Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 83


__ADS_3

Sejak kehamilannya Anggi, Rama lebih banyak menghabiskan waktu di rumah untuk menjaga istrinya, Rama lebih ekstra ketat dari sebelumnya. Sebenarnya Anggi merasa tidak keberatan jika Rama pergi ke kantor tapi Rama menolaknya demi menjaga istri kesayangannya.


Tentu saja sikap Rama itu membuat hati Anggi berbunga -bunga, Anggi merasa sangat di cintai oleh suaminya. Meskipun suaminya mantan pebinor tapi tidak membuat Rama tidak mencintai Anggi. Justru kehilangan cinta di masa lalu membuat Rama semakin menjaga cintanya dengan baik. Dan tidak mau kehilangan untuk yang kedua kalinya.


Seperti biasa Rama sedang memangku laptopnya dan sedang mengerjakan pekerjaannya, jari-jarinya sangat lincah menari dia tas keyboard. Wajahnya sangat serius saad sedang bekerja membuat ketampanannya menjadi berkali-kali lipat.


Anggi memainkan ponselnya sambil sesekali melirik suami tampannya. Yang membuat Anggi ingin berlama -lama melihatnya.


"Suami gue ganteng banget sihhh, sumpah tiap gue deket di gue ngerasa kaya jadi keju mozzarella yang di lelehin. Gurih-gurih nikmat rasanya " Anggi mengirim pesan di grup anak-anak pokemon para istri sultan. Sambil cekikikan berguling-guling Rama yang melihatnya hanya tersenyum


"Astaga, apa anak kambingku gila.... " gumam Rama dalam hati geleng-geleng kepala.


"l***ebaaaayyyy...... " Yura


"Anak embe lagi kasmaran.... " Bira


"Kaya lilin pake micin aja, gurih - gurih meleleh.... " Salsa***


Anggi berdecak sebal saat membaca pesan Sasa


"Dari mana asalnya ada lilin pake micin jadi gurih-gurih meleleh... " Anggi


"Dari toko langsung ke dapur nyalain pake kompor terus kasih micin dehh...." Salsa


"Sumpah gue kesel banget banget sama pikiran Sasako,kaya serasa lagi di uji mental kalo lagi ngomong sama dia. Bodonya ngelewatin gue banget" Yura


"Setujuuu..... "Bira


"Tayo aja bodonya udah kelewatan.... ini lebih kelewatan lagi " Anggi memberi emot tepuk jidat


"Ribet banget nyalainnya pake kompor....? " Bira


"Tahu tuhhh... kenapa ga pake korek biar gampang" Anggi


"***Kan ceritanya anak embe lupa beli korek jadi nyalainnya pake kompor" Salsa


"Astaga.... " Yura


"Jadi pengen ngulek si Sasako.... " Bira***


"Ulek aja terus kita bikin rujak gue lagi ngidam" Anggi


"***Sok aja kalo berani, nanti kalian bakalan di serang sama bayi kingkong ha... ha... haa.... " Salsa

__ADS_1


"Ga usah takut Titim, ada anak onta yang lindungin lo hahaha.... " Yura


"Waahh nanti bakalan ada perang anak kingkong sama anak onta dong, ha... ha... haha***....!!!


"Bunga - bunga di hati gue jadi layu curhat sama kalian.... " Anggi


"***Siramin lagi sama cinta anak onta.... " Yura


"Ajakin kikuk-kikuk biar langsung kesiram..... " Salsa


"Ajakin anak onta bercocok tanam, bilangin dedenya minta di tengok papa unta...." Bira***


"Ga ada akhlak kalian semua....kalian aja ajakin suami kalian bercocok tanam... " Anggi


" ***Udah semalem sama tadi pagi.... " Yura


"Sama dong..... " Bira


"Yeaayy kita sehati..... cepetan anak embe ajak anak onta aye-aye sekarang " Salsa


"Yukk kita pamit dulu anak embe mau bercinta sama anak onta.... " Bira


"Okeee aku takut ngiler soalnya mas Revan lagi ke kantor...." Yura


"Sasa mau susul A Abon ahhh mau juga di aye-aye..." Salsa***


"Dasar ga ada akhlak.... " gumam Anggi yang masih terdengar oleh Rama.


