Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 30


__ADS_3

Setelah mengobrol dengan Seruni Anggi pun langsung masuk ke kamar dengan membawa berbagai macam makanan dan cemilannya, kemudian dia mengambil ponselnya dan mulai berselancar di dunia maya sambi memakan makanannya. Anggi masih sibuk makan sedangkan Rama sudah tidur dari tadi, mungkin karena dia sangat kelelahan.


Setelah perutnya terasa kenyang, Anggi pun membereskan sisa makanannya dan pergi ke kamar mandi setelah semuanya selesai, dia pun merangkak naik ke atas kasurnya dan berbaring di pinggir Rama.


"Masa sih, nih anak onta sayang sama gue" gumam Anggi. Dia jadi ingat tadi tentang ucapan tuan Wira.


"Ya, emang bener sih kayanya dia emang sayang sama gue, maksudnya sayang buat di anggurin makanya terus ngajakin gue bercocok tanam. Ga ngerti apa kalo gue soak sama dia, badan gede gitu niban badan gue yang imut kaya gini" ucap Anggi yang terus menggerutu.


"Untung ganteng " ucapnya lagi sambil tertawa terpingkal-pingkal.


"Dasar kambing gila " ucap Rama dalam hati, yang dari tadi sebenarnya dia terbangun saat mendengar Anggi dan Seruni mengobrol. Dan mendengar percakapan mereka, namun saat Anggi bilang akan masuk ke kamar Rama pura-pura tertidur di ranjangnya.Dan melihat anak kam-bingnya sedang makan sambil melihat ponselnya dan berguling kesana kemari dan tertawa sendiri, benar-benar gadis aneh pikirnya.


Sepertinya anak kam-bing ini tidak perlu terlalu ia khawatirkan, karena ucapan bocah ini seperti bumerang yang akan kembali menyerang lawannya. Dia tidak selemah yang Rama kira, Rama lupa jika dirinya saja seorang Rama Wijaya pengusaha muda tampan dan sukses yang di gandrungi banyak wanita karena pesonanya yang luar biasa di beri julukan anak unta olehnya, benar-benar berani gadis ini pikirnya.


Tapi anehnya, dia tidak pernah merasa membencinya ataupun merasa tidak suka padanya. Justru dia selalu merasa nyaman bila berada di dekatnya. Hingga ia menyadari kalau ia mencintai gadis nakalnya. Rama pun tersenyum dan langsung menarik si Timmy ke dalam pelukannya.


"Diamlah kau ini berisik sekali " ucap Rama sambil membawa Anggi ke dalam pelukannya. Anggi yang terkejut langsung di tarik oleh Rama ke dalam pelukannya langsung terdiam.Karena entah kenapa pelukan Rama membuat ia merasa sangat nyaman.


"Pelukan tanganmu padaku " ucap Rama sambil memejamkan matanya. Anggi pun menurut dan melingkarkan tangan kecilnya di pinggang Rama.


"Tanganmu pendek sekali " ledek Rama


"Argghh....." teriak Rama


"Kenapa kau mengigit dadaku sakit tahu...." kesal Rama karena Anggi menggigit dadanya.


"Biarin....aku makan sekalian, ngeledekin tangan orang pendek" kesal Anggi


Dan Rama pun membalas Anggi dengan mencium bibirnya dengan langsung dan memberi gigitan kecil di sana dan tidak mau melepaskannya walau Anggi terus memukul-mukul punggungnya.

__ADS_1


Hingga Rama merasa puas, barulah dia melepaskannya. "Itu hukuman untuk gadis nakal sepertimu, oh aku salah kau bukan seorang gadis lagi" ucap Rama tertawa.


"Iya emang bukan gadis lagi, gara-gara di perawanin sama anak onta " ucap Anggi


"Keperjakaanku juga di ambil oleh anak kam-bing" ucap Rama tidak mau kalah. Anggi cuma mencebikan bibir.


"Kak Rama...." panggil Anggi


"Ada apa, kenapa kau tiba-tiba menjadi jinak" jawab Rama


"Ishhh....aku mau nanya kalo aku hamil nanti gimana? masalahnya udah lebih dari tiga kali kak Rama nebar benih di aku "ucapnya sambil menunduk malu. Rama menjadi gemas dengan tingkah si Timmy. Rama mengerti apa yang Anggi takutkan.


Rama hanya tersenyum menanggapinya


Rama membelai lembut rambut Anggi "kalau kau hamil akulah orang pertama yang akan bahagia " ucap Rama. Anggi terkejut dengan ucapan Rama, benarkah kalau Rama akan bahagia jika dirinya nanti mengandung anaknya.


