Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 9


__ADS_3

"Setelah mendapat tawaran dari Rama Anggi benar-benar tidak bisa tidur, tawaran Rama sangat menggiurkan tapi membuat anak kambing itu terlihat murahan. Tapi di sisi lain Anggi tidak tega melihat orang tuanya yang hidup dalam kesusahan. Meskipun setiap hari mereka semua terlihat bahagia namun Anggi tau jauh da dalam libuk hati mereka, orang tua Anggi merasa terluka.


"Gue mesti gimana nihh, masa gue nikah sama anak onta. Tapi dia kan onta arab duitnya banyak, dia juga janji ga bakal nyentuh gue, ga kebayang kalo gue berkembang biak sama dia " Anggi langsung bergidik ngeri. Anggi terus berpikir apa yang harus ia lakukan


Hingga pagi hari anak kambing keponakan ladooshing itu baru bisa memejamkan matanya. Namun belum lama dia memejamkan matanya, terdengar gedoran keras di depan pintu kamarnya yang membuat anak kambing langsung terbangun.


tok


tok


tok


tok


Anggi keluar dengan penampilan berantakan rambut acak-acakan dan jangan lupa lingkaran hitam terlihat sangat jelas melingkari matanya.


"Astagfirulloh, papa.... " Panggil mamahnya Anggi mendengar istrinya berteriak papa Anggi langsung menghampiri mamahnya Anggi.


"Ada apa mah....? " tanya papa Anggi


"Liatin si timmy pah mukanya kenapa? perasaan mamah ga selingkuh deh pah, kok mukanya jadi kaya gini sih "


"Maksud mamah...?" tanya papa Anggi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal tidak mengerti.


"Ini liat timmy sama papa bak-baik, si timmy jadi blasteran gini perpaduan anak kambing sama anak panda " ucap mamah Anggi


"Mamaaahhhh.........!!!!! " teriak Anggi kesal


Anggi langsung masuk lagi ke kamarnya dan tiduran karena kesal dengan mendengar ucapan mamahnya.


"Tim, timmy kenapa malah tidur lagi sihh kamu ga kerja ?" merasa heran dengan Anggi


"Papa udah siap nganterin kamu tim, kok kamu malah tidur lagi sihh " tanya papanya Anggi


"Timmy di pecat.... " ucap Timmy sambil menelungkupkan kepalanya ke bawah bantal


"Haahh.... " ucap orang tua Anggi melongo


"Ya ampun tim, padahal mamah seneng banget lohh kamu kerja "ucap mamah Anggi sedih


Papa nya Anggi hanya diam menunduk " Udah lah mah sebenarnya yang bertugas bekerja itu papa bukan timmy, mestinya hari ini timmy jadi mahasiswi gara-gara papa ga kerja Timmy mesti ngubur impiannya dalam-dalam " mamah Anggi mengangguk sedih


"Maafin mamah timmy ya, belum bisa bahagianin kamu " mamah Anggi membelai lembut kepala Anggi, hingga Anggi tidak bisa membendung air matanya lagi, dia menangis terisak, bukan karena tidak bisa kuliah tapi Anggi merasa gagal menjadi anak karena belum bisa membahagiakan mereka. "Ini semua gara-gara anak onta "gumam Anggi dalam hati.

__ADS_1


Orang tua Anggi pun membiarkan Anggi sendiri memberikan waktu kepada anaknya untuk meluapkan kesedihannya.


Setelah puas menangis Anggi pun terbangun dari tempat tidurnya dia tidak boleh hanya berdiam diri saja, dia harus melakukan sesuatu untuk membantu kehidupan keluarganya.


Anggi mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang di sana, dia mengirimkan pesan setelah itu dia pergi mandi dan bersiap untuk pergi.


"Mah, pah aku berangkat ya " Anggi berpamitan kepada orang tuanya


"Loh kamu mau kemana? " tanya mamah Anggi


"Aku mau main sama si tayo, jenuh soalnya " jawab Anggi berbohong, sebenarnya hari ini dia ingin bertemu dengan calon imamnya si anak unta.


Karena tadi saat sebelum mandi dia mengirimkan pesan kepadanya.


