
Danisa di buat bingung oleh tingkah anak-anak pokemon, mungkin memang Danisa belum satu server hingga otak sehatnya belum tercemari virus absurd mereka.
"Aku yang bodoh tidak mengerti bahasa mereka atau mereka yang aneh dalam cara bicara" gumam Danisa dalam hati.
"Maaf ya Danis kita ini kalo ngomong emang apa adanya..." ucap Anggi
"Iya kita semua mah orangnya suka jujur loh.. " ucap Bira.
"Iya ga apa-apa kok, aku seneng jadi ada temen. Tapi emangnya kalian ga malu temenan sama aku?" tanya Danisa merasa rendah diri di hadapan ke empat istri 4 R yang sangat cantik.
"Kenapa malu...? "tanya Yura
"Iya karena kalian semua sangat cantik dan juga semua orang kaya. Sedangkan aku.... " Danisa merasa inscure dengan dirinya sendiri.
"Kamu itu cantik tahu, asal matanya jangan di tutupin pake toples" ucap Yura
Danisa langsung memegang kacamatanya " tapi aku di suruh sama Su ehh.. maksudku aku di suruh sama kak David pake kacamata ini" jujur Danisa karena memang David yang menyuruhnya memakai kacamata.
"Ahh dasar aneh.... " ucap Salsa
"Mungkin kak David pengennya cuman kak David aja yang liat kecantikan kamu... " ucap Anggi
"Aihhh co cuiiittt.... Bira juga mau di sayang banget sama suami " ucap Bira.
"Suami ratu ubur-ubur udah bucin akut kali, cintanya udah over dosis malah " sambung Yura
"Suami kamu juga sayangnya udah tumpah-tumpah.... "jawab Bira
"Apalagi anak onta romantis banget sama kambing kesayangannya... " ledek Sasa
"Kaya ga pernah di manja sama bayi kingkong aja... " jawab Anggi. Hingga mereka semua tertawa.
Mendengar mereka semua sangat di cintai suaminya Danisa pun menginginkan hal yang sama. Akankah David mencintainya hingga over dosis dan penuh keromantisan hingga selalu memanjakannya. Tapi yang Danisa rasakan saat ini David hanyalah suami yang senang menciumnya dan menurut Danisa yang masih sangat lugu, David itu mesum karena terus menginginkan mencium dan di cium olehnya.
"Apa aku boleh bertanya pada kalian? "tanya Danisa
"Boleh, mau tanya apa? "tanya Anggi.
"Apa suami kalian selau minta di cium atau memaksa mencium kalian? "tanya Danisa malu-malu
para istri somplak itu terbengong namun sesaat kemudian mereka semua tertawa terpingkal -pingkal.
"Kenapa kalian malah tertawa? " tanya Danisa merasa bingung.
"Suami kita mah bukan minta cium aja, tapi mintanya main kuda-kudaan terus" jawab Bira
"Tiap hari ngajakin bercocok tanam, mintanya lama lagi " timpal Yura
"Tiap hari sosis sakti beraksi tebar benih biar jadi... " balas Sasa.
Danisa yang sudah mulai paham arah pembicaraan mereka pun mengerti.
"Kak David soleh banget cuman minta cium aja, ga sekalian manjat gunung dan mengarungi lembah kaya ninja hatori..." ucap Anggi.
"Kak David masih malu-malu kambing nihh sama Danisa... " ucap Yura
__ADS_1
"Kenapa ga malu-malu buaya sekalian... " timpal Bira.
"Takut tersinggung kan kak David mantan buaya, kalo malu-malu kambing keliatan agak imut soalnya anak onta aja klepek-klepek..." ucap Yura
"Gimana ga klepek-klepek tiap hari di kasih goyang anak embe" timpal Salsa.
Semakin gila saja Danisa mendengar ucapan mereka.
"Astaga apa suami mereka tidak kewalahan mempunyai istri seperti mereka" gumam Danisa.
*
*
*
Di sebuah restoran ke 4R 1B dan 1D sedang membicarakan tentang kerja sama mereka tentang proyek baru yang sedang mereka jalankan.
Sepertinya pembicaraan mereka akan lebih manusiawi jika di bandingkan dengan dengan para istri mereka kecuali Siena si induk pokemon dan Danisa si Nobita, mereka masih normal jika di bandingkani dengan empat makhluk animasi istri 4R itu.
*
*
*
"Jadi bagaimana kalian setuju dengan ideku ?"tanya Regan.
"Sepertinya idemu bagus juga... " timpal Ramon
"Aku setuju... "jawab Rama
"Secepatnya...." jawab Revan.
"Baiklah jika meeting ini selesai, bagaimana jika kita memesan makanan aku sudah lapar "ucap Bagas tiba-tiba.
