
Sebulan Setelah kejadian itu Seruni tidak pernah menampakan lagi wajahnya. Nyonya Sarah pun tidak membawa kandidat calon menantu lagi. Entah lah mungkin karena dia sibuk atau pun karena dia sudah tidak mau lagi mencari calon menantu lain dan menerima Timmy sebagai menantunya.
"Kak Rama bajunya aku simpen di kasur ya " ucap Anggi
"Iya " jawab Rama sambil berlalu ke kamar mandi. Setelah menyiapkan pakaian Rama Anggi pun pergi ke bawah untuk membuatkan kopi untuk Rama.
"Nona apa anda perlu sesuatu ?" tanya pelayan di sana.
"Ngga kok, aku cuma mau bikin kopi aja buat kak Rama " jawab Anggi
"Biar saya buatkan nona " tawar pelayan itu
"Ga usah, biar aku aja yang bikin sekalian belajar buat jadi istri solehah " ucapnya sambil tertawa, pelayan yang mendengarnya pun tersenyum.
"Nak Timmy ayo kita sarapan " ajak tuan Wira
"Nanti aja pah aku nunggu kak Rama " jawab Anggi
"Baiklah, kau rajin sekali sekarang ya " ucap tuan Wira
"Iya pah, aku kan mau belajar jadi makmum yang solehah buat kak Rama " jawabnya
Tuan Wira hanya tertawa " kau ini ada-ada saja " jawabnya sambil geleng-geleng kepala.
Sedangkan nyonya Sarah hanya dian menikmati sarapannya. Setelah selesai membuat kopi Anggi pun naik ke atas lagi membawa kopi untuk Rama.
"Kak Rama nanti pulang kuliah aku mau main dulu ya sama Tayo dan kawan-kawan "ucapnya
"Kau akan bermain dengan si rogi dan si gani maksudmu " jawab Rama
"Ishhh, bukan tapi sama ratu ubur-ubur mantan penghuni hatinya kak Rama juga sama Sasako si gadis micin " ucapnya
"Kawan-kawanmu manusia aneh semua, aku tidak bisa membayangkan kalau kalian semua berkumpul menjadi satu akan menjadi apa " ucap Rama geleng-geleng kepala
"Ya pasti seru dan keren, nanti kita bakal mirip avenger " jawab Anggi. Rama tergelak mendengarnya avenger katanya.
"Kalian lebih mirip anak-anak pokemon dari pada mirip avenger " ucap Rama sambil tertawa
"Aihhh, mendingan kak Rama ga usah ngomong deh, sekalinya ngomong aku jadi pengen ngerujak mulutnya kak Rama " kesal Anggi sambil mengerucutkan bibirnya yang membuat Rama menjadi gemas.
Cup
Satu kecupan pun mendarat di bibir mungilnya " jangan menggodaku pagi-pagi begini gadis kecil atau aku akan memakanmu sekarang juga " ucapnya
__ADS_1
"Susah ya punya suami mesum bawaannya pengen ngajakin bobo bareng terus " ucap Anggi.
"Pasangkan dasi ku " pinta Rama sambil menyodorkan dasinya
"Biasanya juga sendiri..." ucap Anggi
"Ayo cepatlah, aku ingin istriku yang memakaikannya" ucap Rama, Anggi pun mengambil dasinya dan memakaikannya.
"Nunduk dulu badannya tinggi banget " Rama pun langsung menundukan tubuhnya agar tubuh mungil istrinya bisa sampai. Rama sengaja merapatkan tubuhnya kepada Anggi dan menarik pinggangnya. Rupanya si anak kam-bing sekarang sudah mulai terbiasa dengan tingkah mesum suaminya.
Saat memasangkan dasi Rama menatap wajah istrinya dengan intens, dia tersenyum senang. Sepertinya memutuskan menikah dengan gadis kecil ini sudah sangat tepat. Hatinya kini selalu di hinggapi kebahagiaan setiap harinya karena adanya istrinya ini. Patah hati yang pernah ia rasakan sudah tidak terasa lagi.
"Selesai..." ucapnya sambil tersenyum
Rama melihat pemasangan dasinya sangat jelek dan tidak rapi " kenapa dasinya seperti ini jelek sekali " protes Rama.
"Aku ga bisa masang dasi "jawab si Timmy sambil tergelak.
"Kenapa tidak bilang " wajah Rama cemberut melihat penampilannya yang jadi tidak keren.
