Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 33


__ADS_3

Pagi ini tubuh Anggi terasa lebih remuk dari biasanya, karena semalam Rama seakan tidak bisa berhenti untuk menyentuhnya. Hingga setelah beberapa kali Rama melakukan pelepasan baru lah Rama merasa puas.


"Ya ampun badan gue...." Keluh Anggi saat hendak bangun tidur pagi itu.


"Kenapa ?" tanya Rama khawatir, karena Anggi terlihat meringis


"Badan aku sakit semua kak " ucap Anggi


"Apa semalam aku menyakitimu ?" tanya Rama merasa tidak enak pada istrinya, karena semalam Rama merasa sangat tergoda oleh Anggi, hingga ia terus dan terus melakukannya.


"E-engga kok, cuman badan aku pegel-pegel sakit semua ini, apalagi pinggang aku uuuhhhhh....." keluhnya sambil mengusap-usap pinggangnya. Rama pun jadi ikut mengusap pinggang Anggi.


"Apa terasa lebih nyaman ?" tanyanya


"Iya, enak banget....iya sebelah situ ka " ucapnya sambil memejamkan matanya, membuat Rama semakin gemas saja. Kalau saja Rama tidak kasihan pada Anggi sudah pasti ia akan menerkamnya sekarang juga. Namun tubuh kecil itu sepertinya rapuh Rama tidak setega itu.


"Apa di sini sudah ada Rama junior ?" tanya nya sambil mengusap perut Anggi yang datar


"Belum lah, di kira film kartun sekali aye-aye langsung jadi, dua hari hamil lusanya ngelahirin " ucap Anggi sambil tertawa.


"Dasar anak kam-bing..." Rama tertawa sambil memencet hidung Anggi dengan gemas.


"Kak Rama, kak mesti tanggung jawab pokoknya "


"Tentu saja, aku ini suamimu aku pasti bertanggung jawab , kau pikir siapa yang menghabiskan uangku setiap hari " jawab Rama


"Bukan itu...."


"Lalu...?" tanya Rama bingung


"Karena kelakuan kak Rama semalem bikin aku sakit pinggang, kak Rama sekarang mesti tanggung jawab gendong aku ke kamar mandi. Sumpah aku lemes banget ka " rengeknya. Rama tertawa mendengarnya " Aku pikir apa dasar kau, ayo mau aku gendong sekarang ?" tawar Rama


"Ngga, taun depan aja nunggu bulukan " ucapnya sambil mengerucutkan bibir , karena gemas Rama pun langsung mengecup bibir mungil Anggi. Dan kemudian menggendongnya ke kamar mandi.


"Dasar anak kam-bing manja " sambil mendudukan Anggi


"Aku manja gara-gara kak Rama, hari ini aku ga kuliah lagi juga gara-gara kak Rama " sebalnya

__ADS_1


"Ayo mandilah sekarang, aku sudah menyiapkan airnya dan hentikan dulu siraman rohani mu pagi ini" Anggi pun mengangguk


"Terus kak Rama ngapain di sini ?" tanya Anggi karena Rama tidak keluar dari sana


"Aku juga akan mandi " jawabnya


"Haahhhh....ngga ah kak Rama mah nanti aja, aku takut di apa-apain lagi " ucap Anggi


"Kau tenang saja aku mandi di air shower dan aku juga tidak akan melakukan apa-apa padamu, aku akan ke kantor dan bekerja. Aku takut anak kam-bingku tidak bisa jajan " ucap Rama dan Anggi hanya tertawa menanggapinya.


"Jika sudah selesai kau bisa memanggilku "


"Ngga ah, aku mandinya mau lama "


"Ya sudah, awas saja kalau kau memanggil David untuk menggendongmu "


"Dasar anak onta, otaknya geser .Ga mungkin lah aku minta kak David buat gendong aku yang bener aja ". Mereka pun menyelesaikan mandinya masing-masing. Namun Rama mandi lebih cepat karena dia akan pergi ke kantornya pagi ini.


