Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 23


__ADS_3

Setelah beberapa jam tertidur Anggi terbangun karena merasakan lapar. Perutnya memang belum di isi sejak sore tadi dan tenaganya sudah habis terkuras oleh kelakuan suami unta nya itu.


Anggi mencoba melepaskan pelukan Rama yang sangat erat memeluk tubuhnya. Anggi sedikit menggeser tubuhnya untuk bangun. Namun gerakan Anggi rupanya membuat anak unta itu terbangun.


"Mau kemana " ucap Rama dengan suara serak dan memeluk Anggi dengan sangat erat.


"Aku mandi terus mau makan, perut aku laper banget belum makan dari sore " jawab Anggi posisi Anggi yang bertubuh kecil terkurung oleh tubuh Rama yang besar membuatnya menjadi susah bergerak. Tubuh mereka kini masih polos, bahkan Rama tidak mengijinkan Anggi menggunakan pakaian saat dia hendak tidur . Anggi pun membalikan badannya kini posisi mereka berhadapan, namun Rama masih memejamkan matanya.


"Ni anak onta ganteng banget sih kalo di liat dari deket, cuman sumpah sikapnya nyebelin banget, anak onta ini udah ngambil keperawanan gue, dia udah dua kali ngerubah status hidup gue, pengen gue cekik ni orang " umpat Anggi dalam hati


"sudah puas mengagumi wajah tampanku, apa kau ingin menciumku, kau bisa melakukan apa pun padaku aku tidak akan marah " ucap Rama tersenyum dan mendaratkan lagi kecupan singkat di bibir Anggi


"Ternyata anak kam-bing ini sangat menggemaskan " ucap Rama dalam hati.


"Pengen cekik aja boleh ga, sekalian tuh boy nya sunat lagi biar ga main terobos aja, sakit tau " ketus Anggi


"Enak saja kau mau senjataku di potong untuk yang kedua kali ? dan kau bilang tadi sakit, bukankah sakitnya hanya awalnya saja dan hanya sebentar, kau pun menikmatinya kan setelah itu ?"


Wajah Anggi langsung merah mengingat percintaan panasnya tadi dengan Rama, bagaimana dia tadi memanggil nama Rama beberapa kali.


"Dasar mulut lucknut, ngapain juga tadi gue mendesah udah tau sakit juga,tapi emang rasanya luar biasa gila " gumam Anggi dalam hati

__ADS_1


"I-itu kan spontan kak Rama juga tadi gitu " ucap Anggi tergagap karena merasa malu, Rama hanya tertawa melihat Anggi. Anak kam-bingnya kini sedang merasa malu rupanya, namun dia terlihat sangat lucu dan terlihat semakin cantik membuat Rama ingin mengulangi kegiatan mereka tadi.


Rama menarik lagi pinggang Anggi yang masih polos semakin mendekat padanya, dan kemudian mencium bibir Anggi dengan lembut, baru beberapa kali menciumnya sudah membuat Rama ketagihan . Rama tidak ingin berhenti dia terus saja mencium bibir Anggi melumatya dan mejelajahinya serta memberikan gigitan gigitan kecil padanya, Anggi pun mulai membalas ciuman Rama membuat Rama tersenyum dalam bibirnya, dan tangannya jangan tanya kemana karena dia sedang bermain di tempat kesukaanya kini.


Hingga satu lenguhan pun keluar dari bibir mungil si Timmy. Membuat Rama semakin ingin melakukan hal lebih lagi padanya, sepertinya percintaan mereka tadi tidak membuat Rama puas. Bibir Rama mulai menjelahi lagi leher Anggi dan turun ke bawah ke tempat yang dia suka sekarang, untuk ke dua kalinya Anggi merasa melayang dengan setiap sentuhan Rama.


Rama akan memulai penyatuannya lagi, dan Anggi tersentak kaget Anggi merasa takut akan merasakan sakit seperti tadi untuk kedua kali "Kak Rama aku takut sakit lagi " rengek Anggi


"Tidak akan " ucap Rama sambil mengigit gemas telinga Anggi. Mereka pun akhirnya melakukannya untuk yang kedua kali. Hingga setelah beberapa lama dan merasa puas akhirnya mereka pun berhenti. Rama benar-benar merasa bahagia hari ini.


