
Hay para kesayangan nyai...
Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗
Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘
“Apa yang aku masak?" tanya Tree kepada dirinya sendiri. Wanita itu bingung ketika berada di tempat keramat tersebut, bukannya ia tak mau belajar memasak, skil memasak wanita itu benar-benar buruk begitupun orang yang menulis karya ini, entah siapa orang itu nyai pun tidak tau.
Langkah pertama. Wanita itu membuka kulkas dua pintu, terdapat begitu banyak bahan tapi wanita itu tidak tau bahan-bahan yang ada di sana.
“Browsing aja lah, bukannya Mbah Google itu paling pintar," gumam Tree, wanita itu sercing resep di Mbah Google.
RESEP SUP AYAM Ala Eneng Tree:
Bumbu.
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1 ruas jahe
- 2 sdt merica
- 2 batang daun bawang
Bahan:
¼ Telur puyuh
½ kg Ayam
Sayur
Cara membuat:
Rebus air. Haluskan bawang merah dan putih, jahe, dan merica.
Masukkan ayam, bumbu halus.
Masak hingga ayam setengah empuk, masukkan telur puyuh serta sayur terakhir bumbu bubuk untuk penyedap.
“Kayaknya resep ini paling mudah, ayo kita browsing seperti apa rupa bahan bahan di atas,” kata Tree menyemangati dirinya.
Hanya seekor ayam utuh yang ia kenal yang lain tak tahu.
“Astaga kulitnya kuning, perlu di bersihkan ekstra ini, takutnya nantik bos gorila itu keracunan lagi," gumam wanita itu memandang ayam utuh belum di potong akan tetapi sudah bersih hanya kulitnya menguning.
__ADS_1
Tree mencari sesuatu di dapur hingga barang-barang yang sudah tertata berantakan di bawah, wanita itu menemukan sikat pakaian. Dibawah air bercucuran ia menyikat si ayam hingga bersih.
“Nodanya membandel,” gumam Tree, wanita itu mengambil sabun cuci piring lalu menyikat kulit si ayam hingga bersih nan kinclong.
“Ok setelah ini kita rebus air dulu," Tree mengambil dandang lalu memasukkan tiga 3 gayung air.
Cetek... kompor hidup...
“Untung bisa nih kompor,” gumam Tree kegirangan.
“Bawang merah 6 siung kayaknya 6 biji ya, dan 4 siung bawang putih juga," Tree ngambil 6 biji bawang merah.
“Ini bawang putih satunya kok isi banyak ya? Ahhh ikut resep ajalah Tree, 4 siung berarti 4 gelondong ini, ayoo kita mulai masak," tanya Tree kepada dirinya sendiri.
“Yang mana jahe ya?” tanya Tree, nyai pun kagak tau, tree asal ambil aja yang berkulit sesuai di gambar.
“Wah ini merica, dan daun bawang,” Tree girang mendapatkan apa yang ia cari.
Nguengg .... nguengg.... bunyi blender mengaung di dapur itu, berkah si embah tree berhasil membuat bumbu.
“Kok lama banget ya airnya mau mendidih, aku Sampek ngatuk nunggunya, masukin apa gimana ya? Toh nantik juga mendidih dan matang senidrinya," wanita itu memasukan semua bahan utama hingga tandas.
Wanita itu membersihkan kekacauan yang ia perbuat, “Lah sayurnya belum ku masukan," Tree mangambil sayur hijau, pakis, kangkung wortel dan sawi tak lupa ia mengambil telur puyuh mentah di dalam kulkas, wanita itu membersihkan semuanya memotong para sayur lalu memasukan kedalam kuah yang mulia mendidih, begitupun nasib si telur puyuh di masukan berserta kulit-kulitnya.
“Aduhhh masak satu menu memerlukan 1 epsode, lelah ... lelah," gerutu Tree sambil mengipas-ngipas wajahnya.
Pluk... Pluk ... Pluk ... tutup panci melompat-lompat. Sehingga membuat Tree yang berdiri memperhatikan panci tersebut langsung sigap mematikan kompornya.
Ceklek....
“Lah bumbunya lupa masuk," Tree mengambil garam, penyedap rasa lalu mengaduknya hingga rata.
“Hemmm," panggil Alexis.
“Eh tuan?” jawab Tree sambil menyunggingkan senyumnya.
“Sudah siap aku lapar sekali,” kata Alexis datar.
“Duh mana garang? Mana bumbu?" Tree mulai panik, tanpa sadar wanita itu mengambil 1 toples garam yang bertuliskan KAPORIT.
“Penuh kuahnya, perlu di kuras sedikit,” mengambil kuah dalam panci lalu menutup panci tersebut lalu menghidupkan api kembali agar garam dan bumbu meresap.
“Treeeeee!!!!!” jerit Alexis.
“Ia tuan, sabar. Iket aja perutnya dulu," balas Tree sama-sama berteriak.
....
....
“Silahkan duduk tuan saya akan menyiapkan makan anda," kata Tree dengan perasaan dongkol tak urung ia menyiapkan mangkok dan semangkuk nasi yang memang ada di dalam magicom.
“Waduh aku harus menggunakan wadah apa ini? Banyak sekali," Kata Tree.
__ADS_1
Wanita itu mengambil baskom lalu siap menuangkan masakannya, “Lah kok berbusa ya? Apa ayamnya di dalam sana keracunan?" tanya Tree pada dirinya sendiri.
“TREEEAAAAAAAAA....,” teriak Alexis di ruang makan.
“I... ia tuan,” tank ambil pusing Tree meletakkan semua isi supnya di dalam baskom.
Wanita itu dengan hati-hati membawa si sub.
“Tara silahkan makan tuan,” Tree meletakkan hasil eksperimen nya di depan si bos.
“Masakan apa ini? Kenapa ada busa-busanya. Kau tak memasukan kolor ku yang ada di dalam mesin cuci kesini kan?” tanya Alexis.
“Buat apa kolor masuk panci tuan?" tanya Tree.
“Siapa tau untuk memikat ku yang tampan ini," kata Alexis PD.
“Cih, tidak tuan, saya tak berminat dengan spesies seperti anda," kata Tree mengambil sebuah mangkuk.
Wanita itu dengan kesal mengambil masakannya yang ketangkep sendok sayurnya.
“Wow kau sombong sekali babu," umpat Alexis langsung memasukan satu potong wortel ke dalam mulutnya.
Uhuk... uhuk...
“Air ... air ..." tree mengambil satu gayung air.
Gluk... gluk... ueekkkk... uekkkkk...
Nah Alexis keracunan....
Sedikit info: Resep di atas nyai dapat dari Mpok-mpok di Wang Titisan Wong Gendeng Khususnya si Mpok Nadya. Semoga berfaedah dan selamat mencoba ❤️💋.
^^^To Be Continued^^^
Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh Nyai Gendeng Permanen 🙏🙏🙏
Jangan lupa
Like👍
komentar🗣️
Hadiah🎁🌹☕
Vote 🔥
Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.
Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini
Rekomendasi Novel :
Sambil nunggu Eneng Tree up kepoin karya kawan nyai nih 😘❤️
__ADS_1