"Ada apa? " tanya Rama


"Ga tahu, anak-anak pokemon ga da akhlak semua... " jawab Anggi


"Bukankah mereka satu server denganmu... " Rama tertawa


"Ckk.... iya satu server cuman Sasako ampun deh sama dia "ucap Anggi sambil tertawa


"Memangnya apa yang kalian bicarakan? " tanya Rama


"Tadi aku cerita kalo suami aku itu gantengnya kebangetan kerennya kelewatan dan senyumnya kemanisan.... " jawab Anggi sambil tersenyum seperti orang gila berguling-guling di kasur.


"Hey Timmy... diamlah jangan banyak bergerak di dalam perutmu ada anakku jangan kau jadikan dia kambing guling, kasihan anakku di dalam sana pasti saat ini kepalanya tengah berputar -putar karena pusing " ucap Rama menghampiri Anggi.


"Aiihh ga gitu juga kalo konsepnya... "ucap Anggi sambil mengerucutkkan bibirnya

__ADS_1


Cup....


"Jangan menggodaku pekerjaanku sedang banyak...." Rama mengecup bibir mungil itu dan memeluk tubuh istrinya yang terasa rapuh di pelukan Rama. Itu karena Anggi menjadi kurus saat ini tapi perutnya terlihat sedikit membuncit sekarang karena kehamilannya kini mulai memasuki jalan empat bulan .


Rama mengelus perut Anggi dengan sayang dan memberi ciuman sayang juga. "Baik - baik lah sayang, papa sangat menyayangi kalian... " ucap Rama hingga hati Anggi terasa menghangat.


"Kak Rama please jangan bikin jantung aku meledak... " ucap Anggi dengan mendramatisir


"Dasar kau.... Rama langsung mencium Anggi dengan mesra, ciuman yang sangat lembut dan penuh cinta.


Ciuman itu kini terasa terus menuntut dan sepertinya Rama menginginkan hal lebih. Karena sejak kehamilannya Rama membatasi ritual aye-aye mereka. Karena takut kenapa - napa dengan kandungan Anggi.


"Boleh kah sayang...." Rama terus menciumi leher jenjang Anggi apalagi saat ini rambut panjang Anggi tengah di cepol hingga leher putihnya terlihat sangat menggoda.


"Boleh...tapi pelan-pelan ya..." jawab Anggi.


Rama pun menidurkan Anggi dengan perlahan setelah sebelumnya memastikan pintu kamarnya terkunci. Ia kemudian mencium lagi bibir Anggi dengan sangat lembut dan tangannya tidak mau diam dan bermain di squishi kesukaannya. Yang mungkin sebentar lagi Rama akan berebut dengan anaknya. Makanya Rama harus memuaskan diri dari sekarang.


Karena kesempatan untuk menambah imunnya mungkin nanti akan berkurang. Sentuhan Rama selalu membuat Anggi terbuai dan membuat Anggi ingin lagi dan lagi.


Sejak kehamilannya Anggi selalu merasa jatuh cinta pada Rama setiap harinya. Tubuh Rama yang gagah terlihat sangat seksi di mata Anggi, hingga tangan kecilnya terus mengusap dada bidang dan roti sobeknya. Hingga membuat Rama mengerang.


Dengan sangat perlahan Rama melakukan penyatuan kepada Anggi, dengan sangat hati- hati Rama melakukannya. Dan terjadilah acara besuk bayi di siang hari.


*


*


*


Stevan tengah berkunjung ke kediaman Wijaya untuk mengantarkan pekerjaan Rama. Setelah sampai di ruang tamu, Stevan menelepon Rama untuk memberi tahunya jika ia sudah sampai di sana. Tapi panggilannya di abaikan Rama dan Stevan tidak bodoh, dia tahu kenapa Rama tidak menagangkat teleponnya.


"Astaga....di saat sedang bekerja saja pak Rama meyempatkan diri untuk bercocok tanam. Sungguh beruntung gagang sapunya itu " gumam Stevan yang akhirnya memilih menunggu di ruang tamu sambil mengistirahatkan tubuhnya yang lelah, bukan hanya tubuhnya yang lelah tapi juga hati dan pikirannya.


"Aku juga mau punya pacar...ah tidak aku ingin punya istri agar burungku tidak kesepian dan punya tempat bermain " gumam Stevan sambil tiduran di sofa dan tersenyum seperti orang gila.


"Hey jomblo apa kau gila... " ucap David yang kebetulan lewat dan ingin ke dapur untuk mengambil minum.


"Satu lagi manusia bermulut lucknut ada di sini... " gumam Stevan.


*


*

__ADS_1


*


Like.... like.... like ya 😘😘😘 biar semangat updatenya


__ADS_2