Tambatan Hati Timmy

Tambatan Hati Timmy
Bab 68


__ADS_3

Malam ini sepertinya David akan tidur dengan nyenyak karena dia akan tidur di atas kasur king sizenya lagi. Hangat, empuk dan nyaman pastinya. David berguling-guling seperti anak anj*ng yang sedang memainkan tulang.


"Ahhh... akhirnya aku bisa tidur di kasur empukku lagi" ucap David merasa sangat senang sambil tertawa.


Danisa masih merasa bingung dengan apa yang terjadi, siapa David sebenarnya. Apa dia anak orang kaya yang menyamar seperti di cerita novel-novel yang sering ia baca. Ah tentu saja Danisa berpikir seperti itu karena otaknya sudah terkontaminasi dengan novel-novel yang ia baca. Dan novel kesukaannya adalah Aku Dan Majikanku karya Bunga Alika (Maaf mimin ikut promosi 😂😂).


Melihat Danisa hanya bengong saja, David memanggil Danisa. "Hey Nobita ayo kemarilah, kasurku ini sangat nyaman. Kau mau mencobanya?"ucap David pada Danisa.


"Ngga makasih, Suneo kamu punya hutang penjelasan sama aku "ucap Danisa.


David terbangun dari tidurannya dan langsung menatap Danisa. "Penjelasan apa? penjelasan kalau pria tampan yang sering kau panggil Suneo ini adalah anak orang kaya "jawan David cengengesan


"Nyebelin ihh... " Danisa langsung terduduk sambil menunduk lesu. Jika David orang kaya kemungkinan besar Danisa akan di depaknya begitu pikir Danisa saat ini.


David merasa heran kenapa Danisa malah terlihat sedih setelah tahu dia orang kaya. Harusnya Danisa merasa bahagia kan, tapi kenapa dia malah bersedih. David pun bertanya kepadanya kenapa Danisa yang malah terlihat sedih bukan bahagia.


"Hey Nobita kenapa kau malah terlihat sedih, bukannya bahagia kita bisa tidur nyaman sekarang?"tanya David


"Kalo kamu anak orang kaya, gimana respon orang tua kamu nanti. Kalo mereka tahu kita udah nikah, meskipun kita nikah agama tapi pernikahan kita sah Suneo. Aku ga mau jadi janda" ucapnya bersedih.


"Dasar Nobita bodoh, aku tidak akan meninggalkanmu tenang saja "ucap David membelai rambut Danisa dengan lembut.


"Tapi Suneo kenapa kamu tiba-tiba bisa kerja sebagai cleaning servis kalo kamu anak orang kaya ?"tanya Danisa penasaran


"Baiklah aku akan menceritakan padamu Nobita, aku di hukum orang tuaku karena aku sudah mencintai istri sepupuku "jawab David.


"Mencintai istri sepupumu? maksudmu perempuan cantik tadi? " tanya Danisa Kepada David. Pantas saja David mencintai istri sepupunya karena dia sangat cantik, Danisa semakin rendah diri saja.


"Iya, Timmy perempuan cantik yang kau lihat tadi"jawab David

__ADS_1


"perbuatanmu memang salah, orang tuamu sangat pantas menghukummu seperti itu, karena anaknya menjadi seorang pebinor" ucap Danisa.


"Cinta itu seperti misteri kita tidak tahu kemana hati kita akan berlabuh " ucap David.


"Ga gitu juga konsepnya Suneo, tetep aja akal sehat harus di pake " ucap Danisa yang merasa tidak suka mendengar suaminya mencintai perempuan lain. Kenapa hatinya seperti tidak terima dan merasa tersinggung bukankah pernikahan ini mendadak dan tanpa cinta? entah lah Danisa menjadi bingung.


"Mandilah dan istirahat, aku sudah lelah " titah David menghentikan pembicaraannya dengan Danisa. Danisa pun mengangguk dan langsung pergi ke kamar mandi karena dia merasa badanya tetasa lengket setelah ia berjalan tadi bersama David. Danisa juga merasa enggan mendengar cerita David lebih dalam lagi.


Saat masuk ke kamar mandi Danisa berdecak kagum bahkan kamar mandinya saja sangat luas dan bagus, lebih bagus dari kamar tidurnya di rumah yang dulu.


Setelah selesai mandi Danisa terlihat lebih segar, David juga sudah mandi menggunakan kamar mandi di kamar tamu. Tidak mungkin kan David mandi bersama dengan Danisa meskipun dia sangat menginginkannya. Otak mesumnya sudah mulai bekerja sepertinya.


