Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 48


__ADS_3

Hari senin waktunya vote ya 😍


Pagi datang menjelang saatnya aktifitas di mulai, hari ini Anggi mulai masuk kuliah lagi seperti biasanya. Begitu pun dengan Rama dia bekerja seperti biasanya.


Untuk pertama kalinya pagi ini semua orang berkumpul di ruang makan untuk sarapan bersama. Tuan Wira,nyonya Sarah, Rama dan juga Anggi. Rumah besar itu biasanya selalu nampak sepi, karena semua sibuk dengan urusan masing-masing. Namun untuk pagi ini tuan Wira ingin sarapan bersama dengan istri, anak dan juga menantunya.


"Akhirnya kita bisa berkumpul pagi ini, susah sekali kita berkumpul seperti ini " ucap tuan Wira membuka pembicaraan.


"Iya pah " jawab Rama, namun nyonya Sarah dan juga Anggi mereka diam bingung mau berkata apa. Akhirnya mereka sarapan bersama dengan penuh ketenangan .


Setelah sarapan bersama Rama mengantar Anggi pergi ke kampusnya. "Kau yakin sudah sehat dan akan ke kampus " tanya Rama saat mereka berada di dalam mobil


"Iya kak ,lagian aku bosen di rumah terus cuman tiduran aja tiap hari, makan tidur makan tidur nanti kalo aku gemuk gimana, ahhh aku ga bisa bayangin " ucap Anggi.


"Gadis pendek seperti mu jika berubah jadi gemuk akan terlihat seperti bola " ucap Rama sambil tertawa. Anggi mencebikan bibirnya.


"Bisa ga sih jangan bilang kalo aku ini pendek, terus juga kak Rama lupa yah, kalo aku ini bukan gadis lagi" ucap Anggi, Rama semakin tertawa mendengar ucapan Anggi.


"Benar kau bukan gadis lagi sekarang ,kau mantan perawan " ledek Rama


"Iya aku di perawanin sama mantan perjaka yang ada di samping aku..." jawab Anggi


"Oh ya kak Rama, kak David sekarang tinggal dimana ?" tanya Anggi penasaran karena yang Anggi dengar jika David sudah tidak bekerja lagi di kantornya. Dan juga semua fasilitasnya di ambil, Anggi merasa bersalah jika bukan karena dirinya.mungkin David sekarang tidak akan kesusahan.

__ADS_1


"Aku tidak tahu dan jangan bertanya padaku, karena aku akan merasa cemburu jika kau menyebut namanya " ucap Rama posesif.


"Iya kak ,lagian aku cuma penasaran aja kasian juga kan kalo dia hidupnya di bikin susah sama orang tuanya.


"Om Darma dan tante Diana tidak akan membiarkan anak mereka menderita, itu hanya sebatas pembelajaran saja untuk David. Mereka pasti selalu memantau David dimana pun David berada " ucap Rama menenangkan karena Rama tahu jika Anggi merasa bersalah dan ikut andil atas yang menimpa David


"Oh gitu ya...." ucap Anggi


"Iya, dan jangan pernah merasa bersalah lagi padanya. Itu semua demi kebaikannya dan juga demi kebaikan hubungan kita " ucap Rama sambil tersenyum, dan terlihat sangat tampan di mata Anggi.


"Kak Rama makin sini ko makin ganteng sihh, jantung aku deg-degan tahu ga hati aku juga kaya mau loncat aja dari sini, nanti kalo hati aku loncat kak Rama tangkepnya terus hati aku simpen di sebelah hati kak Rama biar ga kemana-mana " ucap Anggi pada Rama hingga Rama tertawa mendengarnya.


"Kemana saja selama ini anak kam-bing, aku ini pria yang sangat mempesona dan kau terlambat menyadarinya " jawab Rama


"Mirip apa.....?" tanya Rama penasaran.


"Mirip anak unta aja lagi....." jawab Anggi dengan tertawa.


"Dasar anak kamb-bing menyebalkan " ucap Rama tersenyum.


"Di larang mengucapkan anak kam-bing atau jatah ngadon dede bayinya nanti berkurang " ucap Anggi


"Wahhh anak kam-bingku sudah pandai mengancam rupanya " timpal Rama hingga membuat Anggi tertawa.

__ADS_1


Setelah perbicangan receh mereka kini mereka sudah sampai di kampus Anggi. Anggi pun langsung hendak keluar mobilnya namun di tahan oleh Rama.


"Kau tidak boleh keluar sebelum menciumku..." ucap Rama tersenyum.


"Aihhh, gimana bisa nolak kalo mukanya semanis itu"ucap Anggi, Anggi pun langsung mencium Rama dan seluruh wajahnya.


"Maafin neng ya bang, neng ga tahan pengen nyium muka abang yang gantengnya kelewatan " goda Anggi. Semakin tertawa saja Rama mendengarnya. Istrinya ini ternyata bukan tipe perempuan malu-malu. Dan juga istrinya ini mood booster yang baik untuknya.


"Dan stop senyum - senyum kaya gitu, aku takut nanti diabetes karena senyum kak Rama yang terlalu manis " godanya lagi


"Sudah pergi sana atau aku akan membawamu pulang ke kamar sekarang juga " ucap Rama karena tidak tahan dengan istrinya yang menggemaskan.


"Oke, aku berangkat ya " pamit Anggi


Cup


Satu kecupan lagi mendarat di bibir Rama hingga Rama membeku.Setelah itu Anggi langsung keluar dari mobil dan masuk ke kampusnya


"Anak kam-bingku yang bar-bar...." ucap Rama tersenyum lalu meninggalkan kampus itu.


💜💚💜💚💜💚💜💚💜💚💜💜💚💜💚


Nanti malem aku lanjut lagi ya 😊🙏 susah banget nyempetin waktu apalagi aku punya bocil 😆

__ADS_1


__ADS_2