Di cafe


"Lama banget sihh gerutu Anggi... " tak lama setelah dia mengoceh orang yang dia tunggu akhirnya datang juga


"Aku nungguin kamu dari tadi ada lima belas menit, bener-bener ga profesional " ucap Anggi meledek menirukan ucapan Rama saat itu yang di tujukan padanya saat dia terlambat. Mendengar hal itu Rama hanya tersenyum meledek.


"Lihatlah pesanmu sekali lagi bocah kam-bing, jam berapa kau menyuruhku kemari " ucap Rama


" Jam satu " jawab Anggi cuek


Anggi pun lalu melihat jam yang ada di pergelangan tangannya, mata Anggi langsung melotot namun sedetik kemudian dia bersikap biasa lagi.


"Jam satu " jawab Anggi cuek


"lalu apa aku terlambat nona Timmy " ucap Rama meledek


"Terlambat lah orang aku nunggu dari tadi " jawab Anggi tidak mau di salahkan


"Terserah kau saja, aku tidak ingin berdebat dengan anak kecil, lalu apa jawabanmu? " tanya Rama langsung kepada pokok utama pembahasannya.


"Onta arab mah beda nya kalo ngomong ga bisa basa-basi tawarin minum dulu gitu, Anggi kan haus "


Rama berdecak dan langsung mmemanggil pelayan cafe itu. "Selamat siang mau pesan apa tuan dan nona " tanya pelayan itu ramah


"Buatkan aku espresso dan berikan anak ini jus bayam anak kam-bing ini kehausan dari tadi " ledek Rama, pelayan di sana bingung dengan pesanan Rama karena di cafe itu tidak ada jus bayam dalam menu.


"Jangan dengerin dia mba, buatin aku jus mangga pake susu ya biar enak " jawab Anggi


"Baik tunggu sebentar" ucap pelayan itu kemudian pergi

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan keputusan mu? "tanya Rama lagi


"Boleh ngajuin syarat ga? " Anggi balik bertanya


"Apa... "


"Aku mau minta modal buat usaha orang tua aku, jadi aku bisa tenang "ucap Anggi lesu


"Tentu apa lagi....? " tanya Rama


"Emmm, kita ga bakal itu kan....? " Anggi merasa enggan mengatakan hal itu. Namun Rama mengerti yang di ucapkan Anggi.


"Tidak masalah aku tidak tertarik kepadamu, kau gadis yang kurang matang aku tidak akan tergoda" Anggi manggut - manggut


"Ada untungnya ternyata body gue ga semok, jadi ni anak onta ga bakal ngajak gue berkembang biak " gumam Anggi dalam hati sambil tersenyum sendiri.


"Hentikan senyum bodohmu itu " ucap Rama


"Ishh, itu mulut isinya cabe semuanya kalo ngomong pedes banget " ketus Anggi, tak lama pesanan mereka pun datang. Anggi langsung menyedot minumannya hingga hampir habis. Sedangkan Rama meminum kopinya dengan gerakan yang sangat elegan berbanding terbalik dengan Anggi yang terlihat urakan.


"Apa kau tidak bisa pelan-pelan, tidak akan ada orang yang meminta minumanmu di sini "


"Haus tau.... " jawab Anggi cuek Rama hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak kam-bing yang sedang meminum jus nya.


"Kalau kau haus kenapa kau tidak memesan minum dari tadi " Mendengar itu Anggi hanya tertawa


"Aku ga punya uang om, makanya aku nunggu om dateng biar bisa di bayarin " ucapnya sambil nyengir kuda


"Aku ingin sekali menjitak kepala mu itu dasar bocah nakal, apa kau memang benar-benar tidak punya uang hingga kau tidak mampu membayar minumanmu"


ucap Rama kesal


"Engga.... " jawabnya cuek karena Anggi memang benar-benar tidak punya uang


"Apaa... " jawab Rama agak kaget apa gadis di depannya semiskin itu hingga tidak punya uang untuk hanya sekedar membeli minum.


"Nihh liat... "Anggi memperlihatkan uang yang ada di dompetnya hanya tinggal satu lembar uang berawarna ungu.


"Isinya cuman tinggal ini, makanya ni uang mukanya jutek banget kan, sepi katanya ga ada temen " ucap Anggi sambil tertawa.


Rama menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah si timmy "Ya Tuhan semoga aku tidak salah, memilih anak kambing ini menjadi istriku " gumam Rama.


Maaf telat up ya karena tadi miminya lagi sibuk 😁😁🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2