"Aduh anak onta marah, sini mau di peluk anak kam-bing" goda Anggi. Hingga Rama tersenyum lalu menghampirinya.
"Aku ingin lebih dari sekedar di peluk " ucapnya sambil mencium bibir mungil Anggi dan melum*tnya dengan lembut, tangannya kini menarik kaos yang di pakai Anggi.
"Kenapa ?" tanyanya.
"Ini masih pagi, kak Rama mau apa "sambil menyilangkan tangannya di dada menutupi dua asetnya yang masih terbungkus rapi. Tapi bukankah sesuatu yang terlihat setengah-setengah itu terlihat sangat indah, karena keduanya terlihat mengintip di antara pembungkusnya dan juga tangan istrinya.
"Kak Rama jangan macem-macem ya " ucap Anggi
"Cukup satu macam saja sayang, aku hanya ingin sarapan " ucap Rama sambil menarik Anggi ke tempat tidurnya dan bermain-main di kedua aset Anggi seperti bayi yang sedang kehausan. Tak bisa di pungkiri Anggi pun memang sangat menikmati semua sentuhan Rama yang selalu membuatnya terasa melayang.
Setelah puas Rama pun melepas pagutannya dan tersenyum. "Sarapan yang menggelora, sepertinya setiap pagi aku harus sarapan seperti ini " ucapnya lagi
"Ga mau ahh, takut kebablasan " ucap Anggi sambil mengenakan lagi pakaiannya.
"Biar saja, supaya Rama junior cepat ada di sini " sambil mengusap perut Anggi.
"Kalau nanti aku ngidam kak Rama harus ngebeliin semua yang aku mau " ucap Anggi
"Oke tidak masalah "
"Terus kak Rama juga mesti manjain aku " ucap si Timmy lagi
__ADS_1
"Anak kam-bingku berani melunjak sekarang ya " jawab Rama
"Kan ceritanya kak Rama itu suami penyayang "
"Aku memang penyayang apa kau tidak menyadarinya?" tanya Rama
"Sadar kok, sadar banget malah kalo suami aku itu mesumnya tingkat dewa "
"Ckk...." Rama hanya berdecak
"Eh, nanti aku mau bikin daftarnya ahh...."
"Hey...ngidammu itu di rencanakan, mana ada ngidam yang seperti itu " kesal Rama dengan tingkah aneh istrinya.
"Ada, ini orangnya " tunjuknya kepada dirinya sendiri
"Dasar gadis aneh..." ucap Rama, namun Anggi hanya tertawa saja mendengar omelan suaminya.
Kini sepasang suami istri itu berangkat ke tujuannya masing-masing . Anggi ke kampusnya dan Rama ke kantornya setelah sebelumnya mengantar dulu istrinya.
🍁🍁🍁
Hari sudah siang saatnya Anggi pulang dari kampusnya dan pergi bersama anak-anak pokemon lainnya. Di sebuah cafe Anggi Yura Bira dan juga Salsa berada di sana sedang mengobrol riang.
"Tumben ratu ubur-ubur sama si Tayo di ijinin keluar" tanya Anggi
"Iya soalnya yang nganter suami kita sendiri, kalo engga jangan harap " jawab Yura
"Ini juga di waktu cuma boleh dua jam katanya" timpal Bira.
"Terus Sasako, suami kamu ngijinin ?" tanya Anggi
"Ngijinin lah dia mah, cuman katanya jangan sampe ketemuan sama A Bagas selama Sasa jadi istrinya soalnya jatuhnya bakal jadi fitnah terus takut jadi skandal lagi yang berimbas sama perusahaan hello kitty unyu itu " jawab Salsa
"Emang bener, jangan dulu ketemuan takutnya di ikutin neng syaiton buat goda-goda kamu " ucap Yura
"Ya engga atuh Sasa juga tahu batasan, lagian hello kitty itu selalu nyuruh orang buat ngikutin kemana Sasa pergi, tuhh orangnya "jawab Sasa sambil menunjuk seorang pria dengan setelan jas rapi yang terus memandang ke arah mereka.
"Wuaahhhh....." ucap Anggi Yura dan Bira bersamaan.
"Wahh....waahhh rupanya ada kumpulan para istri-istri muda yah di sini " tiba- tiba ada seorang gadis sedang berdiri di sana menghampiri mereka.
"Baru aja di omongin, neng syaitonnya langsung datang " ucap Anggi
__ADS_1