
Setelah Rama melihat foto Anggi dan David pergi bersama dalam satu mobil, Rama langsung pergi meninggalkan kantornya dengan perasaan marah. Entah mengapa melihat kebersamaan Anggi bersama pria lain membuat hatinya memanas, kemarahan melingkupi hati dan pikirannya saat ini. Yang ada di pikiran Rama saat ini adalah menyusul Anggi secepat mungkin.
Setelah mendapat laporan dari orang suruhannya kalau jalan yang di tuju adalah arah jalan ke rumah Rama langsung mengendarai mobilnya dengan sangat cepat. Beberapa kendaraan dia salib hingga Rama mendapat umpatan dari pengemudi kendaraan lain, namun Rama sama sekali tidak peduli. Yang ada di pikirannya saat ini hanyalah Anggi.
Anggi yang sedang berdua di dalam mobil bersama David kini tengah asik mengobrol. Pribadi Anggi yang ceria membuatnya mudah akrab dengan siapa pun, termasuk dengan David.
Saat sedang melajukan mobilnya David terkejut karena tiba-tiba dari arah belakang ada mobil yang menyalibnya dan langsung menghadang mobilnya. David langsung keluar dari mobil dan akan memberi peringatan pada orang yang hampir mencelakakannya. Anggi pun tak kalah terkejut dengan kejadian barusan , yang lebih membuatnya terkejut adalah seseorang yang keluar dari mobil itu adalah Rama. Dia keluar dari mobil dengan sangat marah. Melihat Rama yang keluar dari mobil pun Anggi langsung keluar dari mobil David dan berniat menghampiri Rama.
Baru saja Anggi keluar dari mobil tangannya langsung di seret olah Rama dan langsung mendorongnya untuk masuk ke dalam mobil . Melihat Rama yang terlihat sangat marah Anggi hanya diam saja dia takut jika dia bicara hanya akan membuat Rama semakin marah .
Setelah masuk ke dalam mobil Rama, Anggi menengok ke belakang untuk melihat Rama dan David.
Rama yang sedang marah langsung menghampiri David dan langsung melayangkan pukulan ke wajah David.
"Apa yang kau lakukan Rama, kenapa kau tiba-tiba datang dan marah seperti ini ? apa salah ku ?" tanya David sambil mengusap mulutnya yang berdarah karena pukulan Rama yang ternyata sangat kuat.
"Aku hanya akan memperingatkanmu satu kali, jauhi istriku brengsek.....!!!!"
"Kenapa ? aku hanya mengantarkannya pulang, apa itu salah ?" tanya David setengah berteriak.
__ADS_1
"Jangan berpura-pura tidak tau, aku tau kalau ibuku menyuruhmu untuk menggoda istriku, aku peringatkan jangan pernah kau melakukannya atau kau akan merasakan akibatnya !!" ancam Rama.
"Tanpa ibumu menyuruhku pun aku akan mendekati istrimu, karena aku mencintainya, berikan dia padaku kalau kau tidak bisa membahagiakannya " ucap David penuh penekanan. Hingga satu pukulan pun mendarat di pipi David. Rama sudah tidak bisa menahan emosinya lagi hingga ia melayangkan beberapa pukulan kepada David dna David pun tidak diam saja dia membalas memukul Rama, hingga perkelahian diantara mereka tidak bisa di hindari.
Melihat kedua pria itu berkelahi Anggi sangat ketakutan, dia keluar dari mobil dan ingin mencegah kedua pria itu berkelahi. Untung saja saat Anggi keluar dari mobil seseorang yang tidak Anggi kenal dan Stevan menghentikan perkelahian mereka.
Tadi Stevan mengikuti Rama karena khawatir melihat bos nya pergi dengan keadaan marah dan juga orang suruhan Rama pun melajukan mobilnya ke arah yang sama hingga mereka melihat kedua pria itu sedang berkelahi.
Stevan memegang Rama dan pria itu memegang David. Keduanya saling berontak, hingga Rama mendengar suara Anggi memanggilnya.
"Kak Rama...." panggil Anggi, mendengar suara Anggi Rama langsung mencoba melepaskan dirinya dari Stevan . "Lepaskan atau kau akan aku pecat !!!" bentak Rama, Stevan pun langsung melepaskan Rama.