"Dasar asistent tidak tahu malu " ucap Rama
"Perutku memang sangat lapar, jadi kenapa aku harus malu "jawab Bagas membuat semua orang ingin memukul kepala asistent menyebalkan itu.
"Aku heran padamu Regan bagaimana kau mempertahankan asistent yang sangat aneh sepertinya? " tanya Ramon
"Istrinya lebih aneh dariku asal kalian tahu itu, ahh aku salah istri kalian semua aneh aku baru ingat" ucapnya lagi benar-benar membuat semua orang geram.
"Itulah Bagas si mulut lucknut yang terkenal jika bicara seperti kentut saja selalu asal bunyi " tiba-tiba Stevan datang untuk membawa berkas yang Rama minta tadi
"Sebaiknya jomblo diam saja, tidak usah ikut campur" ejek Bagas dengan bangga. Semenjak status jomblonya hilang entah kenapa rasa malunya pun ikut hilang.
"Bahkan kentut saja masih punya malu jika ingin berbunyi "timpal Ivan asistent Ramon yang geleng-geleng kepala melihat tingkah Bagas.
"Selalu bilang istriku aneh, tapi tingkahmu lebih aneh... " ucap Revan.
"Maklumi saja...." ucap Regan, serasa mendapat pembelaan dari bosnya Bagas menjadi sangat senang.
"Terima kasih pak, anda bos yang pengertian "ucap Bagas tersenyum.
__ADS_1
"Aku kasihan padamu karena masakan kombinasi istrimu kini sudah merubah bentuk otakmu " ucap Regan
Glekkk
Asistent pelit terkejut dia lupa jika bos nya yang minim akhlak itu adalah teman curhatnya. Dia selalu bercerita jika istrinya selalu memasak makanan kombinasi. Kenapa di sebut kombinasi?
Itu karena jika Siena memasak sayur hasilnya tampak seperti bubur. Makanya makanannya disebut bubur sayur. Dan jika menggoreng sesuatu hasilnya selalu terlalu matang hingga warnya berubah menjadi agak hitam dan teksturnya keras, serta rasa yang bervariasi sudah bahanya aneh di tambah rasa pahit alhasil jadilah masakan kombinasi yang dari bentuk dan rasa yang bercampuran.
Semua orang di sana geleng-geleng kepala, bagaimana bisa Bagas bisa bertahan dengan makanan seperti itu.
"Untung saja kau masih hidup...." ucap Rama
"Sekarang aku mengerti kenapa otaknya bisa rusak" timpal Ramon.
"Dasar manusia pelit kenapa tidak menyewa asistent rumah tangga saja " sambung David dan mereka semua mengangguk setuju.
"Itu adalah bentuk cinta kami, aku menerima dia apa adanya. Dan Siena juga dia sedang berusaha menjadi istri yang sangat baik dan aku sangat menghargai perjuangan istriku untuk melayaniku" jujur Bagas karena memang seperti itu keadaannya. Namun reputasinya sebagak orang pelit sudah melekat pada dirinya hingga semua orang tidak percaya.
"Alasan....!!! " ucap mereka kompak
"Aku bicara jujur, aku tidak berbohong. Pak Regan ayo bela aku... " ucapnya menyebalkan, sedangkan Regan sedang meminum kopi dengan tenangnya tanpa mempedulikan asistentnya.
"Ahh dasar kalian semua menyebalkan..."kesal Bagas.
"Kau lebih menyebalkan asistent pelit apa kau tidak sadar..." ucap David.
"Sepertinya yang penting baginya adalah burungnya bisa terbang dan keluar dari sangkarnya " ucap Rama geleng-geleng kepala.
"Tentu saja itu sangat penting untukku" ucapnya bangga.
"Hey kalian para jomblo tutup telinga kalian, aku takut burung kalian berontak untuk mencari sarang" ledek Bagas.
"Ingin sekali ku remas mulutnya..." ucap Stevan
"Masukan saja ke dalam kolam piranha " timpal Ivan.
"Aku gemas sekali padanya sampai ingin mencubit jantungnya" sambung Ramon
*
*
*
Astagfifulloh mimin jadi gemes sama Bagas sampe pengen sentil ginjalnya 😝
Bayar lelah mimin dengan like komen dan poin kalian ya 😙😙
Mampir juga di cerita mimin yang lainnya
AKU DAN MAJIKANKU. (Regan & Bira)
CINTA YURA. (Revan & Yura)
ME VS LOVE (Bagas, Siena & Ramon, Sasa)
__ADS_1
Mampir ya terus tebar-tebar like sama poin biar novel mimin semakin tumbuh 😘😘😘