
Di rumah utama keluarga Wijaya keadaan rumah besar itu kini menjadi sepi, karena nyonya Sarah dan tuan Wijaya sedang pergi ke luar negeri untuk mengurus bisnis mereka yang di kembangkan di sana.
Sore ini Anggi hanya berguling-guling di kamar saja. Tidak ada kegiatan yang dia lakukan sedari pagi, sungguh anak kam-bing ini merasa bosan. Tapi untuk pergi keluar pun dia merasa sangat malas. Maka seharian ini ia hanya diam dan tiduran saja di kamar.
Kepalanya terasa sangat pusing dan juga mulutnya terasa hambar. Ia bahkan belum makan nasi dari pagi karena merasa malas dan juga kenapa nasi itu aromanya terasa tidak enak menurut Anggi.
Di kantor Rama memutuskan untuk pulang cepat karena mendengar istrinya tidak enak badan. Karena kepala pelayan di sana memberi tahu Rama jika Anggi tidak memakan apa pun. Tidak seperti biasanya yang gemar makan dan juga jajan. Hari ini bahkan para pelayan bilang jika Anggi tidak keluar dari kamar. Entah apa yang di lakukannya para pelayan juga tidak tahu karena mereka tidak berani masuk.
Saat Rama mencoba menelepon anak kam-bingnya dia hanya menjawab sedang malas katanya. Karena merasa takut istrinya sedang sakit. Maka itu Rama memutuskan untuk pulang lebih awal.
Dan di sini lah ia sekarang di depan rumah besarnya ia berlari menuju ke kamarnya dan ingin segera melihat istrinya.
"Timmy...." panggil Rama, ia melihat Anggi sedang bergulung memakai selimut padahal Ac kamar mati dan cuaca di luar masih panas. Ada apa dengan anak ini pikir Rama.
Mendengar suaminya memanggilnya Anggi langsung terbangun."Kok kak Rama pulang ga ngasih tahu aku siih...?"tanya Anggi yang keluar dari gulungan selimutnya. Dia hanya menggunakan tangtop tali spageti berwarna hitam yang sangat kontras dengan kulit putihnya dan hot pant berawarna abu-abu. Rambut panjangnya agak acak-acakan karena seharian ia hanya tiduran.
Namun keadaan Anggi yang acak-acakan malah terlihat sangat sexy di mata Rama. "Aku khawatir dengan keadaanmu sayang " ucap Rama sambil memeluk sayang istrinya dan memberi kecupan singkat di bibir tipisnya.
"Orang aku ga apa-apa aku cuma lagi males aja, makanya aku cuma tiduran. Kepala aku agak pusing" ucap Anggi sambil memijat kepalanya sendiri
"Kita ke dokter ya...." ajak Rama khawatir
"Gak usah, kepala aku cuman pusing aja kak. Di tidurin juga sembuh "jawab Anggi
"Maksudnya kau ingin di tiduri oleh ku... " ucap Rama yang mulai tersenyum mesum pada Anggi. Dan satu tepukan mendarat di lengan Rama yang keras.
"Bukan itu maksudnya bambang ahh..... "ucap Anggi hingga Rama tertawa
__ADS_1
"Lalu apa....? "tanya Rama yang mulai menidurkan Anggi dan memeluknya.
Mendapat pelukan dari Rama entah kenapa ia merasa sangat nyaman. Hingga ia melingkarkan tangan mungilnya di pinggang Rama. Menghirup aroma suaminya yang menenangkan hingga ia terlelap di sana. Mendengar nafas istrinya yang mulai teratur Rama langsung tersenyum.
"Kau hanya ingin di peluk oleh ku ya " ucap Rama sambil tersenyum
"Anak kam-bing kesayanganku " ucap Rama sambil mencium Anggi dengan sayang. Rama tidak pernah menyangka jika hatinya akan berlabuh pada gadis bar-bar yang menyebalkan. Selalu bicara semaunya dan bersikap seenaknya, namun dia sangat mencintainya.