Kini mereka berdua telah sampai di rumah, Rama langsung menarik Anggi keluar dari mobil dan dengan langkah setengah menyeret dia membawa Anggi ke kamar. Setelah di kamar Rama langsung meluapkan kemarahannya kepada Anggi.
"Apa yang kau lakukan dengannya tadi !!! bentak Rama, hingga membuat Anggi terkejut.
"A-aku tidak melakukan apa-apa ,aku hanya menumpang mobilnya untuk pulang itu pun kebetulan bertemu di jalan " ucap Anggi tergagap. Menyadari Anggi ketakutan dengan sikapnya Rama mencoba menetralkan emosinya.
"Kau, sudah berapa kali aku bilang jangan pernah dekat dia, mengerti " ucap Rama yang sudah agak melunak,Anggi mengangguk mengerti kemudian Rama mendekati Anggi dan langsung memeluk gadis kecil itu hingga tenggelam dalam tubuh Rama yang tinggi dan kekar. Anggi merasa terkejut saat tiba-tiba Rama memeluknya, dan lebih terkejut lagi saat Rama mencium bibirnya dengan lembut, benda kenyal itu kini ******* habis bibir mungil Anggi. Anggi mencoba terus melepaskan diri dari Rama, namun pegangan Rama sangat kuat tubuhnya yang kecil tenaganya kalah jauh dengan tubuh Rama tinggi kekar.
__ADS_1
Penolakan Anggi membuat Rama semakin ingin terus menciumnya, Rama hanya melepaskan sebentar memberikan asupan udara untuk Anggi kemudian dia menciumnya lagi sebelum Anggi membuka mulutnya untukk berbicara.
Rama menggiring tubuh kecil Anggi ke atas ranjag king size nya, semakin takut saja Anggi oleh Rama. Namun pikiran dan tubuhnya kini tidak sejalan, pikirannya menolak dengan apa yang di lakukan Rama. Namun tubuhnya meminta lebih, Anggi gadis awam yang tidak pernah tersentuh oleh lelaki manapun. Ciuman dan sentuhan Rama sungguh membuatnya terbuai dan ingin merasakan hal lebih jauh.
Sesuatu yang keras terasa menusuk di bawah sana, Anggi tidak bodoh Anggi tau itu apa. Semakin benci saja Anggi dengan tubuhnya yang mesum. Kini tangan Rama tidak tinggal diam. Dia menyentuh sesuatu yang dulu dia ejek hanya sebesar buah lemon. Namum setelah dia menyentuhnya sendiri ternyata tidak sekecil itu dan sangat menyenangkan untuk di sentuh. Rama tersenyum melakukannya, namun Anggi merasa sangat terkejut saat Rama menyentuh bagian itu dan memainkannya. Tubuhnya bagai tersengat listrik merasakan ribuan kupu-kupu beterbangan di tubuhnya.
"Gila.....rasa apa ini" ucap Anggi dalam hati sungguh Anggi menikmatinya. Tapi pikiran dan akal sehatnya menyadarkannya agar menghentikan semua itu . Bagaimana jika dia hamil dan nanti Rama akan membuangnya.
Rama bahkan tidak berhenti menciuminya, namun Anggi tidak membalasnya jujur dia tau harus berbuat apa. Perlawanannya pun tidak berguna, semakin Anggi bergerak semakin Rama menghimpitnya lagi.
"Ya ampun, ini anak onta sadar ga sih badannya berat banget " gumam Anggi dalam hati.
"Kenapa dia ga berhenti nyium gue coba, ini juga tangannya ga mau diem kenapa terus mainin squisi gue sihh. Sial ini rasanya bikin gue mau terbang gue benci yang gue rasain" Anggi menjerit dalam hati tangan kecilnya terus mencengkram tubuh Rama.
"Ini sungguh indah aku tidak bisa berhenti, aku sangat suka semua yang ada dalam tubuhnya, anak kam-bing ini harus jadi milikku" gumam Rama dalam hati. Anggi terkejut saat Rama tiba-menarik baju atasannya dan meleparnya hingga kini terpampang tubuh bagian depan Anggi. Anggi sangat terkejut dan juga merasa sangat malu kini.
Anggi memekik terkejut saat benda squisi yang tadi di mainkan oleh tangan Rama.Kini berganti bibir Rama dan tangannya yang bermain di sana.
"Kaakkk......" pekik Anggi
__ADS_1