Anggi ingin cepat-cepat mandi dan makan, karena waktu sudah semakin malam saja, hingga cacing dalam perut Anggi meronta-ronta ingin segera di isi. Karena lemas Rama pun menggendong Anggi dan membantunya untuk mandi, meskipun Anggi terus menolak karena malu namun anak unta itu sama sekali tidak peduli pada rengekan si anak kambing.


Dan ritual mandi pun mereka lakukan bersama. "Emang ga ada malu-malunya ini si anak onta, seneng banget dia mandiin gue, gue kan malu " ucap Anggi setelah selesai mandi kini dia sedang duduk hanya memakai handuk menunggu Rama yang sedang mengambilkan pakaiannya.


"Nanti biar aku ambil sendiri aja deh, aku malu sumpah " ucap Anggi sambil menutup matanya dengan kedua tangannya.


"Jangan menggodaku lagi, atau besok kau tidak akan bisa berjalan karena aku tidak bisa berhenti melakukannya padamu " ucap Rama, karena melihat tingkah istrinya yang menggemaskan itu.


Anggi pun lngsung memakai pakiannya lagi karena takut di terkam anak unta, sudah cukup Anggi sudah sangat lelah. selesai berpakaian Anggi langsung bergegas ke ruang bawah untuk mencari makanan karena perutnya sudah sangat lapar . Sedangkan Rama sedang menerima telepon dari Stevan dan Anggi tidak mau menungunya, karena jika sudah menyangkut pekerjaan Rama akan betah berlama-lama membahasnya.


Anggi berjalan dengan tertatih dan pelan-pelan karena dia masih merasa kesakitan akibat serangan anak unta. Dia mencari makanan di kulkas dan lemari makanan, berharap menemukan mie instan, karena dia sedang ingin makan mie instan dengan taburan cabai dan juga sayuran jangan lupakan telur setengah matang di atasnya, pasti itu sangat lezat pikir Anggi.

__ADS_1


"Timmy......" panggil David, merasa ada yang memanggil Anggi pun langsung menengok, dia melihat David sedang berdiri di belakangnya dengan wajah penuh lebam. Di wajah Rama juga terdapat luka lebam tapi sepertinya luka yang di alami David, namun luka David lebih parah dari luka Rama.


"Kak D-David kenapa ?" sungguh Anggi merasa takut di dekati oleh David. Karena gara-gara dia pulang bersama David, anak unta itu membuat Anggi menjadi mantan perawan.


"Kenapa kau seperti takut melihatku, apa yang sedang kau lakukan malam-malam begini di sini ?" tanya David


"A-aKu bukan takut tapi terkejut " jawab Anggi tidak ingin membuat David tersinggung.


"Nona ada yang bisa saya bantu ?" tanya salah satu pelayan di sana yang tadi sempat melihat Anggi seperti mencari sesuatu.


"Aku ingin makn mie instan pakai cabai dan juga sayur pakai telur setengah mateng juga, aku lapar " ucap Anggi , biasanya dia akan membuat sendiri jika ia ingin makanan yang lain, namun sekarang tubuhnya terlalu lemas makanya Anggi meminta bantuan pelayan untuk meyiapkannya.


"Timmy ...." panggil David


"Maaf kak David aku mau duduk pegel " melihat Anggi berjalan dengan tertatih membuat David khawatir sebenarnya apa yang sudah di lakukan oleh sepupunya itu kepada gadis yang dia cintainya ini, apa Rama sudah menyiksanya pikir David.


"Tunggu " David memegang tangan Anggi dan Anggi langsung menghempasnya karena takut Rama melihatnya. "Kenapa..?" tanya David heran dengan sikap Anggi.


"Kak David mending jauhin aku deh, aku ga mau kak Rama marah lagi sama aku, gara-gara tadi aja aku jadi mantan perawan gara-gar anak unta itu, dan sekarang aku ga mau jadi mantan istri gara-gara aku deket sama ka David " ucap Anggi


"Apa.....?" David terkejut mendengar ucapan Anggi

__ADS_1


"Omg gue keceplosan....." Anggi langsung menutup mulutnya


__ADS_2