Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten

Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten
Diare


__ADS_3

Hay para kesayangan nyai...


Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗


Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘



Gluk... gluk... Karena rasa yang tak enak Alexis meminum mengak air dari tangan Tree sampai tandas.


Brakkk... pria itu membanting gelas di atas meja. Ia merasakan mual hebat. Sehingga dengan cepat-cepat berlari ke arah wastafel tempat cuci piring.


Ueekkkk... uekkkkk...


“Air apa tadi itu?"


Ueekkkk... uekkkkk...


“Astaga tuan ini kan kuah sopnya. Maaf karena panik tadi saya reflek mengambil air yang ada di gayung sebelah kompor,” kata Tree yang baru ingat dengan kuah yang dia kurangi karena kepenuhan.


Alexis berlari ke dalam kamar mandi karena perutnya semakin mules...


Prett... Prettt... Bunyi di dalam kamar mandi.


“Astaga, bagaimana jika tuan keracunan seperti ayam yang di dalam panci tadi. Apakah aku akan di tembak,” Tree mondar mandir di depan kamar mandi dengan raut wajahnya yang khawatir.


“Tuan... tuan...” panggil Tree.


“Hemm," jawab Alexis di sebrang sana.


Prett... Prettt...


“Aman tidak, tuan?" tanya Tree.


Mudah-mudahan nyawa bos aman tidak putus karena sub iblis ku. Tenang Tree nyawa kan di nadi bukan di perut sama di bokong. Batin Tree kebingungan.


~30 menit kemudian


“Tuan, ini sudah 30 menit anda kok tidak keluar ... keluar,” panggil Tree khawatir.


Jeduggggg.... Jedduuuugggg.... Kroaaakk.... Tree mendobrak pintu kamar mandi hingga si pintu tumbang ke dalam menimpa bosanya yang tengah kesakitan di dalam kamar mandi.


Seketika ia melihat si bos pingsan di dalam kamar mandi karena mendapatkan serangan dari dua faktor, satu karena diare yang kedua karena hantaman pintu yang Tree dobrak.


“Astaga bos,” Tree langsung menggotong si Alexis yang terkapar tak berdaya di dalam sana, bahkan tadi pria itu belum sempat menaikkan celananya.


“Astaga, aku kerja disini makan hati makan batin,” Tree menaikan kolor si Alexis dengan mata tertutup sambil berdoa dalam hati agar melupakan terong meleyot milik Abang Alexis tersebut.


Wanita itu membawa tubuh Alexis perlahan ke kamar dengan susah payah.


Apakah aku menelepon dokter ya? Jika si bos ko'id lalu aku di penjara bagiamana nasib anak-anak ku? Mana El ku masih sakit, apa aku kabur aja ... tapi aku takut dosa, pasti lambat laun aku juga ketangkep macem kematian pak polisi kemarin yang di bunuh si Jambo-jambo itu. Namanya kebenaran pasti terungkap jika ini di tutupi aku bukan hanya di penjara tapi di tembak mati, panggil dokter aja lah," Tree berperang dalam batin.


Tilit... Tilitt... bunyi ponsel Alexis berbunyi memasarkan kegalauan gadis tersebut.

__ADS_1


Tree dengan ragu-ragu mengangkat telpon si bos, dalam hati wanita itu berkata, Siapa tau ini orang bisa ku minta tolong mencari Dokter untuk bos.


“Halo, Lex,” kata seorang pria di sebrang sana.


“Halo, tuan,” jawab Tree


“Siapa ini, dimana Alexis?" tanya si penelpon.


“Anu tuan, saya pembantunya, tuan muda pingsan tuan. Bisakah anda mencarikan bos saya dokter tuan?" pinta Alexis.


“Ok, aku seorang dokter, ceritakan kronologi kenapa Alexis bisa jatuh pingsan,” kata Star, dan Tree menceritakan betapa ia tak bisa memasak dan di suruh memasak hingga terjadilah keracunan di perut si bos.


