Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 24


__ADS_3

"Apa maksudmu Timmy ? kenapa kau bilang kau kehilangan keperawananmu gara-gara aku , katakan ?" David menarik lengan Anggi


Anggi diam bingung harus mengatakan apa dia malah menggaruk kepalanya yang tidak gatal "kenapa gue mesti keceplosan sihh, jadi repotkan ?" gumam Anggi dalam hati.


"Timmy..." panggil David lagi ,karena Anggi hanya diam saja


"Udah ah, lepasin tangan aku ,aku mau makan " Anggi mencoba menarik tangannya dari cekalan David namun David tidak mau melepasaknanya.


"Aku tidak mau melepaskanmu sebelum kau mengatakan yang sebenarnya, apa dugaanku selama ini benar ? jika kalian hanya pura-pura saling mencintai ? " tanya David


"Kita ga pura-pura saling cinta kak, kita emang cinta beneran, barusan aja kita baru abis berkembang biak" cengir Anggi


"Sumpah gue malu banget , kenapa juga gue mesti ngomong itu " gumam Anggi dalam hati. David yang mendengarnya hanya menahan geram, dia tidak bisa membayangkan gadis yang dia cinta telah di sentuh orang lain, bukan...Rama bukan orang lain melainkan sepupunya sendiri .


"Kau tidak melakukannya dengan suka rela, Rama pasti memaksamu iya kan, katakan padaku aku akan menolongmu Timmy " ucap David


"Kak David ngomong apaan sih aku ga ngerti, mau nolong apa orang aku ga kenapa-napa juga dan kak Rama juga ga maksa aku kita ngelakuinnya karena dasar suka sama suka kok, udah ah jangan ngomongin itu lagi " Anggi menarik tangan David untuk melepaskannya, namun David malah semakin kencang saja mencekal tangan Anggi.


"Apa kau takut Rama menceraikanmu ? justru aku berharap Rama menceraikanmu " ucapan David membuat Anggi terkejut, sebenarnya apa yang ada dalam pikiran sepupu suaminya itu.


"Kak David ngomong apa sihh, aku ga mau ya jadi janda enak aja " kesal Anggi


"janda bolong lagi, kalo janda perawan masih mending " gumam Anggi dalam hati


"Kau tidak perlu takut menjadi janda, karena aku akan menikahimu " jawab David Anggi hanya menggeleng-gelenkan kepalanya merasa heran dengan jalan pikiran David.


"Kak David bener-bener udah gila ya, kak Rama mukul kak David di kepala bagian mana sihh, otaknya bisa rusak gitu, aku ini istri dari sepupunya kak David, kok David pengen nikah sama aku, kak David ga mikir apa ?" Anggi bertambah kesal saja dengan ucapan David


"Istri pura-pura maksudmu ?" timpal David lagi


"Pura-pura gimana, aku nikah beneran sama kak Rama ijab kabulnya asli ga pura-pura "


"anak onta kemana sih, gue pengen dia ada di sini nolongin gue dari si shaun, kayanya otaknya udah rusak pengen nikahin istri sepupunya sendiri, liat aja matanya merah gitu, sumpah gue takut di terkam " gumam Anggi dalam hati.


Anggi takut melihat David yang sedang terlihat sangat marah, apa yang membuat David marah Anggi belum tau apa penyebabnya. Yang dia ingin kan hanya pergi dari situ, bahkan pelayan pun tidak ada yang berani menolongnya.

__ADS_1


"Lepasin ga, aku teriak nihh " ancam Anggi


"Teriak saja justru itu yang aku tunggu, aku ingin membuat orang lain semakin salah paham pada kita, agar aku bisa cepat menikah denganmu " ucap David


"Dasar gila...." Anggi menarik tangan David namun David balik menarik hingga ia memeluk Anggi dengan erat. Anggi sangat terkejut, tubuhnya yang kecil sangat susah untuk melawan David apalagi dengan keadaannya sekarang, Anggi baru saja kehabisan tenaga, bahkan saat ingin makan pun David malah datang mengganggunya.


"Lepasin aku " Anggi terus mencoba melawan David


"Tidak, aku tidak akan pernah melepaskanmu "


"Lepassiinnnnn.....!!!"


"Tidak, aku tidak akan melepaskanmu " ucap Dabvid semakin erat memeluk Anggi, aroma tubuh Anggi membuatnya sangat nyaman. Pemberontakan Anggi sama sekali tidak berarti untuknya. Pukulan tangan kecilnya tidak terasa apa-apa.


