Tahta Untuk Pangeran Dalam Novel

Tahta Untuk Pangeran Dalam Novel
Ep. 73 Informasi Tentang Doha


__ADS_3

Akhirnya Louisse, Leonard dan juga Doha bisa keluar dari lubang besar itu dengan selamat atas bantuan para kesatria yang berhasil menemukan mereka. Dan setelah kembali ke istana, Louisse pun segera menjelaskan kejadian yang menimpanya tadi pada Leonard sebelum suaminya itu salah paham kembali. Louisse menceritakan mulai dari awal dia yang hampir diserang oleh seseorang saat pergi berkunjung di kediaman Lophe. Lalu seseorang yang sengaja mengirim surat untuk Oscar ke ruang kerja Leonard agar hubungan keduanya merenggang. Dan yang terakhir adalah Ratu yang mengetes kesetiaan Louisse dengan memberikan racun pada Leonard karena sudah mulai mencurigainya. Semua hal tersebut diceritakan semuanya oleh Louisse kepada Leonard dengan detail.


"Oleh sebab itu aku sengaja memata-matai Doha karena lelaki itu yang paling aku curigai." Terang Louisse.


"Jadi seperti itu... Aku pikir dia memang sangat mencurigakan." Kata Leonard membenarkan.


"Namun dia tidak memiliki celah sama sekali. Dari yang aku lihat beberapa hari ini dia hanyalah seorang pelayan yang sangat bagus dalam bekerja." Ujar Louisse yang sudah merasa sedikit frustasi.


"Bagaimana dengan pelayan-pelayan di istana Ratu? Lebih baik mengorek informasi dari mereka daripada harus repot memata-matai. Mungkin saja diantara mereka ada yang tahu asal usulnya." Usul Leonard.


"Memangnya para pelayan di istana Ratu ada yang mau memberikan informasi seperti itu? Yahh... Mungkin saja ada sih, mungkin mereka yang menyimpan dendam mau membuka mulut." Sahut Louisse.


"Berarti kita perlu memikirkan cara yang lain." Ujar Leonard.


"Ah.. Kalau itu... Kita kan punya sesorang yang sangat populer di sini..!" Seru Louisse setelah mengingat seseorang.


"Kalau yang menanyakan hal itu adalah sir Edmund si pemenang di pemungutan suara kepopuleran pasti para pelayan istana Ratu akan mudah untuk membuka suara. Aku yakin itu..!" Lanjut Louisse menjelaskan rencananya.


Lalu beberapa jam kemudian, Edmund sudah kembali dari istana Ratu sambil membawa banyak bingkisan kue dan camilan di tangannya.

__ADS_1


"Seperti perkiraanku, dia banyak digemari oleh para pelayan perempuan." Gumam Louisse dalam hati ketika melihat begitu banyaknya hadiah yang diterima Edmund dari para pelayan perempuan di sana.


"Bagaimana hasilnya? Apa sir berhasil mendapatkan informasi?" Tanya Louisse yang tak sabar dengan laporan Edmund.


"Iya Yang Mulia, saat saya bertanya semua orang menjawabnya." Jawab Edmund.


"Ah, sudah kuduga...! Seru Louisse senang.


"Menurut para pelayan di istana Ratu, Doha datang ke istana Ratu bersama dengan Marquess Willhem.


"Sudah kuduga jika dia orang dari keluarga Willhem." Sahut Leonard.


"Apa ada info yang lain lagi selain itu?" Tanya Leonard lagi.


"Yang saya dengar dari salah seorang pelayan, sebelum masuk ke istana dia tinggal di wilayah bagian Utara ibu kota tepatnya di Bonex. Selebihnya mereka semua tidak tahu." Jawab Edmund.


"Kalau itu Bonex... Bukankah itu nama desa di daerah kekuasaan Marquess Willhem?" Ujar Leonard.


"Aku jadi kepikiran sesuatu... Sepertinya aku harus pergi langsung ke sana sendiri untuk mencari tahu sendiri tentang dirinya." Kata Leonard.

__ADS_1


"Kalau begitu aku juga ikut bersamamu Leonard..! Ujar Louisse tegas.


"Sebagai orang yang tahu cerita aslinya, aku harus mencari informasi yang bisa berguna nantinya bagi kami, terutama untuk Leonard." Kata Louisse dalam hatinya.


"Tidak boleh..! Itu berbahaya! Apa kau sudah lupa jika ada seseorang yang mengincar keselamatanmu?" Leonard langsung melarangnya.


"Apa yang kamu khawatirkan? Bukankah aku akan pergi bersamamu? Aku paling aman jika bersamamu Leonard... Orang yang paling dekat denganku. Kamu pasti akan melindungiku kan?" Ucap Louisse membujuk Leonard seraya menggenggam jemarinya. Dan tentu saja Leonard lemah dengan hal-hal manis yang diucapkan Louisse untuknya.


"Ah.. aku bisa gila.." Batin Leonard.


"Tentu saja aku akan melidungimu." Akhirnya Leonard menyerah juga.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2