyukur sekaligus tidak menyangka bahwa Damian telah melepaskan nya.
Clara bisa meninggalkan kota ini, memulai kehidupan baru melupakan semua kenangan kenangan buruknya yang terjadi di kota ini.
Clara tidak akan gelap mata demi pendidikan, jika memang saat nya ia akan mengejar kembali pendidikannya dengan usahanya meski harus memakan waktu bertahun tahun.
Clara tidak akan menjerumuskan dirinya sendiri lagi.
***
Clara melirik notifikasi yang muncul di ponselnya, Clara baru saja mendapatkan pemberitahuan bahwa ada uang yang masuk ke rekening nya dalam jumlah fantastis.
Tak lama Clara mendapatkan pesan dari Damian.
From : ATM Berjalan
Kau bisa gunakan uang yang ku berikan itu semau mu, anggap saja itu sebagai permintaan maaf ku. Ku harap kau mau menerima dan menggunakan nya.
Clara akan menggunakan uang itu untuk pergi ke luar negeri, menata hidupnya yang hancur ini.
Selamat tinggal Josephine..
Selamat tinggal Marvel..
Selamat tinggal Kak Diana..
Selamat tinggal..
Damian..
Selamat tinggal semua kepedihan ku..
__ADS_1
***
Diana menjerit kesakitan, Thomas kini tengah menjambak rambutnya dengan kasar.
“Kau tidak mau memberikan aku uang hah?!”
Diana semakin meringis kesakitan, Thomas dengan sengaja mengencangkan jambakan nya pada rambut Diana.
“Kau sudah menghabiskan semua uang yang telah di berikan Damian, aku sudah tidak punya uang lagi Thomas..” air mata Diana mengalir, ia berusaha melepaskan diri namun Thomas justru mendorongnya hingga terjatuh ke lantai.
“Kalau habis ya kau kan bisa minta lagi kepadanya!”
Diana mendongak menatap sosok laki laki yang di cintai ya itu, “Damian tidak akan mau memberikan aku sepeserpun lagi, kami sudah bercerai. Damian tidak akan sudi memberikan uang kepada ku lagi karna aku sudah tidak berguna lagi bagi Damian.”
Diana merangkak ia memeluk kaki Thomas, menangis disana. “Sayang.. kenapa kau jadi seperti ini, dulu kau tidak kasar seperti ini padaku. Bukan kah kau mencintai ku, kenapa kau selalu menyakiti ku tiap kali aku tidak bisa menuruti apa yang kau ingin kan.”
Thomas berdecih, menendang Diana hingga kepala Diana membentur lantai dingin itu. “Dulu aku memang mencintai mu, tapi sekarang tanpa uang mu itu kau pikir aku bisa mencintai wanita yang sudah dipakai oleh orang lain seperti mu? Tidak sama sekali. Jika kau ingin berada di sisi ku berikan aku uang, jika tidak maka mati saja. Aku tidak perduli lagi.”
Thomas melangkah kan kakinya meninggalkan Diana, langkahnya sempat tertahan oleh tangan Diana yang mencoba menahan kaki Thomas dengan tangannya namun semuanya kembali sia sia saat Thomas dengan sengaja menginjak tangan Diana.
Diana meringis kesakitan, kepala dan tangannya sakit dan juga hati Diana, sakit bukan main di perlakukan seperti itu oleh laki laki yang di cintai nya.
Bagaimana cara Diana untuk mendapatkan uang lagi?
Uang yang sebelumnya diberikan Damian sudah habis dipergunakan Thomas untuk membeli obat obatan dan juga minuman, semuanya lenyap dalam sekejap oleh Thomas.
Sekarang Diana harus bagaimana?
Mengemis pada Damian? Diana saja ragu jikalau Damian mau memberikan uang receh terhadapnya apalagi kebutuhan untuk hidupnya dan juga Thomas.
Sial.
Kenapa juga Diana bisa jatuh cinta kepada laki laki seperti Thomas, namun bagaimana pun Diana menyesali dirinya yang jatuh hati pada orang yang salah tetap saja Diana tidak bisa melepaskan Thomas ataupun pergi dari laki laki tersebut. Cinta Diana sudah terlalu dalam untuk laki laki itu.
__ADS_1
Diana masih terbaring di lantai yang dingin itu sembari menangis, hingga tiba tiba Diana teringat dengan adiknya. Clara.
Mungkin Diana bisa memanfaatkan Clara?