"Kak Ramaaaa......!!!!!" teriak Anggi


"Berteriaklah, semua kamar di sini kedap suara tidak akan ada yang mendengarmu " ucap David


Bugghhh


Satu pukulan mendarat di pipi David


Awalnya ia akan menyusul Angi ke ruang makan karena Anggi tadi bilang merasa lapar, begitu pun dengan Rama. Namun ponselnya berbunyi Stevan meneleponnya karena ada urusan pekerjaan .Hingga Rama membiarkan Anggi pergi duluan karena merasa kasihan istrinya kelaparan akibat perbuatannya.


Saat membuka pintu kamar Rama mendengar Anggi berteriak dan Rama gegas menghampiri Anggi takut terjadi sesuatu. Namun amarahnya memuncak saat Rama melihat istrinya sedang di paksa dalam pelukan sepupunya. Rama sangat geram melihat tubuh kecil istrinya meronta dan sepupunya tidak mau melepaskannya.


Hingga Rama menariknya dengan kuat dan langsung memukulnya dengan sangat keras.


David menyentuh ujung bibirnya yang mengeluarkan darah akibat pukulan Rama.


"Apa kau merasa kurang dengan pukulan yang tadi kau dapat !!!" teriak Rama


"Aku hanya ingin memeluk gadis yang aku cintai, apa aku salah....!!!!" jawab David tidak mau kalah.


"Tentu saja salah karena yang kau cintai adalah istri orang !!! "

__ADS_1


Deg


Rama merasa dejavu dengan ucapan itu, Rama pernah mendengar ucapaan itu. Dan ucapan yang dia ucapakan itu adalah ucapan yang pernah di ucapkan Regan untuknya saat memaksa Bira untuk memeluknya. Saat itu pikiran Rama terasa gelap. Dia di butakan oleh cinta buta. Apa itu yang sekarang di rasakan oleh David. Tidak peduli gadis itu milik orang lain, yang terpenting adalah memiliki gadis itu seutuhnya. Sangat ingin memilikinya...


"Tuhan apakah ini karma untukku" pikir Rama


"Jangan pernah mencoba menyentuh istriku, atau kau akan merasakan akibatnya !!!" ucap Rama


"Lihat saja nanti istrimu akan menjadi miliku " ucap David


Melihat pertengakaran David dan Rama membuat kepala Anggi terasa pusing. Kepalanya berkunang-kunang, mungkin karena ia kelelahan dan kelaparan. Semua ini gara-gara pria yang ada di depannya yang sudah membuat Anggi menjadi sangat lemas. Anggi akan meninggalkan mereka berdua dan ingin makan makanan yang sudah siapkan dari tadi oleh pelayan. Mungkin saat ini mie instannya sudah mengembang dengan sempurna.


Namun sepertinya Anggi sudah tidak kuat lagi menahan pusingnya, hingga merasakan penglihatannya semua terasa gelap. Dan...


Brukk...


"Timmy......" panggil mereka berdua yang terkejut melihat Anggi pingsan


Rama dan David langsung menghampiri Anggi


"Tiimmy bangun " Rama menepuk-nepuk pipi Anggi


David pun tak kalah khawatir dan akan menyentuh Anggi, namun mendapat sentakan dari Rama.


"Minggir jangan kau coba menyentuh istriku, pelayan panggilkan dokter !!" teriak Rama


Rama pun langsung menggendong Anggi ke kamarnya untuk menidurkannnya. David hanya.melihat Anggi di bawa Rama, dia tidak bisa melakukan apa-apa.


"Timmy bangunlah" Rama masih mencoba membangunkan Anggi, namun Anggi belum sadar juga.


Setelah beberapa saat dokter pun tiba di kediaman Wijaya dan langsung memeriksa Anggi.


"Kenapa dengan istriku dokter ?" tanya Rama


"Istri anda tidak apa-apa, nona hanya kelelahan, saya akan meresepkan obat dan vitamin untuknya tuan " ucap dokter . Rama pun mengangguk dan dokter pun memberikan resepnya kepada Rama setelah itu dia pulang.

__ADS_1


Kini hanya ada Anggi dan Rama di kamar, karena Rama langsung menguncinya dia tidak mau jika sepupunya menerobos masuk ke kamarnya. Rama melihat wajah cantik istrinya yang memejamkan matanya dan langsung memeluknya serta memberikan ciuman di seluruh wajah Anggi.


"Tidak ada yang boleh merebutmu dariku...."


__ADS_2