
Kabar lahirnya bayi pinguin sudah tersebar ke anak-anak pokemon beserta suaminya. Begitupun dengan tuan wijaya dan juga nyonya Sarah yang sedang berada di luar negeri pun langsung mempersiapkan kepulangan mereka. Orang tua Anggi juga sangat bahagia karena kini mereka mempunyai seorang cucu.
Mereka semua antusias mendengar kelahiran bayi pinguin itu, hingga mereka sudah tidak sabar untuk segera melihatnya. Mereka sangat penasaran dengan wajah bayi tampan perpaduan antara anak kambing dan anak unta yang menjadi baby pinguin. Wooaahh amazing pikir mereka.
Begitu pun dengan keluarga Empat Dimensi, maksudnya Darma, Diana, David dan Danisa.Mereka semua antusias mendengar Timmy sudah melahirkan.
*
*
Di rumah sakit Anggi terlihat sangat kelelahan dan kini ia sedang tertidur dengan lelap. Rama mencium keningnya dengan sayang, betapa sangat sempurna hidupnya sekarang. Mempunyai istri yang cantik dan juga anak yang sangat tampan. Dia benar-benar bahagia.
Untuk malam ini bayi mereka tidur terpisah, itu supaya Anggi bisa beristirahat dengan cukup. Dan besok pagi bayi itu sudah bisa satu kamar dengan Ibunya. Rama pun setuju karena di juga merasa kasihan dengan istrinya dan dia juga belum paham untuk merawat seorang bayi yang baru lahir.
Rama pun tertidur di samping Anggi karena ia pun merasa sangat lelah. Setelah merasa tegang melihat istrinya melahirkan. Betapa besar perjuangannya saat itu, membuat cinta Rama semakin bertambah saja untuk Anggi.
*
*
Pagi pun menjelang semua orang sudah bersiap untuk menjenguk Anggi di rumah sakit. Mereka semua sudah tidak sabar untuk segera melihat bayi Rama dan Anggi. Semua sudah berangkat dari rumah masing-masing beserta pasangan mereka. Tak lupa mereka membawa berbagai macam hadiah untuk bayi Rama dan Anggi.
Karena mereka semua berjanjian, maka mereka sampai pun secara bersamaan. Bira dan Yura, tidak membawa anak-anak mereka. Karena anak-anak tidak boleh di bawa ke rumah sakit. Revan dan Regan sangat protektif terhadap anak-anaknya.
"Sasako.... " panggil Yura si tayo
"Ehh si tayo udah nyampe, ayo cepetan masuk Sasa udah ga sabar pengen liat anak pinguin" ucap Sasa
"Iya ayo Bira juga udah ga sabar, pengin liat mukanya mirip siapa ya ?" ucap Bira
"Eh nanti kalo Sasako punya anak, anaknya gimana ya? " tanya Yura. Kini mereka bertiga berjalan menuju kamar Timmy.
__ADS_1
"Anak Sasako mah nanti jadi tahu bulat...." jawab Bira.
Mereka bertiga pun tertawa ramai membayangkan anak Sasako nanti. Sedangkan para suami mereka bertiga saling pandang sambil menghela nafas kasar sambil geleng -geleng kepala.
Astaga sebenarnya makhluk apa istri mereka bertiga itu. Mereka pun naik ke lantai paling atas karena ruangan dimana Anggi di rawat adalah ruangan vvip. Anak-anak pokemon sangat semangat saat akan sampai segera di kamar Anggi. Namun saat akan membuka pintunya mereka terkejut melihat Rama dan Anggi masih tidur.
"Astagfirullah anak embe sama anak untanya juga masih pada tidur...." ucap Sasa
Mendengar suara ribut Rama langsung terbangun dan melihat trio ribut beserta para suaminya sudah ada di sana.
"Sedang apa kalian di sini? " tanya Rama yang masih belum mengumpulkan kesadarannya.
"Kita di sini mau nonton acara live aye-aye anak embe sama anak unta " jawab Yura.
"Dasar temen ga ada akhlak ya...." ucap Anggi saat mencoba untuk bangun Anggi merasakan sangat sakit dan linu.
"Awww....." Anggi meringis
"Baby pinguinnya mana? " tanya Bira.
"Aku akan memanggil suster untuk membawanya kemari" ucap Rama. Mereka semua pun masuk dan duduk di sofa yang tersedia di sana.
"Timmy, kemarin lahiran sakit ga? " tanya Sasa
"Gak kok, enak banget rasanya... " jawab Anggi
"Berarti Bira bohong sama Sasa, katanya pas lahiran Reby Bira katanya sakit banget "
Mereka semua hanya memutar bola mata malas mendengar ucapan manusia bumbu satu ini. "Cobain aja nanti sama kamu, pas kamu ngelahirin pasti enak. Kamu kan Sasako pasti gurih-gurih nyoy " ucap Bira.
Tak lama Rama datang dengan bayinya dan langsung di sambut antusias oleh mereka semua terutama anak-anak pokemon, mereka semua sangat senang dan dengan segera melihat bayi mungil dan tampan ini.
__ADS_1
"Kok mirip anak onta semua sihh, ga ada mirip-miripnya sama anak embe ini mah... "ucap Yura
"Si Titim pasif kalinya pas lagi ngadonnya... " ucap Sasa
"Ga ada hubungannya Sasako.... omongan kamu tuh bikin orang yang denger sakit jantung tahu ga... " ucap Anggi.
"Tahu tuhh... mas Abon punya istri kaya Sasako bikin darah tinggi ga? " tanya Bira karena para pria mereka sedang berkumpul dan berbicara lebih manusiawi di bandingkan dengan para istrinya.
"Bukan darah tinggi, tapi dia hampir membuatku mati berdiri " jawab Ramon.
"Ya ampun, mas Ramen segitunya sama Sasa teh. Kalo mas Ramen meninggoy nanti Sasa teh bakal jadi janda kaya atuh ya... " ucapnya lagi tanpa dosa.
"Hey kau dasar Sasako....!!! "
Mereka semua tertawa melihatnya" Dasar ya istrinya mas Abon mah banyak minusnya" Ucap Bira sambil terus tertawa.
"Iya sama seperti kalian semua, kalian anak-anak pokemon memang lebih banyak minusnya, kalian semua makhluk aneh...." ucap Rama
"Tapi kami ini manusia paling beruntung karena kami ini makhluk yang paling di cintai sama suami kita, iya kan... " jawab Yura
"Iya bener banget, suami kita udah ganteng kaya, bucin pokoknya paket sempurna " ucap Anggi
"Iya, jadi pengen pulang mau ngadon dede lagi....mas Revan pulang yukk... " ucap Yura
"Dasar bis mesum....!!! "ucap mereka semua
"Astaga istriku memang luar biasa" gumam Revan sambil geleng-geleng kepala.
*
*
__ADS_1
Menuju Ending nihh 😘😘😘