Rama melepaskan pelukan Anggi dengan perlahan dan menyelimutinya. Karena Rama merasa tubuhnya gerah dan ingin mandi.
*
*
*
Saat sedang terlelap Anggi mendengar bunyi ponselnya berdering. Suaranya sangat mengganggu, anak kam-bing ini lupa mematikan ponselnya tadi saat dia sedang bersama Rama.
"Awas aja kalo ga penting ...." ucap Anggi saat melihat wajah sahabatnya yang tersenyum ke arah kamera.
"Aiihhh, anak embe marah di telepon. Lagi bercocok tanam ******ya.... masih sore Timmy ngadon anak pinguinnya entar malem aja biar lama ga kepotong makan malem****** "ledek Yura
"Lo tuhh ya, kalo ngomong asal jeplak aja, siapa yang lagi ngadon. Gue lagi tidur Tayoooooo.... kesel gue di gangguin bis ga berakhlak bukannya narik malah ganggu orang "Yura yang mendengar anak kambing marah malah tertawa senang.
"Gue ga narik kernetnya libur, lagian baju lo seksoy banget kirain gue lagi ngadon dede bayi, ngapain sihh tidur sore-sore gini kata kak Bira ga boleh tidur sore nanti otaknya jadi bodoh .. " ucap Yura
Anggi semakin berdecak kesal pada sahabatnya ini, sudah mengganggu yang di ucapkan juga tidak penting.
__ADS_1
"Ga usah di sangkut pautin, lo aja ga pernah tidur sore bodonya minta ampun, sekolah dua belas tahun ga bikin lo pinter -pinter, perkalian lima aja masih pake kalkulator " ledek Anggi
"Gue mah orangnya teliti Titim, dari pada salah mending gue pake alat biar cepet. Kalo pake otak mah lama mesti mikir dulu " jawab Yura, anak kambing tergelak mendengar kepintaran si Tayo yang sangat ajaib. Si Tayo memang sangat pintar, pintar membuat orang kesal.
"Udah ah, lo mau apa nelepon gue, gue mau tidur lagi nihh, kepala gue pusing " ucap Anggi yang memang benar ia sedang merasakan pusing kepalanya.
"Omg, cebong anak unta udah mulai mengendap kayanya.... "ucap Yura.
"Maksud lo..... ?" tanya Anggi tidak mengerti
"Ngaku pinter cebong aja ga tahu, pas lo bercocok tanam sama anak unta. Tuh bisa ular anak unta kan di tumpahin ke elo. Bisanya itu kan bentukannya kaya cebong, nah cebong itu bakal jadi calon anak pinguin, persatuan antara anak kambing dan anak unta, ngerti ga lo Titim.... " ucap Yura.
Anggi langsung terdiam membisu, benarkah jika ia sedang hamil. Jika iya Anggi merasa sangat senang.
"Tapi kan gue ga tahu, kalo gue hamil apa engga? "ucap Anggi
"Gemes dehh gue sama anak embe, ya beli alat yang buat ngeceknya dong. Beli yang banyak sekalian biar hasilnya akurat" ucap Yura.
"Oke dehh, gue minta tolong orang buat beli dulu, ngomong-ngomong lo mau apa sihh nelpon gue. Perasaan dari tadi gue nanya ga di jawab" tanya Anggi
"Oh iya gue lupa, besok ada acara makan-makan di rumah, Reby ulang tahun lo kesini ya bawa anak unta sekalian, si micin sama si abon juga datang. Awas kalo lo ga dateng, gue bakal pecat lo jadi sahabat gue "ucap Yura. Anggi hanya mencibir saja mendengar si Tayo akan memecatnya.
"Oke besok gue dateng sama suami gue, siapin. jamuan buat kita ya... "
"Tenang aja stok rumput di belakang rumah masih banyak kok, cukup buat kalian berdua makan besok" ucap Yura sambil tertawa terbahak-bahak.
"Dasar bis aseemmmmmm......!!!!! "
__ADS_1
💗💗💗💗💗💗💗
Like dan komen jangan lupa ya,,poinnya mimin tunggu