Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten

Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten
Bahagia Sesaat.


__ADS_3

Hay para kesayangan nyai...


Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗


Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘



“Bagaimana?” tanya Alexis.


“Selamat bro, kondisi si Jon saat ini sehat banget, sekarang kau bebas dari ganjalan itu, kau harus sungkem kepada wanita itu bro!” kata Sean membereskan alat medis yang menempel di tubuh sahabatnya Alexis.


Demi keakuratan hasil mereka melakukan pemeriksaan ketika si Alexis Bagun tidur.


“Benarkah? Mulai saat ini aku bisa nuna nunu dengan bebas?” tanya Alexis dengan wajah yang berbinar bahagian.


“Bener banget Bro, ini keajaiban, di saat kita sudah pasrah karena jalan buntu, kau mengalami kejadian kemarin yang membawamu ke dalam posisi yang sangat baik, kita tidak butuh obat-obatan lagi kau di nyatakan normal!” kata Star juga semangat.


“Apa kau tak salah dengar, Bro?” tanya Alexis untuk memastikan.


“Tidak, kau sudah baik baik saja. Apakah kemarin endapan pertama kau buang ke luar?" tanya Star.


“Apanya yang di buang ke luar?” tanya si Alexis bingung.


“Itu bro, jika endapan itu masuk ke dalam tubuh wanita bukan kemandulan yang wanita itu dapatkan melainkan kesuburan!” kata Star.


Asal kalian semua tau rumah sakit tempat Tree periksa itu adalah milik keluarga WU, tak mungkin mereka merubah hasil tes, apa lagi untuk putri keluarga WU. Hasil pemeriksaan Tree memang benar, gadis itu mandul, sedangkan sogokan si demit emaknya Aston di ambil untuk di serahkan kepada ibu angkat gadis itu.


“Emangnya apa bedanya di luar di dalam, kemarin asal masuk ya aku masukin ngapain ku keluarkan." kata Alexis yang belum mengerti.


“Jadi kau pipis enak di dalam itu?" tanya Star memastikan. Lagi-lagi pria itu mengangguk-anggukkan kepalanya.


“Astaga, tapi dunia sekarang ini tak akan bodoh bro, pasti yang cewek sudah meminum pencegah kehamilan setelah melakukan dengan mu!" Star mengelus bahu Alexis meyakinkan.


Kenapa mendengar obat pencegah kehamilan, aku merasa sedih ya, apa aku ingin wanita itu mengandung benih ku? Batin Alexis.


“Sudah jangan di pikirkan, jika ia hamil pasti datang ke tempat mu, dan kita kan masih mencari gadis itu, yang jelas gadis itu Dewi keberuntungan untuk mu," kata Star menghibur sahabat nya.


Dasar si Alexis, taunya hanya masukin doang, kagak tau cara nyabutnya. Batin Star.


“Bener wanita itu bak Dewi Fortuna yang datang untuk memperlihatkan keajaiban itu ada padaku!” kata Alexis dengan senyumnya yang lebar.


“Aku ingin mengetes kekuatan si Jon!” kata Star.


“Bagaimana caranya?” tanya Alexis.


“Pejamkan mata mu! Bayangkan saat ini kau berdua dengan wanita terseksi di dunia ini! Kalian tengah berada di atas kasur dalam ke adaan tak menggunakan apapun!” kata Star ingin melihat apakah si Jon bereaksi.


Alexis memejamkan matanya. Pria itu membayangkan tengah berada di sebuah Terjun di kelilingi ribuan bunga. Dibawah kucuran air terjun itu, seorang gadis menghadap ke arah batu sehingga memunggungi Alexis yang tengah berjalan perlahan ke arah sang wanita.


“Aku menemukan mu saya!” kata Alexis sambil membuka bajunya satu persatu.

__ADS_1


“Melihat punggung mu, gairah ku membara!" kata Alexis dengan senyum merekah.


Kaki pria itu memasukan kaki telan-jangnya ke dalam sungai, perlahan jarak antara Alexis dan gadis itu hanya hitungan langkah.


“Sayang, kau menggoda ku?” tanya Alexis mengecup bahu wanitanya.


Uhhhh... hanya lenguhan yang terdengar dari sang wanita. Seketika Alexis merasakan aliran darah panas di tubuhnya.


Joni semakin semangat ingat menenggelamkan kepalanya yang berbentuk berhelm ke dalam air sungai milik surgawi wanitanya.


Suara lenguhan wanita itu begitu terekam di Indra pendengaran Alexis, suara itu adalah suara terindah yang telah menghancurkan tembok penghalang kesengsaraannya selama ini.


Alexis membalik tubuh sang wanita untuk melihat betapa cantik wanitanya... Tiba-tiba


“Aaahhhh.... Star!" Alexis melihat wajah wanita yang ia gerape-gerape adalah si Star.