Setelah Rama sudah siap dengan pakaian kerjanya yang rapi, anak kam-bingnya baru keluar dari kamar mandi. " Mandi mu lama sekali "


"Kan aku udah bilang mandinya bakalan lama "


"Oh, astaga suami gue mesumnya ga ketulungan " gumam Anggi


"Aku sengaja pake baju di dalem takut di grepek-grepek sama anak onta, badan ini udah ga kuat hayati" ucap Anggi dan Rama pun malah tertawa mendengarnya.


"Ya sudah, aku berangkat kerja dulu " Rama pergi sambil memberi kecupan singkat di bibir Anggi.


"Anak onta romantis banget sihh"


Setelah selesai memberi sedikit riasan tipis di wajahnya Anggi turun ke bawah untuk sarapan. Sekarang dia sudah bertekad demi statusnya jika ada nyonya Sarah mencoba menyerangnya maka dia akan membuat tamengnya, begitu tekadnya.


Namun saat ia hendak turun rumah sudah begitu sepi, apa mungkin semua orang sudah berangkat ke kantor. Oh Anggi memang menantu durjana yang selalu bangun siang, tapi bukankah dia kesiangan juga karena ulah suaminya. Dan selama ini tidak pernah ada orang yang mempermasalahkannya kecuali manusia seruling itu.


"Nona, anda ingin sarapan ?" tanya salah satu pelayan di sana


"Iya, perut aku lapar banget aku juga ingin minum teh hangat " jawab Anggi

__ADS_1


"Baik nona " ucap pelayan itu


"Maaf ya merepotkan " ucap Anggi merasa tidak enak


"Sama sekali tidak nona , ini memang sudah tugas kami " ucap pelayan itu sambil tersenyum.


Anggi pun duduk di meja makan sambil menunggu pelayan membuatkan sarapan untuknya sambil memainkan ponselnya.


"Selamat pagi " sapa David


"Pagi kak...." balas Anggi


"Boleh aku duduk ?" tanyanya


"Boleh lah itu kan kursinya papa Wira bukan punya aku" jawab Anggi


Pagi ini David melihat Anggi terlihat sangat cantik dengan dress mini yang di gunakannya dengan rambut panjangnya yang setengah basah dan juga riasan tipis di wajahnya, dan bibirnya yang berwarna pink sangat menggodanya. Namun David berusaha menjauhkan pikiran kotornya agar dia tidak berbuat kurang ajar lagi pada Anggi .


"Aku ingin minta maaf padamu Timmy untuk kejadian waktu itu, maafkan aku. Aku juga baru melihatmu sekarang, kita tinggal satu rumah namun kita bahkan sangat jarang bertemu " ucap David


Anggi menghela nafas kasar "Aku maafin tapi jangan di ulangi lagi ya kak, jujur aja aku takut kak David tiba-tiba meluk aku " jawab Anggi


"Wuoooowww suamimu sedang bekerja namun kau malah asik selingkuh dengan sepupu suamimu " tiba-tiba manusia ulat bulu datang di antara mereka.


"Ckk, ngapain sihh nih ulat bulu dateng terus kesini bikin gatel " ucap Anggi


"Jaga bicaramu Seruni " ucap David


Pelayan pun datang membawakan sarapan untuk Anggi. Tidak mau berdebat dengan makhluk seruling itu Anggi memilih untuk memakan sarapannya karena perutnya sudah sangat lapar.


"Aku bicara kenyataan, lihat lah gadis miskin ini dia sudah punya suami , tapi malah asik menggodamu yang notabene adalah sepupu dari suaminya sendiri " tuduh Seruni.


Selera makan Anggi benar-benar menjadi hilang mendengar ucapan Seruni.


"Maafnya nona Seruling, pertama aku mau ngasih tau kalau aku ini udah bukan gadis yang kedua aku ini cuman ngobrol sama kak David ga lebih dan yang ketiga ini poin yang penting, aku ini bukan manusia ulat bulu kaya kamu yang ga tahu malu tiap hari datang kesini cuman buat goda suami orang, diri sendirinya yang ganjen malah nuduh orang lain yang godain cowo lain, makhluk aneh emang " kesal Anggi


Seruni sengaja mendekati Anggi dan...

__ADS_1


"Akkhhhh......." teriak Anggi


__ADS_2