"Tentu aku akan senang jika aku punya anak, ah aku jadi tidak sabar " ucap Rama sambil melihat ke arah Anggi.


"Kenapa liat-liat ?" tanya Anggi karena Rama tiba-tiba melihatnya, dan tatapannya membuat Anggi merasa waspada.


"Ayo kita proses lagi pembuatan anak kita " ajak Rama


"Udah gue duga, ni onta mesum pasti ngajak lagi gue main kuda-kudaan " gumam Anggi dalam hati.


"Ga mau cape, kan tadi sore udah " tolak Anggi karena dia memang merasa lelah. Apalagi perutnya baru saja terisi membuat matanya mengantuk.


"Kau cukup diam saja, biar aku yang bekerja " ucap Rama sambil melakukan aksinya. Dan akhirnya mereka melakukannya lagi.


Setelah beberapa kali Rama melakukan pelepasan dia pun ambruk di pinggir Anggi. Anggi langsung beringsud menjauhi Rama. Rama yang melihatnya pun bertanya. "Hey Timmy, kenapa kau menjauhiku?" tanya Rama.

__ADS_1


"Takut di ajak lagi main kuda-kudaan aku udah cape ga mau main lagi" ucapnya sambil menyembunyikan wajahnya di dalam selimut membuat Rama


tertawa.


"Aku tidak akan mengajakmu bermain lagi, asal kau tidur dengan memeluku " balas Rama. Tanpa pikir panjang si anak kam-bing langsung menurut karena takut di ajak lagi bercocok tanam. Rama tersenyum senang dan mereka pun akhirnya tertidur.


🍁🍁🍁🍁


Paginya Rama berangkat duluan ke kantor karena ada rapat penting sedangkan Anggi baru keluar kamar sekitar pukul sembilan untuk pergi kuliah. Baru saja menuruni tangga dia sudah di sambut oleh Seruni.


"Ngapain tuh cewe masih di sini apa dia nginep ya" gumam Anggi dalam hati


"Ya ampun ini sudah siang dan kamu baru keluar kamar, padahal om, tante dan juga Rama sudah berangkat ke kantor dari tadi pagi, aku bahkan sudah bangun dari pagi dan langsung kesini untuk membawakan sarapan untuk Rama, apa kamu tipe perempuan pemalas" Sindir Seruni


Anggi hanya tertawa saja mendengar ucapan Seruni


"Hey, aku ini serius kenapa kamu malah tertawa" kesal Seruni


"Aku juga serius, tahu ga kamu tuh perempuan terlucu " ucap Anggi di sela-sela tawanya.Melihat Anggi yang terus tertawa, Seruni langsung mengambil cermin kecilnya takut ada sesuatu di wajahnya. Namun dia tidak melihat apa pun, tetap cantik pikirnya.


"Hey, sudah cukup tertawanya kau membuatku benar-benar kesal, apa sebenarnya yang di lihat oleh Rama dari gadis sepertimu. Tidak anggun dan sangat bar-bar. Jauh sekali jika di bandingkan denganku yang sangat cantik dan anggun " ucapnya bangga


"Ya, jelas jauh banget lah, aku ini perempuan yang baik, polos imut dan cantik apa adanya, beda banget sama kamu yang bilangnya perempuan cantik, anggun elegan tapi ada apanya ? sampe rela pagi-pagi datang ke sini cuman buat nganterin sarapan buat suami aku, padahal di sini banyak makanan loh....dan kak Rama juga ga pernah sarapan di rumah dia cuman minum kopi aja tiap pagi, katanya perutnya suka mules kalao sarapan pagi,pasti makanan yang kamu bawa ga di makan kan sama kak Rama ?" balas Anggi panjang lebar


Seruni menahan geram mendengar ucapan Anggi, baru dua kali dia bicara dengannya untuk menyerangnya, namun dia malah menyerang balik dirinya hingga di buat mati kutu, karena yang di ucapkannya adalah benar. Karena Rama sama sekali tidak menyentuh makanan yang ia buat susah payah. Perasaannya yang dari tadi sudah kacau, mendengar ucapan Anggi semakin remuk saja moodnya.


"Terus, kamu mau tahu ga kenapa aku telat bangun, itu semua karena kak Rama dari semalem ngajakin terus aku bercocok tanam, uhhhhh pokoknya kak Rama itu kereeennnn, aku jadi makin cinta. Udah ah ceritanya nanti kamu jadi pengen nikah lagi , dadaahhhh Seruling...." ucap Anggi sambil pergi


"Namaku Seruni bukan seruling dasar gadis menyebalkan, aaaarrgghhhh.... !!!!" teriak Seruni

__ADS_1


__ADS_2