“Sekarang aku ke sana, berikan ia minyak kayu putih di laci agar sadar dulu," pesan Star.


...


...


Tree mengusap perut dan punggung Alexis menggunakan minyak telon milik baby El dan Em hingga habis satu botol.


Lalu menyelimuti pria itu setelahnya, ia hanya mondor-mandir di depan ranjang bosnya Tersebut.


....


....


30 menit kemudian seorang pria tampan masuk ke kamar Alexis di ikuti oleh pria gagah lainnya.


“Alexis," panggil dua pria itu.


Tuan, saya mohon jangan mati tuan, kasihanilah saya rakyat jelata ini. Jika ingin mati jangan melalui perantara saya, saya itu tidak mau di tuduh membunuh orang tuan. Batin Tree menangis.


“Hey nona Cantik bisakah aku minta segelas air hangat," kata Star.


Tree nagnggukan kepalanya lalu keluar dari kamar itu.


“Bangun Alexis. Aku tau kau sudah sadar,” kata Star.


Wajah Alexis memerah hingga gelap, pria itu sudah sadar lima menit setelah di berikan minyak telon akan tetapi ia ingin mengetes apa yang akan di lakukan wanita gila itu terhadapnya.


Alexis mengetes siapa tau wanita itu penyusup akan tetapi mendengar celoteh Tree, pria itu ingin tertawa tapi gengsi.


“Aduhhh, perut ku mules lagi,” rintih Alexis.


“Pria itu berlari ke dalam toilet,”


“Lex, apa yang kau makan?” tanya Star.


“Sup milik si Tree itu,” kata Alexis.


“Kau jaga disini Fren, berikan obat ini dulu, aku ingin memeriksa sesuatu di dapur." kata Star.


“Biak,"

__ADS_1


“Tuan ini air panasnya,” kata Tree.


“Terimakasih sayang ku, berikan saja sama Abang tampan itu, ayo ikut aku ke bawah,” ajak Star.


....


....


Star datang ke dapur mencari sesuatu yang membuat bosnya sakit, “Apaan ini?" Star mendekati baskom di meja makan.


“Ini masakan atau air kobokan Mak Lampir ya? Loh ada ayam duduk, telur puyuh utuh sama kulitnya mengambang,” Star bisa melihat isi sub Tree sebab busanya sudah hilang entah kemana.


Star mengambil sendok kecil lalu mencicipinya...


“Cuihhh...” ini kuah sabun cuci piring perpaduan rasa asing di lidahnya.


Star mengambil nampan lalu mengeluarkan sayur mayur serta ayam utuh di dalam panci tersebut.


“Nona cantik kau menggunakan penyedap apa saja dalam pembuatan sub racun ini," tanya Star.


“Hanya gula, garam dan penyedap rasa. Kebutuhan bumbu-bumbu masih di samping kompor. Saya ambil dulu tuan," Tree ke dapur di ikuti oleh Star.


“Hanya ini yang saya pakek tuan,” kata Tree.


Star mengambil toples satu persatu, “Tunggu dulu, ini bukan garam Nona tapi kaporit! Berapa banyak anda memberikan bubuk ini ke dalam masakan anda?" tanya Star serius.


“Karena airnya satu panci aku memberinya 5 sendok makan yang munjung. Bdw kaporti itu apa dok?”


“Kaporit itu adalah pengawet air kolam dan membunuh semua kuman dalam air," Terang Star berlari meninggalkan dapur memasuki lift untuk ke lantai 3 meninggalkan Tree dengan kondisi mulut menganga lebar.


Sory Yee up satu biji terus setiap hari 😭😭 habis sih kalog banyak bab Viewer nya kesunat, mungkin karena sepanjang hidup nyai tak pernah di sunat deh🤣🤣🤣🤣...


^^^To Be Continued ^^^


Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh Nyai Gendeng Permanen 🙏🙏🙏


Jangan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini


Rekomendasi Novel :


Sambil nunggu Eneng Tree up kepoin karya kawan nyai nih 😘❤️ Cusss intip...

__ADS_1



__ADS_2