
Di sebuah perusahaan seorang pria tampan sedang terduduk lesu. Pikirannya sangat kacau rasa amarah dan cemburu terasa membakar dadanya saat ini. Hatinya benar-benar terasa sangat sakit, ini kah yang di namakan patah hati. Kenapa rasanya sesakit ini , sakit yang membuatnya terasa sesak saat bernafas. Karena setiap hembusan nafasnya hanya terucap satu nama, gadis yang sangat ia cintai dan ironisnya gadis itu menjadi milik sepupunya sendiri.
"Timmy...." lirihnya
Lamunannya tentang gadis itu harus buyar karena mendengar ketukan pintu.
tok
tok
tok
"Masuklah...." jawab David
"Tuan, ada tuan besar ingin bertemu dengan....." ucapan sekertarisnya terhenti saat seseorang masuk menerobos ke ruangannya, hingga David langsung menegakan tubuhnya karena terkejut.
"Papa..." ucap David
"Apa yang selama ini kau lakukan hehh....? perusahaan kacau karena kau....!!!!" Sentak tuan Darma papanya David. David langsung menunduk karena merasa berasalah, akhir-akhir ini ia memang tidak fokus pada pekerjaannya gara-gara memikirkan Anggi. David sama sekali tidak bisa berkonsentrasi saat bekerja, banyak meeting yang tertunda hingga beberapa kerja sama gagal ia dapatkan. Hingga kekacauan ini terdengar oleh tuan Darma yang membuatnya sangat murka, perusaahaan yang ia bangun hampir saja di hancurkan oleh putranya itu.
"Maafkan aku pah...." ucap David
"Kau sudah mwngecewakanku David, kenapa kau bisa sampai seperti ini ?" ucap tuan Darma dengan suara yang sudah mulai melunak.
"Aku patah hati pah, hatiku sakit sekali gadis yang sangat aku cintai tidak bisa aku miliki " ucap David menghela nafas kasar.
Tuan Darma yang mendengarnya langsung tertawa, melihat anaknya yang tampan namun sangat bodoh menurutnya.
"Kenapa papa malah tertawa ?" kesal David
"Julukanmu saja casanova terdengar kemana-mana, bergonta- ganti perempuan untuk kau kencani dan sekarang kau bilang kau patah hati ? apa tidak malu dengan julukanmu ?" ledek tuan Darma, David berdecak mendengar ucapan papanya karena sangat menyebalkan menurutnya.
"Ck, aku sedang bersedih pah setidaknya hiburlah aku jangan meledekku " ucap David
"Menghiburmu ? tidak akan...! justru aku akan menghukumu sekarang juga anak nakal, kau sudah membuatku rugi banyak dan kau harus menggantinya...!!!" Sentak tuan Darma.
"Aku akan menggantinya, dasar kau memang ayah yang pelit...!! kesal David
__ADS_1
"Kau bilang aku pelit heehhh.....dasar tidak tahu di untung kau hidup senang selama ini berkat siapa ? berkat uangku " jawab tuan Darma dengan kesal
"Bukankah sudah menjadi kewajiban papa untuk membahagiakanku " jawab David santai.
"Ahhh, anak ini memang benar-benar harus di hukum" ucap tuan Darma
"Coba saja hukum aku, aku akan bilang pada mamah kalau papa sampai berani menghukumku "tantang David
Tuan Darma mengangguk " baiklah bocah nakal, aku akan menghukumu dan itu juga atas persetujuan istri tersayangku "jawan tuan Darma
"Jangan mengada-ada aku ini anak kesayangan mamah " balas David tidak mau kalah
"Sayang....." panggil tuan Darma kepada istrinya, David langsung terkejut saat melihat mamahnya ternyata juga ada di situ. Wanita yang masih sangat cantik di usianya yang sudah tak lagi muda.