Danisa terlihat bingung dimana ia akan tidur, apakah ia akan satu ranjang dengan David. Apa David akan meminta hak nya malam ini, oh tidak... pantas saja David menyuruhnya untuk mandi, tapi itu tidak mungkin kan, David bilang jika ia mencintai istri sepupunya.


"Hey kenapa malah bengong lagi, ayo tidurlah di sini , di samping suamimu istriku" ucap David tersenyum jahil. "Kenapa si Suneo mendadak jadi manusia tengil seperti itu, apa dia terlalu bahagia bertemu dengan orang yang ia cintai, hingga syaraf otaknya ada yang putus" gumam Danisa dalam hati.


Danisa pun menghampiri David di kasur "S-suneo kita tidak akan itu kan?" tanya Danisa gugup


"Isshh, masa aku harus bilang sihh... " jawab Danisa memalingkan wajahnya merasa malu.


"Oh maksudmu, membuat anak untuk kita ? " tanya David.


Danisa hanya diam tidak berani menjawab apa-apa, membuat David ingin terus menggoda si Nobita.


"Oh astaga, aku masih tidak percaya jika aku sekarang menikah dengan mu Nobita, kemarilah tidur di sampingku aku ingin memelukmu " ucapnya dengan nada manja.


"Hey Suneo, apa otakmu ada yang rusak? kenapa kamu jadi sangat aneh? "tanya Danisa masih berdiri di depan kasur.


"Cepat naik kemari atau aku akan menciummu"ancam David. Karena takut di cium oleh si Suneo Danisa dengan segera naik ke atas kasur dan kini dia duduk di samping David.

__ADS_1


"Tidurlah, kau jangan takut begitu aku tidak akan memakanmu. Tunggu dadamu tumbuh dulu, baru aku akan menyentuhmu " ucap David bercanda.


"Apa....!!! dasar otak mesum " ucap Danisa sambil tidur ke atas kasur dan menyelimuti dirinya dengan selimut. David tertawa melihat Danisa ketakutan dan marah dengan sikapnya. Setidaknya itu akan membuatnya melupakan kesedihannya sejenak.


David pun membaringkan tubuhnya yang terasa lelah, Danisa berbalik dan wajahnya kini tengah bertatapan dengan David. David langsung tersenyum melihat wajah cantik Danisa. Tapi karena Danisa merasa malu, dia kembali ke posisi semula. Sangat lucu pikir David.


"Dasar Nobita, kemarilah peluk suamimu yang tampan dan kaya ini" ucap David


"Ngga mau.... " jawab Danisa masih membelakangi David. Mungkin karena lelah tak lama terdengar dengkuran halus Danisa David tersenyum. Setidaknya malam ini Danisa bisa tidur dengan nyaman sesuai janjinya.


Urusan orang tuanya itu besok saja ia pikirkan, David masih merasa sangat lelah. Ia pun tertidur dan sengaja memeluk Danisa dari belakang dan mencium aroma rambut Danisa yang sangat wangi.


Tengah malam Danisa terbangun karena merasa tubuhnya terasa berat. Saat ia melihat ke belakang ternyata David tengah memeluknya dengan erat.


"Oh astaga, apa ia tidak sadar jika tubuhnya berat dan kakinya sangat panjang hingga Danisa sulit menggerakan tubuhnya karena David memeluknya seperti guling saja.


"Suneo.... " Danisa setengah berbisik membangunkan David, sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya. Namun percuma saja David tidak bangun juga dan terus memeluk Danisa dengan posisi seperti itu.


"Ah ya ampun, aku merasa tidur sambil di peluk kudanil " gumam Danisa, namun gumamannya terdengar jelas oleh David. Karena sebenarnya si Suneo pura-pura tidur agar terus bisa memeluk si Nobita.


"Dasar gadis pendek, enak saja David yang tampan di samakan dengan kudanil... "


Akhirnya pasangan pengantin baru itu menghabiskan malam pertamanya dengan tertidur dengan lelap karena mereka merasa sangat mengantuk akibat kelelahan.


*


*


*

__ADS_1


Udah double up nihh di tunggu ya hadiahnya ❤❤❤


Hari senin waktunya vote, kalo poin aku bertambah banyak tiap hari sama vote aku naik. Aku usahain bakal double up tiap hari 😘😘😘


__ADS_2