Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 42


__ADS_3

"Tidak mungkin anakku seperti itu " bantah mamahnya Seruni


"Kenapa tidak mungkin, kau bisa tanyakan langsung kepada putrimu kalau kau tidak percaya " ucap Rama


"Itu tidak benar kan Seruni, ayo jawab mamah " tanya mamahnya


"Ya engga lah mah, Rama kamu jangan fitnah aku ya. Kamu boleh ga suka sama aku tapi kamu ga usah fitnah aku segala dengan menyebar berita fitnah yang engga-engga " ucap Seruni masih tidak mau mengakuinya.


"Aku punya saksi yang sering melihatmu " ucap Rama karena teringat ucapan Siena yang sering melihat Seruni bergonta-ganti pria dari yang muda hingga yang tua .


"Saksi itu bisa saja saksi palsu atau bisa saja itu orang bayaranmu " ucap mamahnya Seruni masih membantah sedangkan papanya Seruni hanya bisa diam sambil memijat pangkal hidungnya.


"Mau aku panggil kemari orangnya " ancam Rama semakin geram dengan kelakuan ibu dan anak ini.


"Silahkan saja aku tidak takut....." tantang Seruni


Rama menganggukan kepala mengerti.


"Kau tidak perlu repot-repot memanggil saksi Rama, karena aku punya buktinya " tiba-tiba David sedang berdiri di sana melihat ke arah mereka. Mereka semua langsung menoleh ke arah David yang tiba-tiba ada sedang berdiri di sana sambil memegang sebuah amplop yang lumayan besar.


"Bukti apa maksudmu ?" tanya Seruni


David langsung tersenyum jijik melihat ke arah Seruni, lalu kemudian membuka amplop yang dia bawa dan melemparkan semua foto Seruni dengan fose tidak senonoh dengan beberapa pria di sana. Sontak saja semua orang di sana langsung terkejut termasuk Rama. Karena David membawa bukti betapa jal*ngnya seorang Seruni.

__ADS_1


"Itu tidak benar...itu foto palsu.....!!!!" teriak Seruni


Mamah Seruni langsung menutup mulutnya tidak percaya, bagaimana anak kesayangannya yang selalu di gadang-gadang gadis terhormat berani berbuat asusila di belakangnya. Dan parahnya bukan hanya dengan satu pria tapi bergonta-ganti pria.


Begitu pun Seruni dan papanya yang terlihat sangat shock, apalagi salah satu pria yang meniduri putrinya itu adalah rekannya dalam bekerja yang seumuran dengannya. Orang tua Seruni tidak bisa bicara apa-apa lagi setelah melihat semua foto itu, mulut mereka seolah terbungkam dan mereka merasa tertampar oleh kelakuan putri mereka.


"Apa masih kurang ? aku masih punya banyak " ucap David tersenyum sinis.


"Sudah cukup....!!! teriak Seruni


"Bawa perempuan gila itu ke kantor polisi" perintah Rama


"Tunggu dulu, jangan bawa putriku " pinta mamahnya Seruni


"Rama tolong lah putriku tidak sengaja melakukannya, jangan usut kasus ini lagi kita sudah lama mengenal kan aku sahabat mamahmu " ucap mamah Seruni mencoba membujuk Rama.


"Bawa gadis ******* ini dan kurung hingga membusuk di penjara....!!!" perintah Rama. Beberapa aparat polisi pun langsung membawa Seruni, namun Seruni memberontak. Saat orang tuanya akan membantu Seruni orang-orang suruhan Rama menahan mereka agar tidak menghalangi polisi untuk membawa Seruni.


Rama sudah benar-benar muak melihat gadis jal*ng itu. Selama ini Rama mencoba bersabar menghadapi kelakuannya dan juga ibunya yang selalu berharap wanita kurang aj*r itu menjadi istrinya. Namun kini.kesabaran Rama sudah habis karena kelakuan Seruni sudah benar-benar kelewatan hingga membuat calon anaknya tidak selamat dan juga istri yang sangat dia cintai terluka.


Setelah itu Rama pergi meninggalkan mereka semua, David mengejar Rama karena ada sesuatu yang ingin dia bicarakan.


"Rama...." panggil David

__ADS_1


Rama berdecak kesal mendengar David memanggilnya " ada apa jika tidak penting aku akan pergi karena aku sedang terburu-buru" ucap Rama


"Kau tidak ingin berterima kasih padaku...?" ucap David


"Berterima kasih untuk apa...?" Rama bertanya balik


"Karena aku sudah membantumu memperlihatkan bukti-bukti tentang Seruni " jawab David


"Tanpa bukti itu pun aku bisa menyeret Seruni dan keluarganya, dan mencari bukti seperti itu bukanlah hal yang sulit untuk seorang casanova sepertimu . Tentu saja karena kau adalah sebagian dari mereka yang menyukai jal*ng sebagai mainanmu" sinis Rama


"Mungkin kau benar Rama, aku memang salah satu dari mereka. Tapi sayangnya aku tidak pernah menyentuh seorang jal*ng lagi kau tahu kenapa ?" ucap David, karena Rama tidak menjawabnya David meneruskan ucapannya.


"Karena isi dalam hati dan pikiranku di penuhi oleh Timmy istrimu " ucap David membuat kemarahan Rama semakin menjadi.


"Brengsek....!!!!" satu pukulan pun mendarat di pipi David hingga ujung bibirnya mengeluarkan darah.


"Aku memang brengsek dan aku menikmati kebrengsekanku" jawab David


"Dasar bajingan gila...." umpat Rama sambil meninggalkan David sendirian di sana.


"Aku memang gila, gila karena istrimu " gumam David sambil melihat kepergian Rama.


Hati Rama kini kian memanas saja mendengar perkataan David kepadanya. "Tuhan, aku tahu aku bersalah di masa lalu tapi jangan hukum aku dengan menjauhkanku dengan istriku, aku tidak akan sanggup " gumam Rama dalam hati, mengingat bagaimana dulu dia terobsesi kepada Bira . Sekarang Rama ingin menenangkan pikirannya dulu, dan satu tempat yang kini ia tuju yaitu ke tempat istri kecilnya berada

__ADS_1


👣👣👣👣👣👣👣👣👣👣👣👣👣


Mimin udah up dua kali nihhh di tunggu ya 🌹🌹🌹 dan ☕ nya 😊🙏, maafkan kalau telau up karena mimin mesti bagi waktu buat ngurusin keluarga juga 😁 kalau ada waktu luang aku pasti usahain nulis kok ya, salam sayang dari author 😘💕💕💕💕


__ADS_2