"Ada apa sayang ?" jawab nyonya Diana mamahya David
"Anakmu ingin di hukum katanya " ucap tuan Darma
"M-mamah...." ucap David, David pun langsung menghampiri mamahnya dan langsung memeluknya dengan sayang.
"Bagaimana kabarmu sayang ?" ucap mamah David sambil mengelus punggung anaknya.
"Kau patah hati dengan orang yang salah sayang, kau mencintai istri sepupumu sendiri dan mamah sangat tidak setuju " ucap mamah David, David terkejut bagaimana mamahnya bisa tahu
"Dari mana mamah tahu ?" tanya David penasaran
"Mamah tahu karena mamah ini mamahmu " jawabnya sambil tertawa.
"Jangan bercanda mah, aku sedang sedih " ucap David
"Kau lupa siapa papa mu ? aku tidak akan melepaskan anakku tanpa pengawasanku " jawab tuan Darma tegas, David langsung terdiam.
"Dan mamah tidak suka, kau berbuat seperti itu sayang. Apalagi menuruti keinginan Sarah untuk menggoda istrinya Rama, itu perbuatan yang salah" ucap nyonya Diana menasihati putranya.
"Tapi aku sangat mencintainya mah " ucap David dengan sangat sedih.
"Belajarlah dari Rama David, dia mampu melupakan gadis yang ia cinta dengan menumbuhkan cinta baru di hatinya" ucap nyonya Diana yang sebelumnya juga tahu tentang kisah cinta Rama
__ADS_1
"Aku tidak yakin aku bisa mah, dan aku akan terus berusaha mengambil Timmy dari Rama " jawab David
"Bukkk...."
satu pukulan pun mendarat di kepala David yang di lakukan oleh tuan Darma yang memukul anaknya dengan map yang ada di tangannya.
"Pah...!!"
"Otakmu memang harus di perbaiki David..." kesal tuan Darma.
"Cinta itu tidak mudah hilang dari hatiku pah " kesal David
"Bisa, jika kau tidak bertemu dengannya, pergilah dari rumah Sarah sekarang juga....!!!" perintah tuan Darma
"Tidak....!!!" tolak David
"Aku sendiri yang akan mengusirmu dari sana, dan juga berhenti bekerja di kantor ini carilah pekerjaanmu sendiri dan tempat tinggalmu sendiri mulai sekarang, anggap itu sebagai hukuman untukmu David " ucap tuan Darma tegas
"Tidak...., mah bilang padanya jangan menghukumku seperti itu " mohon David
"Maafkan mamah sayang untuk kali ini mamah setuju dengan papa mu" ucap nyonya Diana. Nyonya Diana dan juga tuan Darma tidak ingin anaknya menjadi penghancur rumah tangga sepupunya sendiri.
Jika David terus di biarkan di sana, tidak menyangkut kemungkinan hal-hal yang tidak di inginkan akan terjadi, karena mungkin sekarang David sudah terobsesi oleh Anggi.
Jika David memiliki semuanya akan dengan mudah mengganggu kehidupan Rama. Namun jika David tidak memiliki apa-apa fokus David akan teralihkan untuk membenahi hidupnya, begitu pikir tuan Darma dan nyonya Diana. Itu semua demi kebaikan David dan Rama. Namun tuan Darma akan tetap mengawasi anakknya tapi tanpa sepengetahuan David sendiri.
David tertunduk lesu, bagaimana dia menjalani kehidupannya selanjutnya jika ia terus begini, hidup tanpa pekerjaan.
"Jadi aku harus ikut pulang dengan kalian ? begitu ?" tanya David
"Tidak...." jawab nyonya Diana dan tuan Darma bersamaan.
"Jadi aku tinggal dimana ?" tanya David
"Mungkin kau bisa menyewa tempat untuk kau tinggal "jawab tuan Darma sambil mengangkat bahunya
"Oh tidak....."
__ADS_1
Like dan poinnya di tunggu ya 💕💗💗