“Sadar, Bro. Sadar ... Woyy...” Star mengguncang tubuh Alexis yang aneh, bahkan gara gara ia mengguncang tubuh Alexis ia hampir di sosor oleh pria itu.


“Aaahhhh... Star!” teriak Alexis sadar dari lamunannya. Si Star langsung melompat ke ke kursi, melindungi tubuhnya dengan bantal.


“Heh aku hanya menyuruh memejamkan matamu sebentar doang malah kayak orang kerasukan. Kau berhayal apa itu tadi? Cepat kau katakan? Ah ia, kau bilang seperti ini, Aaahhh... Star... Eh bro ngaku kamu, kau menjadikan ku fantasi liar mu kan?” tuduh Star dengan tubuh bergetar.


“Bro... jika kau belok jangan ajak aku ya, aku ini tak berminat kepadamu. Stok Tante ku masih banyak bahkan di dalam Mansion ku aku menyimpan mereka sekarang!” kata Star.


“Sitttt... Sialan, kau pengganggu, sedikit lagi aku melihat wajahnya kau malah menganggu saat saat tertentu ku. Terkutuklah kau Star! Aku tak sudi berfantasi dengan wajah tengil mu itu, di keadaan sadar maupun dalam mimpi basahku, masih ada Karina kapoor, Angelina Jolie, Dilraba dilmurat, Miabi, Mak lampir, yang siap menjadi fantasi liar ku agar bunga mimpi ku selalu indah,” umpat Alexis.


“Syukurlah... syukurlah!" Star mengelus dadanya.


Ceklek... Pintu kamar star di buka, Fren masuk ke dalam ruangan.


“Ada apa ini?” tanya Fren bingung.


“Ah sudahlah aku ke kamar mandi dulu,” Alexis menyingkap selimut yang menutupi tubuh bawahnya.


Seperti biasa ia hanya tidur menggunakan Bokser ketat untuk melindungi si Jon.


“Wow!” kata Star dan Fren bersamaan.


“Eh orang gila, kalian kenapa?” tanya Alexis bingung.


Mata Star dan Fren saling berkedip ke arah Alexis tangan telunjuknya, menunjuk pria itu agar melihat ke bawah.


“Ahhhhh...,” mereka serempak berteriak, Alexis langsung berlari ke kamar mandi.


Sedangkan Star dan Fren saling berpelukan seperti ibu mertua dan besarnya tengah mengucapkan selamat atas kelahiran cucu mereka.


“Selamat bro! Akhirnya kau berhasil membuat Alexis kita menjadi pria normal,” kata Fren.


“Selamat juga untuk Mu bro! Kau kan juga berperan besar,” balas Star.


Tok... Tok... Tok... Pintu kamar mandi di ketuk oleh Star.

__ADS_1


Alexis yang tengah bahagia memandang dirinya dari atas hingga bawah di depan cermin. Mendengar pintu diketuk, ia langsung membuka pintu sedikit.


“Kenapa?" tanya Alexis mencoba normal, karena ia adalah pria paling gunung Es di antara Sahabatnya.


Meski ia ingin melompat hingga goyang dombret sekalipun ia tetap menahannya jika ada orang lain. Berbeda jika ia sendiri.


“Hem!” jawab Alexis.


“Berapa Watt?” tanya Star.


“100 Watt broo, tegap siap upacara tujuh belas Agustusan besok!” kata Fren menyahut asal.


“Diem napa sih, Fren!” kata Star menyenggol lengan sahabatnya itu.


“Bagiamana?” tanya Star sekali lagi.


“Sukses, Bro!" kata Alexis.


“Good, sekarang tunjukkan keahlian mu mencari wanita Fren, 1 menit dari sekarang kau harus membawa wanita itu datang kesini!" perintah Star.


“Baik,” sanggup Fren, pria itu berlari kencang keluar dari kamar.


“Untung stok ayam kita banyak di bawah!” kata Star.


“Psk brokokok, sekarang aku harus apa?” tanya Alexis.


“Pijat aja dia, sebentar lagi kau tes aja kemampuan si Jon!”


Brak... Brak... Brak... Fren membawa wanita si ke dalam kamar sang tuan muda.


“Dimana dia?” tanya Fren.


“Cepat dia di kamar mandi!” kata Star, ia takut si Jon merasa lelah menunggu hingga pengsan lagi.


”Tunjukkan kemapuan mu di dalam sana!” perintah Fren.


“Baik tuan muda!” kata si bunga club berjalan genit.


Ceklek... Pintu di bukan si PSK masuk.


Baru 10 detik dari dalam kamar mandi memicu keributan.


Brak... Brak ... Brak... Gedebukkk...


3 Menit kemudian...


“Tolong ... Tolong... Tolong...”


“Ampun Tuan... Jangan lakukan lagi... sakit ... sakit..,”


^^^To Be Continued^^^

__ADS_1


Rekomendasi karya lawan, mampir yuk🤗.



__ADS_2